Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 Januari 2019 10:11
Menjabat Sampai 19 Februari, Gubri Mulai Bicara Perpisahan

Kamis, 24 Januari 2019 09:37
Terlibat Pembunuhan Sadis, Kades dan Sekdes di Pelalawan Mulai Disidang

Kamis, 24 Januari 2019 09:30
Tanam 202 Pohon, Gubri Berharap Banyak Burung Berumah di Gedung Daerah

Rabu, 23 Januari 2019 22:29
113 Tim Ikutu Turnamen Bola Voli Pakai Kain Sarung HUT Kabupaten Kampar ke-69

Rabu, 23 Januari 2019 22:22
Empat Unit Bus Sekolah Gratis Siap Layani Pelajar di Bangkinang Sekitarnya

Rabu, 23 Januari 2019 22:16
Daya Listrik Berkurang, PLN Bengkalis Terus Gesa Perbaikan Mesin Rusak

Rabu, 23 Januari 2019 21:50
Peluncuran Program DMIJ Plus Terintegrasi, Bupati Inhil Ungkap Telah Siapkan Berbagai Terobosan

Rabu, 23 Januari 2019 21:07
Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan


Rabu, 23 Januari 2019 20:58
Berbagai Gelaran Disiapkan Panitia Imlek Bersama Sambut Perayaan Imlek 2019

Rabu, 23 Januari 2019 20:53
Polsek Ukui Gagalkan Mobil Truk Pengangkut 'Illog'

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 14 September 2018 13:46
Tiga Saksi Diperiksa KPK, Satu di Antaranya Jondi Indra Bustian

Kepala Bappeda Bengkalis Jondi Indra Bustian turut diperiksa KPK dalam kasus dugaan tipikor proyek jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih.

Riauterkini - PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini periksa tiga saksi terkait dugaan perkara korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang- Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis. Salah satu diantaranya yakni Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) Bengkalis, Jondi Indra Bustian.

Saat dijumpai oleh media di Makob Brimob Polda Riau, Jondi Indra Bustian mengaku KPK memeriksa dirinya sebagai saksi terkait perkara dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang- Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis. Dimana ia diperiksa sebagai saksi terhadap tersangka M nasir.

"Masih soal yang kemarin, masih yang lama," ujarnya saat keluar dari ruangan pemeriksaan.

Dikatakannya, gak ada pertanyaan baru. Masih seputaran masalah korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang- Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis. "Intinya pertanyaannya masih melanjutkan yang kemarin, untuk saksi Pak Nasir," jelasnya.

Sementara ditanyakan masalah berapa jumlah uang dalam proyek tersebut, Jondi menyarankan agar menanyakannya ke pihak penyidik. "Jangan saya pula yang dinterogasi. Tanya orangnya saja," sahutnya sembari tertawa.

Selain Jondi, pemeriksaan juga dilakukan kepada dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkab Bengkalis. Yakni Tarmizi dan Sefnur.

Sedangkan sehari sebelumnya di tempat yang sama, KPK telah memeriksa dua saksi yang diantaranya diketahui adalah Kabid Kelautan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, Huri  Agusfriandi. Saat itu Ia merupakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Kabupaten Bengkalis.

Saat proyek ini dilaksanakan, Huri menjabat Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkalis. Namun, saat di jumpai awak media Huri tak sedikit pun memberikan keterangan terkait pemeriksaan dirinya.

Menurut Febri tiga saksi tersebut dimintai keterangan untuk tersangka Muhammad Nasir. Menurutnya, penyidik sedang mendalami kasus tersebut sebelum perkara ditingkatkan ke proses hukum selanjutnya.

"Diperiksa untuk MNS. Penyidik perlu mendalami terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan nyirih di Kabupaten Bengkalis," kata Febri.

Sebelumnya KPK juga telah memeriksa sekitar belasan saksi beberapa waktu lalu. Seperti Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, anggota DPRD Bengkalis, dan sejumlah pejabat di Pemkab Bengkalis.

Sedangkan dalam kasus ini KPK menetapkan 2 tersangka yaitu Sekda Dumai M Nasir sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) ketika masih menjabat sebagai Kadis PU dan Direktur Utama PT Mawatindo Road Construction Hobby Siregar. 

Keduanya disangka memperkaya diri sendiri atau korporasi terkait proyek peningkatan Jalan Batu Panjang, Kecamatan Nyirih, Kabupaten Bengkalis, Riau, tahun anggaran 2013-2015. Dalam kasus ini, indikasi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 80 miliar. 

Selain memeriksa belasan saksi, sebelumnya KPK telah menggeledah beberapa tempat di Bengkalis, termasuk rumah dinas Bupati Bengkalis Amril Mukminin. Dari penggeledahan tersebut disita sejumlah dokumen, termasuk uang Rp1.9 miliar.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terlibat Pembunuhan Sadis, Kades dan Sekdes di Pelalawan Mulai Disidang
- Dugaan Perselingkuhan Oknm DPRD Kuansing,
Keluarga Terlapor Sempat Minta Mencabut Pengaduan

- Polsek Ukui Gagalkan Mobil Truk Pengangkut 'Illog'
- Peredaran Narkoba di LP Kelas II B Bangkinang Kembali Terungkap
- Anggota DPRD Kuansing Bantah Tudingan Tertangkap Basah Selingkuh
- Korupsi KUR BRI Meranti Segera Disidangkan di Pekanbaru
- Seret Nama Wabup Bengkalis, Pendemo Tuntut Polda Riau Tuntaska Dugaan Korupsi PDAM Inhil
- Desak Dalami dan Proses Dugaan Korupsi,
Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi di Ditreskrimsus Polda Riau

- Dipolisikan Atas Kasus Selingkuh, Anggota DPRD Kuansing Ini Tak Ngantor
- Pungli Baju Sekolah, Kepsek SMP 5 Mandau, Bengkalis Diadili
- Terkait Dugaan Kasus Mesum Anggota DPRD,
Dua Praktisi Hukum Kuansing Siap Dampingi Keluarga Pelapor

- 3.000 Peserta Ditargetkan Ambil Bagian di Millenial Road Safety Festival di Bengkalis
- Selingkuhi Istri Orang, Oknum Dewan Kuansing Ini Dilaporkan ke BK Dewan
- Bermotor Tabrak Dump Truk Parkir, Anggota Polres Pelalawan Tewas di Pekanbaru
- Ketangkap Basah Gauli Istri Orang, Anggota DPRD Kuansing Dipolisikan
- Polres Rohil Tangkap Tiga Tersangka Pemilik 15 Kg Sabu Jaringan Malaysia
- Perkosa Siswi SMP, Remaja 14 Tahun di Kampar Ditangkap
- Fitnah PWI Bengkalis Lewat Medsos, Simon Parlaungan Ditangkap di Duri
- Hakim Ingatkan PNS dan Dokter RSUD AA Beri Keterangan Jujur Untuk Rekannya Terjerat Korupsi
- ‎Polisi Rohul Tangkap 7 Pelaku Narkoba di Tambusai Utara, 10 Paket Diduga Sabu Disita


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com