Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 22 April 2019 09:48
Duet Kembar Juarai Turnamen Bulutangkis se-Kuansing

Senin, 22 April 2019 09:02
Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk

Senin, 22 April 2019 07:05
Gandeng Sejumlah Komunitas, Sahabat Sungai Pekanbaru Kompak Bersihkan Sungai

Senin, 22 April 2019 06:58
Bupati Inhil Hadiri Kegiatan IKGTKI PGRI Peringati Hari Kartini 

Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 13 September 2018 20:21
Gerah Dengan Unggahan Ujaran Kebencian Eka Oktaviyani, Mahasiswa UIR Lapor ke Polda Riau

Seorang Mahasiswa UIR melaporkan dugaan ujaran kebencian di kolom komentar dengan akun FB Eka Oktaviyani ke Ditreskrimsus Polda Riau. Menurutnya postingan ini melanggar UU ITE dan menyakitkan seluruh keluarga besar UIR.

Riauterkini - PEKANBARU - Didampingi kuasa hukumnya, Aziun Asyhaari, Zamroni (23) melaporkan akun Eka Oktaviyani ke Polda Riau. Hal ini terkait unggahan dugaan ujaran kebencian yang dianggap melanggar UU ITE.

"Kita sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan pemilik akun Facebook Eka Oktaviyani yang telah memosting komentar dengan nada ujaran kebencian. Saya mewakili keluarga besar UIR merasa sangat dirugikan dengan unggahan tersebut. Untuk itu saya datang didampingi rekan dan kuasa hukum saya ke Polda Riau, berharap perkara ini dapat diselesaikan di ranah hukum,"terangnya.

Menurutnya, langkah ini diambil agar menjadi efek jera bagi pemilik akun dan contoh bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Apabila ada akun-akun yang melakukan tindakan yang sama, maka kita akan melaporkan kembali ke pihak aparat penegak hukum," tegasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Zamroni sekaligus Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni UIR, Aziun Asyhaari menambahkan pihaknya membuat laporan pengaduan secara resmi terhadap akun Facebook Eka Oktaviyani. "Menurut analisa kita, ini sudah melakukan dugaan tindak pidana menyebarluaskan rasa permusuhan dan rasa kebencian terhadap UIR dan juga mahasiswa," kata Zainun.

Lebih lanjut disampaikannya, akun Facebook Eka Oktaviyani melakukan dugaan ujaran kebencian melalui komentarnya di salah satu postingan Facebook lainnya terkait aksi demo mahasiswa UIR di Kantor DPRD Riau, Senin (10/9/2018) kemarin.

"Dia berkomentar dengan kalimat yang mengandung unsur ujaran kebencian," terangnya.

Dibacakan Zainun, komentar tersebut berbunyi "Gak usah panik, macam gak tau aja kualitas UIR, cuma mahasiswa recehan kok. Kumpulan orang-orang yang gak lulus di universitas incaran biasanya kebuangan di sini, orang yang nilainya minus tapi ngotot kuliah biasanya ngumpul di sini. Anggap aja seperti kentut, yang aromanya juga bakal ilang bentar lagi. Aku kira dari universitas ternama yang demo, begitu tau itu UIR, ngakak sendiri,".

Dalam hal ini, pihaknya meminta agar pihak kepolisian memproses secara hukum pemilik akun tersebut. Sebab, dilihat dari UU nomor 19 Tahun 2016, yang sebelumnya perubahan dari UU nomor 11 tahun 2008 pasal 27, ini sanksi hukumnya maksimal 6 tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya Rp1 miliar.

"Karena pasal ini pasal yang dapat dilakukan penahanan, maka kita minta penyidik untuk segera memproses perkara ini dan melakukan penahanan terhadap terlapor (Eka Oktaviyani)," pinta Aziun.

Lanjutnya, pihak kepolisian diharapkan dapat memprioritaskan laporan ini. Karena menurut Zainun ini dapat menimbulkan rasa permusuhan dan kebencian, bahkan tindakan main hakim sendiri dari mahasiwa UIR yang tidak senang dengan unggahan tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan mahasiswa UIR tersebut.

"Iya, tadi ada kita terima surat pengaduan dari mahasiswa atas nama Zamroni, yang mengadukan adanya dugaan pelanggaran UU ITE. Kita masih pelajari pengaduannya," singkat Sunarto.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com