Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

Senin, 10 Desember 2018 10:25
Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan

Senin, 10 Desember 2018 10:18
Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis

Senin, 10 Desember 2018 09:55
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine

Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 24 September 2018 14:44
Bidan Klinik Cantik di Ujung Batu Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Rumah‎nya

Seorang bidan yang bekerja di Klinik Mitra Husada, Ujung Batu, ditemukan tewas tergantung di kamarnya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang Bidan cantik bekerja di Klinik Mitra Husada Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), bernama Fitri Susanti (23), ditemukan meninggal dengan kondisi leher tergantung kain panjang di dalam kamar rumahnya.

Informasi dirangkum‎, mayat korban tergantung pertama kali ditemukan ayahnya sendiri, Muhammad Nasir, di rumah kontrakan mereka di Dusun Tanah Datar, Kelurahan Ujung Batu pada Ahad sore (23/9/2018) sekira pukul 17.20 WIB.

Ibu korban, Apridanis (43), mengaku tidak mengetahui pasti kejadian hingga putrinya meninggal dengan cara tak biasa, pasalnya pada Ahad pagi dirinya dan suami sedang berjualan sarapan pagi di Pasar Pagi Ujung Batu.

Usai berjualan, Ahad sore sekira pukul 17.00 WIB, Apridanis dan suaminya Muhammad Nasir pulang ke rumah. Saat akan mandi, sang ayah sempat memanggil nama putrinya, namun tidak ada jawaban.

Saat diperiksa, pintu kamar korban terkunci dari dalam. Saat diintip dari sela-sela lobang angin, ada kain warna hijau telur asin terikat di kusen pintu kamar korban.

Merasa heran dan penasaran, M. Nasir berusaha membuka pintu. Setelah pintu terbuka, pria ini sangat terkejut karena putri sulungnya meninggal dalam kondisi leher tergantung dengan seutas kain panjang.

"Jujur kami sekeluarga sangat sedih," cerita Apridanis sambil terisak.

Apridanis mengungkapkan sebelum kejadian, Ahad sore sekira pukul 16.00 WIB, saat baru pulang dari tempat kerjanya di Klinik Mitra Husada Ujung Batu, putrinya masih terlihat sehat seperti hari biasanya.

Wanita ini mengaku anaknya juga tergolong sebagai anak pendiam dan tertutup, tidak pernah mengeluhkan masalah yang sedang menimpanya.

Sepulang kerja, korban Fitri atau biasa dipanggil Ipit masih terlihat menelpon seseorang. Saat ditanya, korban mengakui ia menelepon pacarnya.

Mendengar kematian Bidan cantik, merupakan alumni salah satu perguruan tinggi kesehatan di Medan Sumatera Utara ini yang dikenal baik dan ramah di kalangan tetangganya, namun pendiam,‎ warga sekitar mulai datang ke rumah duka pada Ahad malam.

Sementara, Kapolsek Ujung Batu Kompol Arvin Hariyadi, SIK, membenarkan ada Bidan cantik yang ditemukan meninggal tergantung di wilayah hukumnya. Diakuinya, pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas kepergian anaknya yang tidak biasa tersebut.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI
- Kasus Pembunuhan Aktivis Desa Sialang Godang Pelalawan Segera Bergulir ke Persidangan
- Koruptor Dana Koptan Siaga Makmur,
3 Tahun Buron, GEMA Desak Kejari Rohul Tangkap Basri Lubis

- Kejari Pelalawan Segara Ekpos Nama Calon Tersangka Korupsi Cetak Sawah Jilid II
- Terjerat Kasus Pemalsuan SertIfikat Lahan, Pengusaha Sawit Ini Diadili Pekan Depan
- Opsgab Amankan 3 Alat Berat di Cagar Biosfir GSK
- Polsek Senapelan Ringkus Seorang Napi Buron Rutan Sialang Bungkuk
- PNS dan Kontraktor di Rohil Terjerat Korupsi Danau Buatan, Rohil Dihukum 4 Tahun Penjara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com