Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Pebruari 2019 21:16
Tahun 2020 Pembangunan di Kampar Masih Diarahkan untuk Peningkatan Infrastruktur

Selasa, 19 Pebruari 2019 20:09
Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:37
Demokrat Bengkalis Perkuat Konsolidasi Tingkat Ranting

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:30
Pekan Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Tipis

Selasa, 19 Pebruari 2019 19:29
Bupati dan Wabup Inhil Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani di Kecamatan Enok

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:35
2019, DJP Riau Kepri Ditarget Rp 17,7 Triliun

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:21
Sekda Bengkalis Ingatkan ASN untuk Tingkatkan Kinerja

Selasa, 19 Pebruari 2019 17:17
Waka DPRD Riau Sarankan Pujasera Pekanbaru Dijadikan Pasar Seni

Selasa, 19 Pebruari 2019 16:46
Tak Lagi Masuk Kalender Pariwisata,
Event Pacu Jalur Akan Berdampak Buruk Terhadap Perekonomian


Selasa, 19 Pebruari 2019 16:42
H-1, Begini Sosok Syamsuar di Mata Wakil Gubernur Kepri

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 25 September 2018 21:45
Meski Berdamai Berujung Penjara, Korban Laka di Bengkalis Ngaku Tidak Pernah Melapor ke Satlantas

Keluarga korban Lakalantas di Bengkalis yang melibatkan Samsudin berikan keterangan. Pihaknya mengaku tidak melaporkan ke Satlantas dan tidak mengetahui jika pelaku di tahan Kejari.

Riauterkini-BENGKALIS- Dede Ari Sandi, anggota keluarga korban kecelakaan lalu lintas (Laka) yang melibatkan Samsudin (55) terjadi di Jalan Lintas Sungai Pakning-Siak Kecil Km 05, 16 Juni 2018 lalu, mengaku tidak tahu menahu perihal ditahannya Samsudin oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, mulai Senin (24/9/18) kemarin.

Menurut adik kandung korban kecelakaan Suryati, pihaknya dan pihak Samsudin sepakat berdamai atas musibah tersebut. Perdamaian itu, kata Dede ditandatangani dirinya sendiri.

"Jadi kalau beliau ditahan kami tidak tahu. Karena kami sudah sepakat damai. Dalam surat itu jelas kami tidak akan menuntut," jelas Dede dihubungi, Selasa (25/9/18).

Dede juga mengaku tidak pernah membuat laporan polisi atas kejadian yang merenggut nyawa kakak kandungnya itu. Namun, tutur Dede Ari Sandi pihak kepolisianlah yang datang dan meminta keterangan pihak keluarga korban pasca kejadian.

"Kami tidak ada melapor. Saya juga tidak pernah berurusan dengan pihak Satlantas. Setelah kejadian, memang ada polisi yang datang, minta keterangan," katanya lagi.

Kemudian, sebagai pihak korban, Dede membenarkan menerima asuransi Jasa Rahardja. Tapi bukan berkat pengajuan dari keluarga.

Asuransi itu, ucapnya lagi diterima penuh sebesar Rp50 juta. Dede Ari Sandi juga membenarkan kesepakatan damai diminta pihak yang diduga menabrak kakaknya menyantuni pihaknya Rp25 juta. Tapi, uang santunan tersebut diambil kembali oleh pihak Samsudin.

"Mungkin mendengarkan kami menerima asuransi, pihak keluarga Samsudin datang meminta uang santunan kembali. Waktu itu dia memberikan lagi Rp5 juta," sebut Dede.

Meskipun demikian, Dede menyatakan tidak pernah mencabut kesepakatan damai yang sudah dibuat.

"Keluarga seharusnya menjelaskan sama Samsudin bagaimana kasus ini. Jadi kalau ditanya kenapa ditahan, kami tidak tahu," pungkasnya.

Sebelumnya, Samsudin (55) warga Desa Dompas Kecamatan Siak Kecil, pasrah ketika digiring petugas dari Satlantas Polres Bengkalis ke sel tahanan Kejari Bengkalis, Senin (24/9/18).

Samsudin ditahan setelah berkas dari Satlantas Polres Bengkalis dinyatakan lengkap atau P21.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara
- Juru Tulis dan Bandar Togel di Sorek Pelalawan Diciduk
- Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan,
Pengusaha Sawit Ini Dituntut 3 Tahun Penjara

- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com