Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Oktober 2018 21:25
Persiapan Sudah 95 Persen, Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru Bakal Dibuka Walikota

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:33
Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Transmisi Inhil

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:16
Bank Riau Kepri Dumai Salurkan Bantuan Banjir di Kelurahan Bumi Ayu

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:07
Wabup Inhil Resmi Menutup Penyelenggaraan MTQ ke 48 Tahun 2018

Jum’at, 19 Oktober 2018 20:02
Singgung Soal Pergantian Sekdako Pekanbaru,
Azharisman Rozie Sebut JTP Minimal Dua Tahun Bisa Dievaluasi dan Diganti


Jum’at, 19 Oktober 2018 19:15
Kalah di Andi Putra Cup ke 4, Pasangan Kembar Fandra-Fandri Targetkan Juara di Tahun Depan

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:53
Sebut Sanksi PT.ASL dari Kementrian, BPN Inhu Dikecam Warga

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:11
Begini Harunya Pisah Sambut Dandim 0313/KPR di Rumah Dinas Bupati Rohul

Jum’at, 19 Oktober 2018 18:08
DPRD Riau Sambut Baik Upaya Penghapusan Denda Pajak Kenderaan Bermotor

Jum’at, 19 Oktober 2018 17:15
Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 September 2018 16:37
Merasa Tuntutannya Tak Ditanggapi, Ganri Riau Kembali Datangi Polda Riau

Lagi, massa yang tergabung dalam Gerakan Anak Negeri (Ganri) Riau gelar unjuk rasa di Mapolda Riau jalan Sudirman Pekanbaru, Jum'at (21/09/18). Massa menuntut Polda Riau nrengusut tuntas beberapa dugaan kasus korupsi di wilayah Rohul.

Riauterkini - PEKANBARU - Setelah sebelumnya menggelar aksi di Mapolda Riau beberapa waktu lalu dengan tuntutan yang sama, Ganri Riau kembali datangi Mapolda Riau. Aksi ini digelar karena massa menilai Polda Riau tak mendengar tuntutan kasus dugaan korupsi di wilayah Rohul beberapa waktu lalu.

Koordinator Umum Aksi, Fauzi Kako mengatakan Ganri Riau kembali mendatangi Mapolda Riau sebab Polda Riau seolah tidsjk mendengar tuntutan mereka tentang pengusutan kasus korupsi di wilayah Rokan Hulu. "Terdapat beberapa kasus digaasbn korupsi yang terjadi di Rohul. Untuk itu, kita kembali tegaskan untuk meminta Polda Riau mengusut kasus-kasus ini, katanya.

Dirincikannya, salah satu kasus yang dituntut penyelesaiannya yakni adanya dugaan surat perjanjian dan pernyataan tentang peminjaman dana desa tahun 2016. Hal ini dilakukan oleh pihak kepala desa dan pihak kedua atas nama H Zulyadaini yang di setujui oleh Kepala Bapeda Rohul, Nipzar dimana anggaran digunakan untuk kepentingan lain yakni masjid Agung Islamic Center.

"Kita minta kepada Polda Riau melakukan penyelidikan dan penyidikan tentang perjanjian tersebut. Karena kita duga telah menyalahi aturan berdasarkan UU nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan peraturan pemerintah nomor 60 tahun 2014 tentang dana desa yang bersumber dari APBN sebagai mana telah diubah dalam PP nomor 8 tahun 2016," jelasnya.

Ditambahkan Fauzi ada juga dugaan pelanggaran dana desa yang bersumber dari dana kas desa tidak boleh dipinjamkan digunakan untuk keperluan pribadi atau golongan. Dimana diketahui H Zulyadaini melakukan peminjaman kepada sejumlah kepala desa untuk kepentingan masjid agung Islamic Center Rohul dan diketahui Kepala Bapeda Rohul.

Massa menduga peminjaman ini tidak diketahui oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa selaku SKPD. "Kami juga menduga hal ini juga tidak diketahui oleh Badan Permusyawaratan Desa," paparnya.

Sementara, untuk kasus pengadaan sapi hingga saat ini belum juga ada reakisasinya. Sedangkan dana anggarannya sudah dialokasikan. "Selama ini, kami tidak mengetahui di mana sapi tersebut. Sapi-sapi ini hanya untuk orang yang berkepentingan," tuturnya.

Lanjutnya, ada tiga pihak yang bertanggung jawab dalam kasus ini. Diantaranya yakni tiga pejabat yang ada di Dinas Peternakan Rohul, yaitu Marjoko, Muncar, dan Yusuf. Dimana pengadaan sapi ini dicanangkan pada 2014 lalu dengan anggaran mencapai Rp6,09 miliar.

"Bantuan ternak ini yang bersumber dari dana APBN, APBD Provinsi dan APBD Rohul. Tapi realisasinya tidak jelas. Negara sudah dirugikan miliaran rupiah," paparnya.

Massa juga menuntut agar Polda Riau melakukan penyelidikan terhadap dugaan kasus korupsi proyek pengadaan Aramco, Alat Berat, Proyek MTQ yang menelan anggaran Rp5,9 miliar. "Ini terjadi di dinas PU dan penataan ruang Rohul. Untuk itu kami meminta Polda Riau memeriksa Kepala Dinas, Kabid, Serta PPTK, serta Kontraktor pemenang lelang," ujarnya.

Sementara, Kanit Tipikor Krimsus Polda Riau, Kompol Taufik saat menemui para demonstran menjelaskan bahwa saat ini Polda Riau tengah berkoordinasi dengan pihak Kejari Rohul. Sementara Kejari Rohul sedang melakukan tahap penyelidikan dan mengumpulkan dokumen-dokumen perkara tersebut.

"Kalau dokumen sudah lengkap maka akan kita lihat kemana akan kita arahkan penanganannya. Nanti kita akan berkoordinasi kembali dengan Kejari Rohul sampai mana penyelidikannya," Singkatnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Transmisi Inhil
- Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim
- Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing
- Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 
- Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau
- Pejabat Kuansing Diingatkan Soal Pidana untuk penyimpangan APBD
- Kebakaran Dua Rumah di Meredan, Pekanbaru Tewaskan Seorang Warga
- Komnas HAM.Datanggi Pemkab Kuansing Bahas Persoalan Tambang Emas Ilegal
- Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kuansing Gelar Razia Cipta Kondisi
- Terungkap Dipersidangan, Oknum Polisi Penganiaya Pacar Hingga Patah Rahang Tak Ditahan
- ‎Usai Nabrak Polisi di Tambusai,
Pemilik Senpi Rakitan dan Softgun Ditangkap Polsek Rambah Hilir

- Berkas dan Tersangka Pembunuhan Sadis di Jalan Cipta Karya Dilimpahkan ke Jaksa
- Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO
- 3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul
- Pengedar Sabu di Pedesaan di Ringkus Polres Bengkalis
- Polisi Rohul Tangkap Residivis di Kontrakan dan Sita 11 Paket Sabu
- Mayat Penuh Luka Terbungkus Karung Pupuk Ditemukan di Pelalawan
- Nyabu Sekaligus Penggedar, Dua Honorer di Bengkalis Diringkus Polisi
- 5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul
- Dua Juru Tulis Judi Togel di Tambusai Utara Rohul Terciduk Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com