Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 15 Nopember 2018 21:50
2019, UMK Bengkalis Diusulkan Naik 2,95% Dari Tahun Ini

Kamis, 15 Nopember 2018 20:51
Besok, Cawapres Maaruf Amin Kunjungi Riau

Kamis, 15 Nopember 2018 20:17
Dihadapan Kapolri, Plt Gubri Bersama Dirut Bank Riau Kepri Teken MoU Samsat Nasional

Kamis, 15 Nopember 2018 18:55
Pasca Banjir Dandim 0302 Inhu Tinjau Areal Perswahan di Kuansing

Kamis, 15 Nopember 2018 17:07
EMP MSSA Gelar Sosialisasi Publik Kegiatan Pemboran MSTB-02

Kamis, 15 Nopember 2018 17:04
Instruksi Pusat, Bantuan PKH Tahap 4 untuk KPM di Kuansing Dipastikan Berkurang

Kamis, 15 Nopember 2018 16:27
Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga


Kamis, 15 Nopember 2018 16:23
Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan


Kamis, 15 Nopember 2018 16:14
Aksi Kirab Kota, Taruna AAL Angkatan 64 Pukau Masyarakat Dumai

Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 20:21
Gerah Dengan Unggahan Ujaran Kebencian Eka Oktaviyani, Mahasiswa UIR Lapor ke Polda Riau

Seorang Mahasiswa UIR melaporkan dugaan ujaran kebencian di kolom komentar dengan akun FB Eka Oktaviyani ke Ditreskrimsus Polda Riau. Menurutnya postingan ini melanggar UU ITE dan menyakitkan seluruh keluarga besar UIR.

Riauterkini - PEKANBARU - Didampingi kuasa hukumnya, Aziun Asyhaari, Zamroni (23) melaporkan akun Eka Oktaviyani ke Polda Riau. Hal ini terkait unggahan dugaan ujaran kebencian yang dianggap melanggar UU ITE.

"Kita sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan pemilik akun Facebook Eka Oktaviyani yang telah memosting komentar dengan nada ujaran kebencian. Saya mewakili keluarga besar UIR merasa sangat dirugikan dengan unggahan tersebut. Untuk itu saya datang didampingi rekan dan kuasa hukum saya ke Polda Riau, berharap perkara ini dapat diselesaikan di ranah hukum,"terangnya.

Menurutnya, langkah ini diambil agar menjadi efek jera bagi pemilik akun dan contoh bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Apabila ada akun-akun yang melakukan tindakan yang sama, maka kita akan melaporkan kembali ke pihak aparat penegak hukum," tegasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Zamroni sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni UIR, Aziun Asyhaari menambahkan pihaknya membuat laporan pengaduan secara resmi terhadap akun Facebook Eka Oktaviyani. "Menurut analisa kita, ini sudah melakukan dugaan tindak pidana menyebarluaskan rasa permusuhan dan rasa kebencian terhadap UIR dan juga mahasiswa," kata Zainun.

Lebih lanjut disampaikannya, akun Facebook Eka Oktaviyani melakukan dugaan ujaran kebencian melalui komentarnya di salah satu postingan Facebook lainnya terkait aksi demo mahasiswa UIR di Kantor DPRD Riau, Senin (10/9/2018) kemarin.

"Dia berkomentar dengan kalimat yang mengandung unsur ujaran kebencian," terangnya.

Dibacakan Zainun, komentar tersebut berbunyi "Gak usah panik, macam gak tau aja kualitas UIR, cuma mahasiswa recehan kok. Kumpulan orang-orang yang gak lulus di universitas incaran biasanya kebuangan di sini, orang yang nilainya minus tapi ngotot kuliah biasanya ngumpul di sini. Anggap aja seperti kentut, yang aromanya juga bakal ilang bentar lagi. Aku kira dari universitas ternama yang demo, begitu tau itu UIR, ngakak sendiri,".

Dalam hal ini, pihaknya meminta agar pihak kepolisian memproses secara hukum pemilik akun tersebut. Sebab, dilihat dari UU nomor 19 Tahun 2016, yang sebelumnya perubahan dari UU nomor 11 tahun 2008 pasal 27, ini sanksi hukumnya maksimal 6 tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya Rp1 miliar.

"Karena pasal ini pasal yang dapat dilakukan penahanan, maka kita minta penyidik untuk segera memproses perkara ini dan melakukan penahanan terhadap terlapor (Eka Oktaviyani)," pinta Aziun.

Lanjutnya, pihak kepolisian diharapkan dapat memprioritaskan laporan ini. Karena menurut Zainun ini dapat menimbulkan rasa permusuhan dan kebencian, bahkan tindakan main hakim sendiri dari mahasiwa UIR yang tidak senang dengan unggahan tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan mahasiswa UIR tersebut.

"Iya, tadi ada kita terima surat pengaduan dari mahasiswa atas nama Zamroni, yang mengadukan adanya dugaan pelanggaran UU ITE. Kita masih pelajari pengaduannya," singkat Sunarto.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga

- Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan

- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah
- 3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian

- Terjerat Korupsi Penanggulangan Karlahut,
Jaksa Batal Tuntut Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya

- Hina Bupati Kuansing, Pemilik Akun Wandi Ajo Nye Dilaporkan ke Polisi
- Tiga Pelaku Diringkus dalam Penggrebekan Narkoba di Pelalawan
- Seorang lagi Meninggal, Korban Jiwa Tembok SDN 141 Bukitraya Roboh Dua Jiwa
- Disaksikan Puluhan Warga, BNNP Riau Tangkap Bandar Ribuan Butir Ekstasi di Pelalawan
- Sudah Dipasang Peringatan, Tembok SDN 141 Pekanbaru Miring Sebelum Roboh
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis
- Dua Korban Tewas, Berikut ini Penuturan Saksi Ambruknya Tembok SDN 141 Bukitraya, Pekanbaru
- Kabarnya Ada Mrninggal Tembok Pembatas SD di Pekanbaru Ambruk Timpa Murid dan Warga
- Pelanggaran Ops Zebra Muara Takus Didominasi Pengendara Roda Dua
- Operasi Zebra Muara Takus 2018 Polres Inhu Tilang 616 Ranmor
- Bunuh Pacar karena Handphone, Andre Divonis 12 Tahun Penjara
- Ops Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, Pelanggar Lalu Lintas di Rohul Meningkat 14,35 Persen
- Ratusan Pengendara di Kuansing Ditilang Selama Operasi Zebra 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com