Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Januari 2019 11:43
Meskipun Tuai Pro dan Kotra, Gubri Tetap Bangun Kolam Khusus Wanita di Kali Juang

Kamis, 24 Januari 2019 10:11
Menjabat Sampai 19 Februari, Gubri Mulai Bicara Perpisahan

Kamis, 24 Januari 2019 09:37
Terlibat Pembunuhan Sadis, Kades dan Sekdes di Pelalawan Mulai Disidang

Kamis, 24 Januari 2019 09:30
Tanam 202 Pohon, Gubri Berharap Banyak Burung Berumah di Gedung Daerah

Rabu, 23 Januari 2019 22:29
113 Tim Ikutu Turnamen Bola Voli Pakai Kain Sarung HUT Kabupaten Kampar ke-69

Rabu, 23 Januari 2019 22:22
Empat Unit Bus Sekolah Gratis Siap Layani Pelajar di Bangkinang Sekitarnya

Rabu, 23 Januari 2019 22:16
Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak

Rabu, 23 Januari 2019 21:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 20:21
Gerah Dengan Unggahan Ujaran Kebencian Eka Oktaviyani, Mahasiswa UIR Lapor ke Polda Riau

Seorang Mahasiswa UIR melaporkan dugaan ujaran kebencian di kolom komentar dengan akun FB Eka Oktaviyani ke Ditreskrimsus Polda Riau. Menurutnya postingan ini melanggar UU ITE dan menyakitkan seluruh keluarga besar UIR.

Riauterkini - PEKANBARU - Didampingi kuasa hukumnya, Aziun Asyhaari, Zamroni (23) melaporkan akun Eka Oktaviyani ke Polda Riau. Hal ini terkait unggahan dugaan ujaran kebencian yang dianggap melanggar UU ITE.

"Kita sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan pemilik akun Facebook Eka Oktaviyani yang telah memosting komentar dengan nada ujaran kebencian. Saya mewakili keluarga besar UIR merasa sangat dirugikan dengan unggahan tersebut. Untuk itu saya datang didampingi rekan dan kuasa hukum saya ke Polda Riau, berharap perkara ini dapat diselesaikan di ranah hukum,"terangnya.

Menurutnya, langkah ini diambil agar menjadi efek jera bagi pemilik akun dan contoh bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Apabila ada akun-akun yang melakukan tindakan yang sama, maka kita akan melaporkan kembali ke pihak aparat penegak hukum," tegasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Zamroni sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni UIR, Aziun Asyhaari menambahkan pihaknya membuat laporan pengaduan secara resmi terhadap akun Facebook Eka Oktaviyani. "Menurut analisa kita, ini sudah melakukan dugaan tindak pidana menyebarluaskan rasa permusuhan dan rasa kebencian terhadap UIR dan juga mahasiswa," kata Zainun.

Lebih lanjut disampaikannya, akun Facebook Eka Oktaviyani melakukan dugaan ujaran kebencian melalui komentarnya di salah satu postingan Facebook lainnya terkait aksi demo mahasiswa UIR di Kantor DPRD Riau, Senin (10/9/2018) kemarin.

"Dia berkomentar dengan kalimat yang mengandung unsur ujaran kebencian," terangnya.

Dibacakan Zainun, komentar tersebut berbunyi "Gak usah panik, macam gak tau aja kualitas UIR, cuma mahasiswa recehan kok. Kumpulan orang-orang yang gak lulus di universitas incaran biasanya kebuangan di sini, orang yang nilainya minus tapi ngotot kuliah biasanya ngumpul di sini. Anggap aja seperti kentut, yang aromanya juga bakal ilang bentar lagi. Aku kira dari universitas ternama yang demo, begitu tau itu UIR, ngakak sendiri,".

Dalam hal ini, pihaknya meminta agar pihak kepolisian memproses secara hukum pemilik akun tersebut. Sebab, dilihat dari UU nomor 19 Tahun 2016, yang sebelumnya perubahan dari UU nomor 11 tahun 2008 pasal 27, ini sanksi hukumnya maksimal 6 tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya Rp1 miliar.

"Karena pasal ini pasal yang dapat dilakukan penahanan, maka kita minta penyidik untuk segera memproses perkara ini dan melakukan penahanan terhadap terlapor (Eka Oktaviyani)," pinta Aziun.

Lanjutnya, pihak kepolisian diharapkan dapat memprioritaskan laporan ini. Karena menurut Zainun ini dapat menimbulkan rasa permusuhan dan kebencian, bahkan tindakan main hakim sendiri dari mahasiwa UIR yang tidak senang dengan unggahan tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan mahasiswa UIR tersebut.

"Iya, tadi ada kita terima surat pengaduan dari mahasiswa atas nama Zamroni, yang mengadukan adanya dugaan pelanggaran UU ITE. Kita masih pelajari pengaduannya," singkat Sunarto.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terlibat Pembunuhan Sadis, Kades dan Sekdes di Pelalawan Mulai Disidang
- Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan

- Polsek Ukui Gagalkan Mobil Truk Pengangkut 'Illog'
- Peredaran Narkoba di LP Kelas II B Bangkinang Kembali Terungkap
- Anggota DPRD Kuansing Bantah Tudingan Tertangkap Basah Selingkuh
- Korupsi KUR BRI Meranti Segera Disidangkan di Pekanbaru
- Seret Nama Wabup Bengkalis, Pendemo Tuntut Polda Riau Tuntaska Dugaan Korupsi PDAM Inhil
- Desak Dalami dan Proses Dugaan Korupsi,
Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di Ditreskrimsus Polda Riau

- Dipolisikan Atas Kasus Selingkuh, Anggota DPRD Kuansing Ini Tak Ngantor
- Pungli Baju Sekolah, Kepsek SMP 5 Mandau, Bengkalis Diadili
- Terkait Dugaan Kasus Mesum Anggota DPRD,
Dua Praktisi Hukum Kuansing Siap Dampingi Keluarga Pelapor

- 3.000 Peserta Ditargetkan Ambil Bagian di Millenial Road Safety Festival di Bengkalis
- Selingkuhi Istri Orang, Oknum Dewan Kuansing Ini Dilaporkan ke BK Dewan
- Bermotor Tabrak Dump Truk Parkir, Anggota Polres Pelalawan Tewas di Pekanbaru
- Ketangkap Basah Gauli Istri Orang, Anggota DPRD Kuansing Dipolisikan
- Polres Rohil Tangkap Tiga Tersangka Pemilik 15 Kg Sabu Jaringan Malaysia
- Perkosa Siswi SMP, Remaja 14 Tahun di Kampar Ditangkap
- Fitnah PWI Bengkalis Lewat Medsos, Simon Parlaungan Ditangkap di Duri
- Hakim Ingatkan PNS dan Dokter RSUD AA Beri Keterangan Jujur Untuk Rekannya Terjerat Korupsi
- ‎Polisi Rohul Tangkap 7 Pelaku Narkoba di Tambusai Utara, 10 Paket Diduga Sabu Disita


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com