Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 Mei 2019 07:07
Perdana, Pengurus Masjid Nurul Hidayah Rohil Santuni 12 Anak Yatim

Senin, 27 Mei 2019 07:05
Lantai Jembatan Perbatasan Rohil-Dumai Rusak Parah

Senin, 27 Mei 2019 06:54
Suara Surut di Pemilu 2019, Golkar Riau Ibaratkan Partainya Daun Rontok

Ahad, 26 Mei 2019 23:22
Bus Medan Jaya Vs Truck Tronton, Puluhan Penumpang Terluka

Ahad, 26 Mei 2019 17:27
BOB Laporkan Pencurian Minyak ke Polisi

Ahad, 26 Mei 2019 17:22
Rektor UIR Ajak Mahasiswa Bangun Kemitraan dengan Berbagai Pihak

Ahad, 26 Mei 2019 16:11
Lebaran, Bengkalis Siapkan 7 Posko Pelayanan Arus Mudik Balik

Ahad, 26 Mei 2019 15:10
Jelang Lebaran,
Kalangan di Bengkalis Desak Pemprov Riau Segera Perbaiki Kerusakan Jalan Poros


Ahad, 26 Mei 2019 14:06
Ketua DPRD Kuansing Buka MTQ Desa Ujung Tanjung Siberakun Benai

Ahad, 26 Mei 2019 14:00
Disebut Mantan Napi, Dirut BUMD Pelalawan 'Digoyang'

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 24 September 2018 14:44
Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya

Seorang bidan yang bekerja di Klinik Mitra Husada, Ujung Batu, ditemukan tewas tergantung di kamarnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang Bidan cantik bekerja di Klinik Mitra Husada Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), bernama Fitri Susanti (23), ditemukan meninggal dengan kondisi leher tergantung kain panjang di dalam kamar rumahnya.

Informasi dirangkum‎, mayat korban tergantung pertama kali ditemukan ayahnya sendiri, Muhammad Nasir, di rumah kontrakan mereka di Dusun Tanah Datar, Kelurahan Ujung Batu pada Ahad sore (23/9/2018) sekira pukul 17.20 WIB.

Ibu korban, Apridanis (43), mengaku tidak mengetahui pasti kejadian hingga putrinya meninggal dengan cara tak biasa, pasalnya pada Ahad pagi dirinya dan suami sedang berjualan sarapan pagi di Pasar Pagi Ujung Batu.

Usai berjualan, Ahad sore sekira pukul 17.00 WIB, Apridanis dan suaminya Muhammad Nasir pulang ke rumah. Saat akan mandi, sang ayah sempat memanggil nama putrinya, namun tidak ada jawaban.

Saat diperiksa, pintu kamar korban terkunci dari dalam. Saat diintip dari sela-sela lobang angin, ada kain warna hijau telur asin terikat di kusen pintu kamar korban.

Merasa heran dan penasaran, M. Nasir berusaha membuka pintu. Setelah pintu terbuka, pria ini sangat terkejut karena putri sulungnya meninggal dalam kondisi leher tergantung dengan seutas kain panjang.

"Jujur kami sekeluarga sangat sedih," cerita Apridanis sambil terisak.

Apridanis mengungkapkan sebelum kejadian, Ahad sore sekira pukul 16.00 WIB, saat baru pulang dari tempat kerjanya di Klinik Mitra Husada Ujung Batu, putrinya masih terlihat sehat seperti hari biasanya.

Wanita ini mengaku anaknya juga tergolong sebagai anak pendiam dan tertutup, tidak pernah mengeluhkan masalah yang sedang menimpanya.

Sepulang kerja, korban Fitri atau biasa dipanggil Ipit masih terlihat menelpon seseorang. Saat ditanya, korban mengakui ia menelepon pacarnya.

Mendengar kematian Bidan cantik, merupakan alumni salah satu perguruan tinggi kesehatan di Medan Sumatera Utara ini yang dikenal baik dan ramah di kalangan tetangganya, namun pendiam,‎ warga sekitar mulai datang ke rumah duka pada Ahad malam.

Sementara, Kapolsek Ujung Batu Kompol Arvin Hariyadi, SIK, membenarkan ada Bidan cantik yang ditemukan meninggal tergantung di wilayah hukumnya. Diakuinya, pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas kepergian anaknya yang tidak biasa tersebut.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Bus Medan Jaya Vs Truck Tronton, Puluhan Penumpang Terluka
- BOB Laporkan Pencurian Minyak ke Polisi
- Kecelakaan Maut Tewaskan Seorang Pelajar di Pelalawan
- Kembali, Satlantas Polres Bengkalis Tertibkan Balapan Liar di Duri
- Kasat Lantas Cek Kesiapan Personel dan Kendaraan Dinas Jelang Idul Fitri 2019
- Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com