Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 26 April 2019 22:13
Polisi Jamin Aman, Logistik PSU dan PSL di Bengkalis Belum Tersedia

Jum’at, 26 April 2019 21:05
‎Peringatan Hari Kartini ke-55, Dinsos P3A Rohul Gelar Lomba Baca Puisi dan Fashion Show

Jum’at, 26 April 2019 20:56
Diguyur Hujan, Duri Timur, Bengkalis Kebanjiran

Jum’at, 26 April 2019 20:02
Dilepas Bupati Rohul, Pawai Ta'aruf Semarak Ramadhan 1440 H di Pasirpangaraian Diguyur Hujan

Jum’at, 26 April 2019 19:36
Simulasi Evakuasi Bencana, Gedung RSUD Petala Bumi Terbakar, Pasien Melahirkan Turut Dievakuasi

Jum’at, 26 April 2019 18:54
Diduga Cabuli ABG, Kades Pedekik dan Barang Bukti Dilimpahkan ke JPU

Jum’at, 26 April 2019 17:30
Ketua Bawaslu Pelalawan: Pengalihan Suara Antar Caleg Adalah Pidana Pemilu

Jum’at, 26 April 2019 16:54
Dorong Kemandirian, Keterampilan Teknis dan Mental,
200 Warga Ikuti Kelas Orientasi dan Kewirausahaan Tajaan PT CPI


Jum’at, 26 April 2019 16:34
99 Mahasiswa dan 14 Dosen Asal Pekanbaru Blusukan ke Hutan Mangrove di Bengkalis

Jum’at, 26 April 2019 15:42
Gubri Harap PSU dan PSL Besok Berjalan Damai

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 Oktober 2018 16:21
Begini Isi Surat IRT di Bonai Darussalam untuk Suami Sebelum Gantung Diri

Ibu rumah tangga di Rohul ini ditemukan tergantung di kamarnya. Sebelum bunuh diri, ia meninggalkan sepucuk surat untuk sang suami.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT)‎ di Perumahan PT. RAKA Afdeling I Desa Pauh, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditemukan sekarat dengan kondisi leher tergantung di pintu kamar rumahnya.

Sebelum gantung diri, perempuan bernama Ronauli Simamora (25 tahun) tersebut‎ menulis sepucuk surat untuk suaminya.

Surat yang ditulis di selembar buku tulis tersebut masih dipegang korban Ronauli Simamora‎ saat masih sekarat, dengan leher tergantung kain panjang.

"Saya minta maaf saya tidak bisa jadi istri yang baik buat abang, saya titip anak kita, kelak dia dapat jadi kebanggaan abang, dan maaf saya harus pergi selamanya, saya tidak sanggup lagi. Semoga abang bahagia juga Elsa"‎, demikian isi surat ditulis oleh Ronauli Simamora untuk suaminya sebelum gantung diri.

Sebelumnya, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, SIK, M.Si, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, SH mengatakan korban ditemukan tergantung di pintu kamarnya oleh tetangganya pada Jumat sore (19/10/2018) sekira pukul 17.30 WIB.

Jumat sore, tetangga korban bernama Rosmawati belanja kebutuhan harian ke rumah korban, namun beberapa kali dipanggil tidak ada jawaban dari si empunya rumah.‎

Karena tidak ada jawaban, dan pintu rumah terkunci, anak Rosmawati mencoba mengintip dari jendela kamar, dan dilihat korban Ronauli sudah tergantung di pintu kamarnya.

Kejadian diberitahukan Rosmawati ke warga sekitar, dan security PT. RAKA. Karena pintu terkunci, security bersama suami korban, dibantu warga terpaksa mendobrak pintu depan rumah korban.

"Korban langsung diturunkan dan dibawa ke klinik perusahaan. Karena saat itu denyut nadi korban masih terasa, korban langsung dilarikan ke Klinik HMC Kandis," jelas Ipda Nanang.

‎ Meski telah mendapatkan penanganan medis di Klinik HMC Kandis, sambung Ipda Nanang, namun nyawa korban Ronauli tidak tertolong lagi.‎

Berdasarkan hasil visum dilakukan dr. Sinta di Klinik HMC Kandis, korban telah meninggal dunia dikarenakan gantung diri. Hal itu ditandai keluarnya darah dan air liur dari mulut korban.

Ipda Nanang menambahkan dari lokasi kejadian gantung diri Ronauli Simamora, polisi mengamankan barang bukti berupa kain panjang digunakan korban untuk gantung diri, jirigen air, serta sepucuk surat ditulis korban untuk sang suami.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diduga Cabuli ABG, Kades Pedekik dan Barang Bukti Dilimpahkan ke JPU
- Penyidik KPK Geledar Kantor dan Rumah Dinas Walikota Dumai
- Truck Vs Innova di Duri, Seorang Penumpang Tewas
- Gubri dan Kepala BNNP Ekspos 70 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Sitaan 4 Bulan
- 4 Terdakwa Tunda Vonis, Seorang Terdakwa Korupsi Alkes RSUD AA Dihukum 14 Bulan Penjara
- Parah, Tiga Remaja di Tapung Kabupaten Kampar Gilir Anak Dibawah Umur
- Bertengkar dengan Ipar Masalah Hutang, Pria Setengah Abad di Pekanbaru ini Tewas
- Diduga Aniaya Tersangka Jambret,
Tiga Personel Polsek Bangko Rohil Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Gelembugkan Suara Caleg PAN, PPK di Kuansing Dipolisikan
- Gelapkan Dana Desa,
Mantan Kades di Meranti dan Tiga Stafnya Dituntut 2 Hingga 5 Tahun Penjara

- Tak Ditahan, 5 Personil Polres Kuansing Terus Diperiksa Terkait Kematian Warga Jake
- Razia Penginapan Jelang Ramadhan,  3 Pasangan Haram Dicokok Petugas Gabungan di Bengkalis
- Ketika Kapolresta Pekanbaru Rela Nyebur Banjir Demi Lalin Lancar
- Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar
- Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
- Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis

- Pelaku Penusukan dan Pengeroyokan Terhadap Anggota Polda Riau Ternyata Geng Motor
- Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara Dibagi-bagi
- Tewas Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Empat Anak Warga Jake, Kuansing Kini Yatim
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com