Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang

Ahad, 17 Pebruari 2019 17:13
Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan


Ahad, 17 Pebruari 2019 17:00
Tunjukkan Kepedulian, Golkar Riau Gelar Pasar Murah

Ahad, 17 Pebruari 2019 16:57
Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang


Ahad, 17 Pebruari 2019 16:36
Pelepasan Jenazah Ajudan Istri Bupati Kuansing Berlangsung Penuh Haru

Ahad, 17 Pebruari 2019 15:54
Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:41
Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:39
Tanggapi Pengaduan,
Kepala UPT Parkir Mandau Datangi Sejumlah Jukir di Duri


Ahad, 17 Pebruari 2019 13:35
Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar

Ahad, 17 Pebruari 2019 12:17
Gunung Toar Siap Menuju Sentra Kampung Batik Ekonomi Kreatif

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 September 2018 16:37
Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau

Lagi, massa yang tergabung dalam Gerakan Anak Negeri (Ganri) Riau gelar unjuk rasa di Mapolda Riau jalan Sudirman Pekanbaru, Jum'at (21/09/18). Massa menuntut Polda Riau nrengusut tuntas beberapa dugaan kasus korupsi di wilayah Rohul.

Riauterkini - PEKANBARU - Setelah sebelumnya menggelar aksi di Mapolda Riau beberapa waktu lalu dengan tuntutan yang sama, Ganri Riau kembali datangi Mapolda Riau. Aksi ini digelar karena massa menilai Polda Riau tak mendengar tuntutan kasus dugaan korupsi di wilayah Rohul beberapa waktu lalu.

Koordinator Umum Aksi, Fauzi Kako mengatakan Ganri Riau kembali mendatangi Mapolda Riau sebab Polda Riau seolah tidsjk mendengar tuntutan mereka tentang pengusutan kasus korupsi di wilayah Rokan Hulu. "Terdapat beberapa kasus digaasbn korupsi yang terjadi di Rohul. Untuk itu, kita kembali tegaskan untuk meminta Polda Riau mengusut kasus-kasus ini, katanya.

Dirincikannya, salah satu kasus yang dituntut penyelesaiannya yakni adanya dugaan surat perjanjian dan pernyataan tentang peminjaman dana desa tahun 2016. Hal ini dilakukan oleh pihak kepala desa dan pihak kedua atas nama H Zulyadaini yang di setujui oleh Kepala Bapeda Rohul, Nipzar dimana anggaran digunakan untuk kepentingan lain yakni masjid Agung Islamic Center.

"Kita minta kepada Polda Riau melakukan penyelidikan dan penyidikan tentang perjanjian tersebut. Karena kita duga telah menyalahi aturan berdasarkan UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2014 tentang dana desa yang bersumber dari APBN sebagai mana telah diubah dalam PP nomor 8 tahun 2016," jelasnya.

Ditambahkan Fauzi ada juga dugaan pelanggaran dana desa yang bersumber dari dana kas desa tidak boleh dipinjamkan digunakan untuk keperluan pribadi atau golongan. Dimana diketahui H Zulyadaini melakukan peminjaman kepada sejumlah kepala desa untuk kepentingan masjid agung Islamic Center Rohul dan diketahui Kepala Bapeda Rohul.

Massa menduga peminjaman ini tidak diketahui oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa selaku SKPD. "Kami juga menduga hal ini juga tidak diketahui oleh Badan Permusyawaratan Desa," paparnya.

Sementara, untuk kasus pengadaan sapi hingga saat ini belum juga ada reakisasinya. Sedangkan dana anggarannya sudah dialokasikan. "Selama ini, kami tidak mengetahui di mana sapi tersebut. Sapi-sapi ini hanya untuk orang yang berkepentingan," tuturnya.

Lanjutnya, ada tiga pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini. Diantaranya yakni tiga pejabat yang ada di Dinas Peternakan Rohul, yaitu Marjoko, Muncar, dan Yusuf. Dimana pengadaan sapi ini dicanangkan pada 2014 lalu dengan anggaran mencapai Rp6,09 miliar.

"Bantuan ternak ini yang bersumber dari dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Rohul. Tapi realisasinya tidak jelas. Negara sudah dirugikan miliaran rupiah," paparnya.

Massa juga menuntut agar Polda Riau melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus korupsi proyek pengadaan Aramco, Alat Berat, Proyek MTQ yang menelan anggaran Rp5,9 miliar. "Ini terjadi di dinas PU dan penataan ruang Rohul. Untuk itu kami meminta Polda Riau memeriksa Kepala Dinas, Kabid, Serta PPTK, serta Kontraktor pemenang lelang," ujarnya.

Sementara, Kanit Tipikor Krimsus Polda Riau, Kompol Taufik saat menemui para demonstran menjelaskan bahwa saat ini Polda Riau tengah berkoordinasi dengan pihak Kejari Rohul. Sementara Kejari Rohul sedang melakukan tahap penyelidikan dan mengumpulkan dokumen-dokumen perkara tersebut.

"Kalau dokumen sudah lengkap maka akan kita lihat kemana akan kita arahkan penanganannya. Nanti kita akan berkoordinasi kembali dengan Kejari Rohul sampai mana penyelidikannya," Singkatnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi
- Korban Luka tak Tertolong, Korban Meninggal Laka Maut di Rimbo Panjang Tiga Jiwa
- Miliki Sabu dan Pil Ekstasi, 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Innova Tabrak Scoopy di Rimbau Panjang, Dua Tewas dan Seorang Kritis
- Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tapung Aniaya Ibunya
- Aniaya Pacar, Oknum Polda Riau Divonis 14 Bulan Penjara
- Berjudi, Seorang Celeg di Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Seorang Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Tewas Tertimpa Pintu Pagar
- ‎Modus Pinjam Motor untuk Minum Tuak,
Honda BeAT Milik Kepala SDN 023 Tambusai Dibawa Kabur



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com