Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 23 Oktober 2018 07:52
Polsek Kuantan Mudik Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar SMP dan SMA

Senin, 22 Oktober 2018 21:18
Diduga Dibunuh, Seorang IRT di Rohul Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Senin, 22 Oktober 2018 20:37
KPK Kumpulkan Lima Kabapenda di Bank Riau Kepri

Senin, 22 Oktober 2018 20:32
Masih Normal, Transaksi Hari Pertama Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Rp8,6 Miliar

Senin, 22 Oktober 2018 20:16
DPRD Kuansing Tinjau Lahan Pertanian Pemkab di Sentajo

Senin, 22 Oktober 2018 20:12
Alfisnardo Terpilih Ketua PWI Bengkalis Periode 2018-2021

Senin, 22 Oktober 2018 19:16
Kejati Sepakat Back Up Pemprov Riau Kawal Kasus Lahan Unri

Senin, 22 Oktober 2018 18:54
Diterjang Badai, Seorang Warga Hilang di Perairan Sungai Pakning, Bengkalis

Senin, 22 Oktober 2018 18:06
‎Bupati Rohul Lantik dan Kukuhkan 68 Pejabat Eselon II, Eselon III, Eselon IV dan Kepsek

Senin, 22 Oktober 2018 18:00
EKK, Camat Mandau Paparkan Mutu Pelayanan Publik di Kota Minyak Duri

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 19 Agustus 2018 15:34
Terima Gratifikasi di Atas Sejuta, Penyelenggara Negara di Rohul Wajib Laporkan ke KPK RI

KPK-RI mengingatkan seluruh pejabat dan penyelenggara negara khususnya di Rohul untuk melaporkan bila menerima gratifikasi terkait jabatannya.

Riauterkini- PASIRPANGARAIAN- Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) mengingatkan seluruh pejabat dan penyelenggara negara, khususnya di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, untuk melaporkan bila menerima gratifikasi terkait jabatannya.

Pesan ini disampaikan Andi Purwana‎, selaku Group Head Gratifikasi Kedeputian Pencegahan KPK RI, saat Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi Bagi Pejabat dan Pemangku Kepentingan di Kabupaten Rohul digelar di Hall Masjid Agung Islamic Center, Pasirpangaraian, Kamis (16/8/2018).

Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dibuka Bupati Rohul H. Sukiman, dihadiri Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Kajari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, Ketua PN Pasirpangaraian Sahrudi, Kalapas M.Lukman.

Hadir juga anggota DPRD Rohul, Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis, para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Rohul, serta kepala instansi vertikal, para Camat dan 139 Kepala Desa/ Lurah se-Rohul.

Group Head Gratifikasi Kedeputian Pencegahan KPK RI, Andi Purwana, saat pemaparan mengungkapkan gratifikasi merupakan hadiah terkait jabatan. Gratifikasi dianggap berlawanan dengan tugas dan kewajiban.

Andi mengatakan seorang penyelenggara negara sangat dilarang menerima hadiah atau gratifikasi, dan sebaiknya menghindari menerima gratifikasi dari keuntungan jabatanya, sebab bisa berakibat pidana.

Sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, ungkap Andi, seorang penyelenggara negara yang menerima gratifikasi bisa diancam pidana 4 sampai 20 tahun dan denda 200 sampai Rp 400 juta.

"Bisa dipidana jika tidak melaporkan gratifikasi yang diterimanya dalam waktu 30 hari," papar Andi Purwana dalam sosialisasi sehari tersebut.

Menurut Andi, pengendalian gratifikasi merupakan salah satu upaya strategis KPK RI dalam pencegahan perkara tindak pidana korupsi, disamping LHKPN, e-Planing dan e-Budgeting.

"Kita berharap dengan memberikan pemahaman tentang gratifikasi, para penyelenggara negara dapat terhidar dari upaya pemberian gratifikasi yang bertujuan memuluskan kepentingan tertentu," pesan Andi kepada pejabat dan pemangku kepentingan di Kabupaten Rohul.

Meski gratifikasi diberikan terkait jabatan seseorang dilarang, namun ada beberapa gratifikasi yang boleh diterima seperti bantuan musibah atau bencana alam, penyelenggaraan pernikahan, dan hubungan pertemanan dengan jumlah yang tidak dibolehkan diatas Rp 1 juta.

Ditanya apakah pelaporan gratifikasi diterima penyelenggara negara harus disampaikan langsung ke KPK RI, Andi mengaku sistem pelaporan gratifikasi cukup mudah saat ini.

Pejabat atau penyelenggara negara tidak perlu melaporkan penerimaan gratifikasi ke gedung KPK RI, cukup melaporkan ke Unit pengendalian gratifikasi yang sudah dibentuk di masig-masing kabupaten/ kota, yakni melapor ke UPG, dan UPG nanti berkoordinasi dengan KPK RI.

Sebelumnya, Bupati Rohul Sukiman sangat menyambut baik sosialisasi pengendalian gratifikasi digelar KPK RI. Ia berharap, ASN dan pemangku kepentingan mengetaui mana yang boleh dan mana yang tidak boleh dilakukan.‎

Di sela‎ sosialisasi uga digelar penandatangan Pengendalian Gratifikasi bagi pejabat dan pemangku kepentingan oleh KPK RI, Bupati Rohul Sukiman, serta Inspektur Inspektorat Rohul M. Munif, disaksikan pejabat Forkompida Rohul.‎***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diterjang Badai, Seorang Warga Hilang di Perairan Sungai Pakning, Bengkalis
- 70-an Dokumen Disita, Tim Khusus Kejari Geledah Kantor Dishub Bengkalis
- Begini Isi Surat IRT di Bonai Darussalam untuk Suami Sebelum Gantung Diri
- Hilang Sepulang Beli Minyak, Jasad Warga Bukitbatu, Bengkalis Terus Dicari
- Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan
- Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh

- Diduga Cabuli Anak Tiri,‎
Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai

- Warga Teluk Pinang, Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa
- Warga Siak Kecil,Bengkalis Kembali Dihebohkan Bayi Dibuang
- Hilang Kendali Saat Ngebut, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Tergilas Truk
- Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Transmisi Inhil
- Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim
- Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing
- Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 
- Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau
- Pejabat Kuansing Diingatkan Soal Pidana untuk penyimpangan APBD
- Kebakaran Dua Rumah di Meredan, Pekanbaru Tewaskan Seorang Warga
- Komnas HAM.Datanggi Pemkab Kuansing Bahas Persoalan Tambang Emas Ilegal
- Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kuansing Gelar Razia Cipta Kondisi
- Terungkap Dipersidangan, Oknum Polisi Penganiaya Pacar Hingga Patah Rahang Tak Ditahan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com