Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 20 Nopember 2018 17:08
Perdana di Pekanbaru,
UMRI Dipercaya sebagai Tuan Rumah Pelatihan Auditor Mutu Internal PTMA


Selasa, 20 Nopember 2018 16:24
Sambut Hari Juang Kartika, Korem 031/WB Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

Selasa, 20 Nopember 2018 14:12
Pantai Indah Selatbaru, Bengkalis Akan Berlakukan Tiket Masuk

Selasa, 20 Nopember 2018 13:46
Sekda Lantik 136 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Inhil

Selasa, 20 Nopember 2018 13:31
Rumah diterjang Longsor Warga Benai Telan Kerugian 50 Juta

Selasa, 20 Nopember 2018 10:30
Camat Kuantan Tengah, Kuansing Bantu panti Asuhan dan Lansia Tunanetra

Selasa, 20 Nopember 2018 07:01
Rp1,4 Triliun, Pemkab Meranti Ajukan Nota Keuangan RAPBD 2019 ke DPRD

Selasa, 20 Nopember 2018 06:57
Teken KUA-PPAS 2019 Terkendala Rincian DBH Migas dari Pusat

Selasa, 20 Nopember 2018 06:54
Sekretaris Banggar DPRD Riau Pastikan Usulan Tambah Modal BUMD Rp3 Triliun Dicoret

Senin, 19 Nopember 2018 22:25
Sampah Rumah Tangga Berserakan,
Mahasiswa Stikes Hang Tuah Pekanbaru Beri Solusi Pada Warga Pulau Gadang


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Agustus 2018 15:34
Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI

KPK-RI mengingatkan seluruh pejabat dan penyelenggara negara khususnya di Rohul untuk melaporkan bila menerima gratifikasi terkait jabatannya.

Riauterkini- PASIRPANGARAIAN- Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) mengingatkan seluruh pejabat dan penyelenggara negara, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, untuk melaporkan bila menerima gratifikasi terkait jabatannya.

Pesan ini disampaikan Andi Purwana‎, selaku Group Head Gratifikasi Kedeputian Pencegahan KPK RI, saat Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Bagi Pejabat dan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Rohul digelar di Hall Masjid Agung Islamic Center, Pasirpangaraian, Kamis (16/8/2018).

Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dibuka Bupati Rohul H. Sukiman, dihadiri Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Ketua PN Pasirpangaraian Sahrudi, Kalapas M.Lukman.

Hadir juga anggota DPRD Rohul, Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Rohul, serta kepala instansi vertikal, para Camat dan 139 Kepala Desa/ Lurah se-Rohul.

Group Head Gratifikasi Kedeputian Pencegahan KPK RI, Andi Purwana, saat pemaparan mengungkapkan gratifikasi merupakan hadiah terkait jabatan. Gratifikasi dianggap berlawanan dengan tugas dan kewajiban.

Andi mengatakan seorang penyelenggara negara sangat dilarang menerima hadiah atau gratifikasi, dan sebaiknya menghindari menerima gratifikasi dari keuntungan jabatanya, sebab bisa berakibat pidana.

Sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, ungkap Andi, seorang penyelenggara negara yang menerima gratifikasi bisa diancam pidana 4 sampai 20 tahun dan denda 200 sampai Rp 400 juta.

"Bisa dipidana jika tidak melaporkan gratifikasi yang diterimanya dalam waktu 30 hari," papar Andi Purwana dalam sosialisasi sehari tersebut.

Menurut Andi, pengendalian gratifikasi merupakan salah satu upaya strategis KPK RI dalam pencegahan perkara tindak pidana korupsi, disamping LHKPN, e-Planing dan e-Budgeting.

"Kita berharap dengan memberikan pemahaman tentang gratifikasi, para penyelenggara negara dapat terhidar dari upaya pemberian gratifikasi yang bertujuan memuluskan kepentingan tertentu," pesan Andi kepada pejabat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Rohul.

Meski gratifikasi diberikan terkait jabatan seseorang dilarang, namun ada beberapa gratifikasi yang boleh diterima seperti bantuan musibah atau bencana alam, penyelenggaraan pernikahan, dan hubungan pertemanan dengan jumlah yang tidak dibolehkan diatas Rp 1 juta.

Ditanya apakah pelaporan gratifikasi diterima penyelenggara negara harus disampaikan langsung ke KPK RI, Andi mengaku sistem pelaporan gratifikasi cukup mudah saat ini.

Pejabat atau penyelenggara negara tidak perlu melaporkan penerimaan gratifikasi ke gedung KPK RI, cukup melaporkan ke Unit pengendalian gratifikasi yang sudah dibentuk di masig-masing kabupaten/ kota, yakni melapor ke UPG, dan UPG nanti berkoordinasi dengan KPK RI.

Sebelumnya, Bupati Rohul Sukiman sangat menyambut baik sosialisasi pengendalian gratifikasi digelar KPK RI. Ia berharap, ASN dan pemangku kepentingan mengetaui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan.‎

Di sela‎ sosialisasi uga digelar penandatangan Pengendalian Gratifikasi bagi pejabat dan pemangku kepentingan oleh KPK RI, Bupati Rohul Sukiman, serta Inspektur Inspektorat Rohul M. Munif, disaksikan pejabat Forkompida Rohul.‎***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 'Laga Kambing Maut' Jalan Bantan,
Ini Penyebab Versi Satlantas Polres Bengkalis

- Puluhan Advokat dan Staf PN Bengkalis Ikuti Sosialisasi Aplikasi Sidang Perdata Secara Online
- Kamis Lusa, Pengadilan Tipikor Sidangkan Perkara Korupsi RTH Jilid 3
- Diintai Dua Pekan, Polsek Tampan Ringkus Kurir 4 Kilogram Sabu di Rumbai
- Sidang Sengketa Informasi KIP Riau, SKK Migas Ngotot Bukan Badan Publik
- Laka Maut di Duri Tewaskan 4 Orang, Polisi Pastikan Sopir Truk Tanki Lalai
- Tabrakan Truk Tangki Vs Kijang di Duri, 4 Korban Tewas
- Konsleting Listrik Picu Pabrik Tahu di Airmolek, Inhu Ludes Terbakar
- Rusak Spanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid
- Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul
- Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova
- Satpolair Bengkalis Sosialisasi Kambtibmas Perairan
- Polsek Minas Terus Dalami Temuan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Mobil Innova
- Termasuk Seorang Caleg dan Seorang PPK,
Penangguhan Penahanan Tersangka Judi di Pangkalan Lesung Ditolak

- Ditinggal Mandi di SPBU, Mobil Innova Ini Dititipi Mayat Bayi Laki-laki
- Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga

- Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan

- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com