Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Kamis, 18 April 2019 17:29
Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Agustus 2018 14:37
Dikendalikan dari Lapas Tangerang,
Tim Gabungan BNN Pusat dan BNNP Riau Amankan 30 Ribu Butir Inex di Dumai


Tim gabungan Badan Narkotikan Nasional (BNN) Pusat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau berhasil gagalkan penyelundupan narkotika jenis inex di wilayah Dumai, Sabtu (18/08/18) kemarin. Diamankan sekitar 30 ribu butir inex dalam oprasi tersebut.

Riauterkini - PEKANBARU - 30 butir inex berhasil disita tim gabungan BNN dan BNNP Riau di Dumai. Dalam operasi ini turut diamankan 4 orang pelaku yang dikendalikan dari salah seorang napi yang menghuni Lapas Tangerang.

Penangkapan ini terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di daerah Medang Kampai, Dumai. Dimana berhasil diamankan 4 orang pelaku berinisial K (37), TD (43), Z (39) dan AA (34) beserta barang bukti sebanyak 30 ribu pil inex berwarna merah muda berbentuk beruang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penindakan BNNP Riau, AKBP Haldun saat dikonfirmasi riauterkini.com, Minggu (19/08/18) membenarkan adanya operasi penangkapan ke empat tersangka tersebut dengan barang bukti sekitar 30 ribu pil inex. "Benar, namun statusnya saat ini masih pengembangan," jelasnya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi terkait adanya rencana pembelian inex sebanyak 50rb butir dari Malaysia yang dipesan oleh A (napi Lapas Tangerang) melalui K. Nantinya inex tersebut akan dikirim ke orang A di Pekanbaru.

Kemudian, pada 18 Agustus 2018 sekitar pukul 12.00 tim mendapat kabar bahwa barang dibawa oleh AA dari Bengkalis dan akan merapat di pelabuhan tikus di Dumai dan akan diantarkan ke kediaman K. Tim kemudian mengintai dan setibanya AA Di rumah K, tim kemidian melakukan penggerebekan. Dan berhasil mengamankan tiga orang tersangka.

Sementara AA terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di panggul karena melakukan perlawanan saat penangkapan.

"Saat ini keempat tersangka masih berada di Dumai. Belum pasti apakah nanti akan diproses di Jakarta atau di Pekanbaru," tambah Haldun.

Dari operasi tersebut, Tim mengamankan berbagai barang bukti. Diantaranya yakni narkotika jenis inex yang dikemas dalam 1 plastik hitam berisi 3 bungkus plastik transparan dengan perkiraan total sebanyak ribu butir, beberapa unit handphone, KTP dan kartu identitas lain milik tersangka, mobil Avanza Putih bernomor polisi BM 1285 PG dan sepeda motor Suzuki Skydrive putih dengan nomor polisi BM 4272 HA.

"Perkara ini masih dalam status pengembangan, nanti akan kita infokan lebih rinci," singkatnya.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda
- Dihadapan Ratusan Pencaker di Duri, Kadisnakertrans Bengkalis Berharap Peserta Serius
- Dua Dilumpuhkan Dengan Timah Panas, Lima Perampok di Rohul Diringkus
- Termasuk Pelajar, Polisi Ringkus Pengedar Ganja dan Sabu Puluhan Paket di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com