Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 Oktober 2018 19:58
Pemprov dan Tim Transisi Kaji Program Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Ahad, 21 Oktober 2018 19:11
Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan

Ahad, 21 Oktober 2018 19:06
Akibat Tumpukan Arus weekend, Polisi Kerja Kerasa Urai Kemacetan di Jalur Lintas Duri - Dumai

Ahad, 21 Oktober 2018 16:40
Pemprov Riau dan Tim Transisi Kembali Bertemu Bahas Usulan Program Gubri Terpilih

Ahad, 21 Oktober 2018 15:54
Rebutkan Hadiah Mobil,
Seribuan Peserta Ikuti Lomba Memancing HUT TNI di Bengkalis


Ahad, 21 Oktober 2018 14:54
Trail Runners Pekanbaru Iringi Event Sepeda Nusantara Etape Pekanbaru

Ahad, 21 Oktober 2018 14:47
Dikepung Macet, Pagi Ini Antrean di Duri Capai 20 Kilometer

Ahad, 21 Oktober 2018 14:41
Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh


Ahad, 21 Oktober 2018 14:30
Bawaslu Gelar Sosialisasi AP-HPA di Area CFD

Ahad, 21 Oktober 2018 14:26
Aksi Balapan Liar di Duri, Bengkalis Kian Meresahkan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 21 September 2018 18:53
Seorang Balita di Buluh Cina, Kampar Tewas Terbakar

Nasib malang menimpa sebuah pasangan di Desa Buluh Cina, Kampar. Anaknya tewasa saat sijago merah mengamuk di rumahnya.

SIAK HULU - Peristiwa memilukan terjadi di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Kamis (20/9/2018) sore. Seorang balita berusia 2,5 tahun tewas terbakar saat sijago merah mengamuk di rumahnya. Saat kebakaran terjadi ia sedang tertidur pulas.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira melalui Kapolsek Siak Hulu Kompol Dedi Suryadi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (21/9/2018) mengatakan, bocah malang ini bernama Zizi. Ia anak pasangan Hari Nurdiansyah (32) dan Eliza Wati (29). Hampir sekujur tubuh korban terbakar. Ia sempat dirawat Rumah Sakit Syafira Pekanbaru namun nyawanya tak tertolong lagi.

Dedi menyebutkan, kuat dugaan penyebab kebakaran ini akibat korsleting listrik yang berasal dari cok sambung dari colokan listrik di dalam kamar depan rumah korban.

Peristiwa ini berawal terdengarnya suara ledakan kecil dari dalam rumah korban oleh saksi Sadar yang merupakan tetangga korban, dimana pada saat itu dua orang anak dari pemilik rumah Zizi (2,5) sedang tidur di dalam ayunan bersama Zidan (8) di dalam kamar depan.

Setelah mendengar ledakan tersebut anaknya yang bernama Zidan langsung berlari keluar rumah memberitahukan bahwa ada api di rumah kepada ibunya Eliza Wati yang saat itu sedang memasak di rumah orang tuanya yang berlokasi di depan rumah miliknya. Namun Eliza Wati saat itu tidak menggubris omongan anaknya.

Tidak lama kemudian terlihat oleh saksi Sadar dari luar rumahnya api sudah menjalar ke bagian atap rumah korban, lalu dirinya memberitahukan kejadian tersebut kepada Eliza Wati dan spontan beberapa warga desa lainnya turut membantu proses pemadaman dengan peralatan seadanya.

Eliza Wati bersama warga lainnya berusaha menyelamatkan Zizi dan melarikannya ke RS Syafira namun setibanya di RS, nyawa Zizi tidak terselamatkan akibat derita luka bakar yang dialami. Api baru berhasil dipadamkan oleh warga pada pukul 17.40 WIB.

"Anggota yang mendatangi lokasi sudah melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini, beberapa saksi yang mengetahui kejadian ini juga sudah didata dan dimintai keterangan," terang Dedi.

Jenazah korban dikebumikan setelah Sholat Isya sekira pukul 20.20 WIB di Tanah Pemakaman Dusun III Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu.

Atas peristiwa ini Kapolsek menghimbau warga untuk selalu waspada dan jangan lalai menjaga anaknya, apalagi meninggalkan mereka di rumah tanpa ada pengawasan orang dewasa.*(man)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Todongkan Senpi, Perampok di Kuansing Gasak Uang Ratusan Juta dan Perhiasan
- Tinggalkan Sepucuk Surat untuk Suami,
IRT di Rohul Ditemukan Tergantung di Perumahan‎ PT RAKA Desa Pauh

- Diduga Cabuli Anak Tiri,‎
Petani di Desa Suka Maju Dilaporkan Istri ke Polsek Tambusai

- Warga Teluk Pinang, Inhil Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kelapa
- Warga Siak Kecil,Bengkalis Kembali Dihebohkan Bayi Dibuang
- Hilang Kendali Saat Ngebut, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Tergilas Truk
- Polda Riau Tahan Tiga Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Transmisi Inhil
- Diduga Gelapkan Aset Gereja, Pengalihan Penahanan Pendeta Ini Dikabulkan Hakim
- Polisi Pelajari Dugaan RAPBDP 2018 yang Diubah Sepihak Oknum Pemkab Kuansing
- Satpol PP Pekanbaru Gencar Tertibkan PKL di Jalan Protokol 
- Kembali Diperiksa sebagai Saksi, Wabup Bengkalis Datangi Ditreskrimsus Polda Riau
- Pejabat Kuansing Diingatkan Soal Pidana untuk penyimpangan APBD
- Kebakaran Dua Rumah di Meredan, Pekanbaru Tewaskan Seorang Warga
- Komnas HAM.Datanggi Pemkab Kuansing Bahas Persoalan Tambang Emas Ilegal
- Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Kuansing Gelar Razia Cipta Kondisi
- Terungkap Dipersidangan, Oknum Polisi Penganiaya Pacar Hingga Patah Rahang Tak Ditahan
- ‎Usai Nabrak Polisi di Tambusai,
Pemilik Senpi Rakitan dan Softgun Ditangkap Polsek Rambah Hilir

- Berkas dan Tersangka Pembunuhan Sadis di Jalan Cipta Karya Dilimpahkan ke Jaksa
- Cemarkan Nama Baik UIR, Polda Riau Optimalkan penyelidikan Terhadap EO
- 3 Maling Motor di Rambah Hilir Diciduk Polisi Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com