Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 26 Mei 2019 23:22
Bus Medan Jaya Vs Truck Tronton, Puluhan Penumpang Terluka

Ahad, 26 Mei 2019 17:27
BOB Laporkan Pencurian Minyak ke Polisi

Ahad, 26 Mei 2019 17:22
Rektor UIR Ajak Mahasiswa Bangun Kemitraan dengan Berbagai Pihak

Ahad, 26 Mei 2019 16:11
Lebaran, Bengkalis Siapkan 7 Posko Pelayanan Arus Mudik Balik

Ahad, 26 Mei 2019 15:10
Jelang Lebaran,
Kalangan di Bengkalis Desak Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Poros


Ahad, 26 Mei 2019 14:06
Ketua DPRD Kuansing Buka MTQ Desa Ujung Tanjung Siberakun Benai

Ahad, 26 Mei 2019 14:00
Disebut Mantan Napi, Dirut BUMD Pelalawan 'Digoyang'

Ahad, 26 Mei 2019 13:50
Kecelakaan Maut Tewaskan Seorang Pelajar di Pelalawan

Ahad, 26 Mei 2019 12:46
Kembali, Satlantas Polres Bengkalis Tertibkan Balapan Liar di Duri

Ahad, 26 Mei 2019 06:58
PLN Bikin Gubri Geram, Perayaan Waisak Nasional Tanpa Listrik

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Nasib malang menimpa sebuah pasangan di Desa Buluh Cina, Kampar. Anaknya tewasa saat sijago merah mengamuk di rumahnya.

SIAK HULU - Peristiwa memilukan terjadi di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Kamis (20/9/2018) sore. Seorang balita berusia 2,5 tahun tewas terbakar saat sijago merah mengamuk di rumahnya. Saat kebakaran terjadi ia sedang tertidur pulas.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (21/9/2018) mengatakan, bocah malang ini bernama Zizi. Ia anak pasangan Hari Nurdiansyah (32) dan Eliza Wati (29). Hampir sekujur tubuh korban terbakar. Ia sempat dirawat Rumah Sakit Syafira Pekanbaru namun nyawanya tak tertolong lagi.

Dedi menyebutkan, kuat dugaan penyebab kebakaran ini akibat korsleting listrik yang berasal dari cok sambung dari colokan listrik di dalam kamar depan rumah korban.

Peristiwa ini berawal terdengarnya suara ledakan kecil dari dalam rumah korban oleh saksi Sadar yang merupakan tetangga korban, dimana pada saat itu dua orang anak dari pemilik rumah Zizi (2,5) sedang tidur di dalam ayunan bersama Zidan (8) di dalam kamar depan.

Setelah mendengar ledakan tersebut anaknya yang bernama Zidan langsung berlari keluar rumah memberitahukan bahwa ada api di rumah kepada ibunya Eliza Wati yang saat itu sedang memasak di rumah orang tuanya yang berlokasi di depan rumah miliknya. Namun Eliza Wati saat itu tidak menggubris omongan anaknya.

Tidak lama kemudian terlihat oleh saksi Sadar dari luar rumahnya api sudah menjalar ke bagian atap rumah korban, lalu dirinya memberitahukan kejadian tersebut kepada Eliza Wati dan spontan beberapa warga desa lainnya turut membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya.

Eliza Wati bersama warga lainnya berusaha menyelamatkan Zizi dan melarikannya ke RS Syafira namun setibanya di RS, nyawa Zizi tidak terselamatkan akibat derita luka bakar yang dialami. Api baru berhasil dipadamkan oleh warga pada pukul 17.40 WIB.

"Anggota yang mendatangi lokasi sudah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini, beberapa saksi yang mengetahui kejadian ini juga sudah didata dan dimintai keterangan," terang Dedi.

Jenazah korban dikebumikan setelah Sholat Isya sekira pukul 20.20 WIB di Tanah Pemakaman Dusun III Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu.

Atas peristiwa ini Kapolsek menghimbau warga untuk selalu waspada dan jangan lalai menjaga anaknya, apalagi meninggalkan mereka di rumah tanpa ada pengawasan orang dewasa.*(man)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bus Medan Jaya Vs Truck Tronton, Puluhan Penumpang Terluka
- BOB Laporkan Pencurian Minyak ke Polisi
- Kecelakaan Maut Tewaskan Seorang Pelajar di Pelalawan
- Kembali, Satlantas Polres Bengkalis Tertibkan Balapan Liar di Duri
- Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019
- Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com