Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Oktober 2018 17:34
5 Pelayan Warung Remang-remang di Pagaran Tapah Digiring Satpol PP Rohul

Satpol PP dan Damkar Rohul menciduk 5 pelayan wanita di warung remang-remang di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam. Mereka diciduk saat melayani para tamunya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menciduk 5 wanita berprofesi sebagai pelayan warung remang-remang di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, Senin malam (15/10/2018).

Kelima wanita tersebut diciduk petugas Satpol PP dan Damkar Rohul, Senin malam sekira pukul 22.30 WIB, ketika tengah melayani pengunjung pria dengan suara musik keras.‎

Kepala Satpol PP dan Damkar Rohul Andi Yanto, melalui Kepala Seksi Ketertiban Umum dan Pengamanan Satpol PP dan Damkar Rohul Eko Karya Pramono mengatakan operasi penyakit masyarakat (Pekat) ini dilakukan sebagai salah satu langkah persempit ruang para pengusaha warung atau kafe remang-remang di Kabupaten Rohul dengan julukan Negeri Seribu Suluk.

"Operasi yang kita lakukan akan dilakukan secara berkesenambungan, sehingga ada efek jera bagi pengusaha kafe remang-remang ke depannya. Karena keberadaan kafe ini sudah mulai menjamur, dan membuat keresahan masyarakat Rokan Hulu," jelas Eko, Selasa (16/10/2018).‎

Eko mengaku operasi Pekat dilakukan setelah Satpol PP Rohul menerima laporan dari warga, bahwa keberadaan warung remang-remang di Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam membuat kegelisahan warga setempat.

"Atas laporan tersebut langsung kita tindak lanjuti, dan ternyata benar. Bahkan ketika dilakukan razia kafe ini sedang menghidupkan musik yang menimbulkan suara keras," ungkapnya.

Eko mengaku ketika petugas Satpol PP Rohul tiba di lokasi, sekira puluhan tamu langsung berhamburan keluar, sedangkan kelima pelayan tidak berkutik ketika diamankan, dan digiring ke Kantor Satpol PP dan Damkar Rohul di Kilometer 2 Pasirpangaraian.‎

Masih di tempat sama, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP dan Damkar Rohul, Samsul Kamal, mengatakan hingga awal September 2018, sedikitnya ada 20 titik lokasi yang telah dirazia petugas.

Adapun 20 titik yang dirazia petugas Satpol PP Rohul, terdiri di Kecamatan Rambah 5 titik, Bangun Purba 1 titik, Tammbusai Utara 2 titik, Tambusai 1 titik, Rambah Hilir 6 titik, Ujung Batu 4 titik, dan Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam 1 titik.

Pada operasi di 20 titik tersebut, sambung Samsul Kamal, Satpol PP Rohul telah mengamankan 47 pelayan, dan menaikkan dua perkara melalui sidang tindak pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian. Pemilik sendiri dikenakan denda Rp 5 juta subsider kurungan 1 bulan.‎

Sedangkan untuk barang bukti yang kita sita dan menyalahi peraturan daerah (Perda) segera akan kita musnahkan," pungkas Samsul Kamal.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com