Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Desember 2018 10:34
PT MAL Cuekin Jalan Antar Desa di Kerumutan, Pelalawan Hancur

Senin, 10 Desember 2018 10:25
Tokoh Masyarakat Kuansing Minta Gedung Kampus Uniks Difungsikan

Senin, 10 Desember 2018 10:18
Vakum Beberapa Tahun, IMUB se- Sumbar Kembali Eksis

Senin, 10 Desember 2018 09:55
Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine

Senin, 10 Desember 2018 08:23
Wan Thamrin Jalani Gladi Pelantikan Gubri di Istana Presiden

Senin, 10 Desember 2018 07:25
Banjir Luapan Sungai Kampar Bikin Banyak Warga Begadang

Senin, 10 Desember 2018 07:20
HIPPMIH Pekanbaru Rancang Seminar Nasional Cari Solusi Anjloknya Harga Kelapa

Ahad, 9 Desember 2018 22:42
Pengumuman Kelulusan SKB CPNS Pemprov Riau Tunggu Pusat

Ahad, 9 Desember 2018 22:35
Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif

Ahad, 9 Desember 2018 18:50
Warga Minta Pemkab Bengkalis Perbaiki Jalan Poros Pematang Duku Timur

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 September 2018 21:45
Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas

Keluarga korban Lakalantas di Bengkalis yang melibatkan Samsudin berikan keterangan. Pihaknya mengaku tidak melaporkan ke Satlantas dan tidak mengetahui jika pelaku di tahan Kejari.

Riauterkini-BENGKALIS- Dede Ari Sandi, anggota keluarga korban kecelakaan lalu lintas (Laka) yang melibatkan Samsudin (55) terjadi di Jalan Lintas Sungai Pakning-Siak Kecil Km 05, 16 Juni 2018 lalu, mengaku tidak tahu menahu perihal ditahannya Samsudin oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, mulai Senin (24/9/18) kemarin.

Menurut adik kandung korban kecelakaan Suryati, pihaknya dan pihak Samsudin sepakat berdamai atas musibah tersebut. Perdamaian itu, kata Dede ditandatangani dirinya sendiri.

"Jadi kalau beliau ditahan kami tidak tahu. Karena kami sudah sepakat damai. Dalam surat itu jelas kami tidak akan menuntut," jelas Dede dihubungi, Selasa (25/9/18).

Dede juga mengaku tidak pernah membuat laporan polisi atas kejadian yang merenggut nyawa kakak kandungnya itu. Namun, tutur Dede Ari Sandi pihak kepolisianlah yang datang dan meminta keterangan pihak keluarga korban pasca kejadian.

"Kami tidak ada melapor. Saya juga tidak pernah berurusan dengan pihak Satlantas. Setelah kejadian, memang ada polisi yang datang, minta keterangan," katanya lagi.

Kemudian, sebagai pihak korban, Dede membenarkan menerima asuransi Jasa Rahardja. Tapi bukan berkat pengajuan dari keluarga.

Asuransi itu, ucapnya lagi diterima penuh sebesar Rp50 juta. Dede Ari Sandi juga membenarkan kesepakatan damai diminta pihak yang diduga menabrak kakaknya menyantuni pihaknya Rp25 juta. Tapi, uang santunan tersebut diambil kembali oleh pihak Samsudin.

"Mungkin mendengarkan kami menerima asuransi, pihak keluarga Samsudin datang meminta uang santunan kembali. Waktu itu dia memberikan lagi Rp5 juta," sebut Dede.

Meskipun demikian, Dede menyatakan tidak pernah mencabut kesepakatan damai yang sudah dibuat.

"Keluarga seharusnya menjelaskan sama Samsudin bagaimana kasus ini. Jadi kalau ditanya kenapa ditahan, kami tidak tahu," pungkasnya.

Sebelumnya, Samsudin (55) warga Desa Dompas Kecamatan Siak Kecil, pasrah ketika digiring petugas dari Satlantas Polres Bengkalis ke sel tahanan Kejari Bengkalis, Senin (24/9/18).

Samsudin ditahan setelah berkas dari Satlantas Polres Bengkalis dinyatakan lengkap atau P21.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Cegah Penyalahgunaan Narkoba, ASN Pemda Pelalawan Jalani Tes Urine
- Sempat Rusuh, Kondisi Rutan Sialang Bungkuk Berangsur Kondusif
- Diduga Melindas Lubang, Cewek Pengendara Motor Beat Tewas Digilas Mobil CPO
- Mengaku TNI, Dukun di Inhu Diamankan
- Miris, Hotel di BS, Bengkalis Ini Beroperasi Tanpa Izin
- Kejari Kuansing Terbaik se Riau Tindak Pidana Umum
- Sukseskan Pemilu 2019, Satpol PP Awasi Radikalisme dan Gangguan Kemanan
- Jelang Natal dan Tahun Baru, Razia Pekat di BS Bengkalis Digencarkan
- Pelaku Minta Maaf, Bupati Kuansing Cabut Laporan Penghinaan di FB
- Dituntut Jaksa 20 Tahun, Hakim Vonis Kurir Sabu di Pelalawan Seumur Hidup
- Pelaku Pembunuhan di Asahan Sumut Ditangkap Polisi di Kepenuhan, Rohul
- Selain di Desa Gambut Mutiara,
Proyek Cetak Sawah di Desa Labuhan Bilik Teluk Meranti Pelalawan Juga Gagal

- Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI
- Kasus Pembunuhan Aktivis Desa Sialang Godang Pelalawan Segera Bergulir ke Persidangan
- Koruptor Dana Koptan Siaga Makmur,
3 Tahun Buron, GEMA Desak Kejari Rohul Tangkap Basri Lubis

- Kejari Pelalawan Segara Ekpos Nama Calon Tersangka Korupsi Cetak Sawah Jilid II
- Terjerat Kasus Pemalsuan SertIfikat Lahan, Pengusaha Sawit Ini Diadili Pekan Depan
- Opsgab Amankan 3 Alat Berat di Cagar Biosfir GSK
- Polsek Senapelan Ringkus Seorang Napi Buron Rutan Sialang Bungkuk
- PNS dan Kontraktor di Rohil Terjerat Korupsi Danau Buatan, Rohil Dihukum 4 Tahun Penjara


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com