Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar

Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang

Ahad, 17 Pebruari 2019 17:13
Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan


Ahad, 17 Pebruari 2019 17:00
Tunjukkan Kepedulian, Golkar Riau Gelar Pasar Murah

Ahad, 17 Pebruari 2019 16:57
Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang


Ahad, 17 Pebruari 2019 16:36
Pelepasan Jenazah Ajudan Istri Bupati Kuansing Berlangsung Penuh Haru

Ahad, 17 Pebruari 2019 15:54
Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:41
Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari

Ahad, 17 Pebruari 2019 13:39
Tanggapi Pengaduan,
Kepala UPT Parkir Mandau Datangi Sejumlah Jukir di Duri


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 11 Oktober 2018 13:23
Polda Riau Ungkap Kasus Dugaan Ilegal Loging di Pelalawan

Barang bukti sekitar 52,8 ton kayu berbagai jenis berhasil diamankan Polda Riau. Tak hanya barang bukti, pihaknya juga berhasil ringkus 19 orang tersangka di dua TKP.

Riauterkini - PEKANBARU -Puluhan ton kayu beragam jenis berhasil diamankan Kepolisian Daerah Riau di wilayah Pelalawan. Barang bukti ini merupakan hasil dari pengungkapan kasus ilegal loging yang menjerat 19 orang tersangka yang diringkus di dua tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto dalam ekspos yang dilakukan di RSDC Rumbai, Kamis, (11/10/18) mengatakan pihaknya berhasil mengungkap kasus ilegal loging dengan 5 laporan polisi di dua TKP berbeda.

"TKP di wilayah konsesi PT SPA tepatnya di desa Serapung, Kualu Kampar, Pelalawan. Dimana kita berhasil meringkus 19 orang tersangka dengan barang bukti kayu sebanyak 52,8 ton kayu berbagai jenis," katanya.

Tersangka tersebut yakni MY (25), Dr (34), Mr (44), Uw (44), An (40), Di (21), KL (26), Rk (20), Yn (31), In (25), Al (27), Az (47), By (29), Ar (29), Rb (23), Sy (38), Ro (41), Ad (46) dan Sf (42). Selain itu, pihaknya juga turut mengamankan barang bukti lain berupa 3 buah senso, 4 parang, 1 sampan dan 1 pompong, 1 unit truk Hino bernomor polisi BA 8909 HU.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 82 ayat 1 huruf B, dan atau 83 ayat 1 huruf B UU RI 2013 tentang pencegahan perusakan hutan," tuturnya.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan merinci pengungkapan kasus ini berhasil diungkap berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindak lanjuti. "Selain laporan yang kita tindak lanjuti, kita juga mendapat informasi dari satgas karhutla melalui pantauan udara," katanya.

Lanjutnya, tersangka yang diamankan saat ini memiliki berbagai peran dalam perkara ilegal loging tersebut. Seperti penebang, merakit, dan pembawa hasil pembalakan liar tersebut.

Saat penangkapan tepatnya di TKP pertama barang bukti yakni kayu posisinya berada dalam kanal dengan jumlah sekitar 29 rakit yang siap untuk dihanyutkan menuju pulau Serapung. Kanal ini sendiri masuk dalam kawasan konsesi PT SPA. "Tapi titik tebang berada di wilayah hutan Serapung. Sehingga masyarakat tidak terima dan memang rawan terjadi kebakaran hutan," paparnya.

Sedangkan barang bukti di TKP kedua berada dalam sebuah truk hino yang berhasil diamankan di jalan HR Soebrantas, Simpang Tabek Gadang Tampan Pekanbaru yang diangkut menuju Bagan Siapi-api.

"Menurut pengakuan pelaku, pembalakan liar ini belum lama dilakukan. Tapi menurut prediksi kita sudah berjalan hampir tiga tahun. Sebab, sudah puluhan hektar hutan yang tertebang," bebernya.

Terkait jenis kayu, diketahui ada dua jenis kayu yang memiliki nilai harga jual yang cukup tinggi. Yakni meranti merah dan meranti keras. Namun, untuk jumlah total nomimal barang bukti ini masih dalam penghitungan oleh saksi ahli.*(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi
- Korban Luka tak Tertolong, Korban Meninggal Laka Maut di Rimbo Panjang Tiga Jiwa
- Miliki Sabu dan Pil Ekstasi, 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Innova Tabrak Scoopy di Rimbau Panjang, Dua Tewas dan Seorang Kritis
- Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tapung Aniaya Ibunya
- Aniaya Pacar, Oknum Polda Riau Divonis 14 Bulan Penjara
- Berjudi, Seorang Celeg di Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Seorang Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Tewas Tertimpa Pintu Pagar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com