Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

Rabu, 17 Juli 2019 15:03
Sah, Musliadi - Supriati Berpasangan Pilkada Kuansing 2020

Rabu, 17 Juli 2019 14:34
Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal

Rabu, 17 Juli 2019 14:09
Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

Rabu, 17 Juli 2019 13:23
Festival Layang-layang akan Meriahkan Hari Adhyaksa di Bengkalis

Rabu, 17 Juli 2019 11:16
76 Tim Siap Beradu Cepat di Pacu Jalur Pangean Rayon II

Rabu, 17 Juli 2019 10:52
Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi

Rabu, 17 Juli 2019 10:45
Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas

Rabu, 17 Juli 2019 07:22
Temui Dirut LPDP, Gubri Harap Beasiswa untuk Mahasiswa Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 Nopember 2018 17:02
LHK Riau Sebut Nasib Perambah Hutan PT. Ronatama di Inhu Ditangan PN Rengat

Perkara dugaan kasus perambahan HPT oleh PT. Ronatama telah P. 21. Nasib kebun perusahaan kini berada di PN Rengat.

Riauterkini-RENGAT-Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Propinsi Riau menegaskan, nasib kebun PT.Ronatama yang diduga telah melakukan perambahan hutan HPT di Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal, Inhu berada di tangan Pengadilan Negeri (PN) Rengat.

Penegasan Dinas LHK Propinsi Riau terkait nasib kebun PT.Ronatama yang menunggu putusan PN Rengat, karena saat ini PN Rengat tengah menangani kasus pidana pelaku perambah hutan HPT Martua Sinaga (48) mantan Askep PT.Ronatama. Disampaikan Kadis LHK Propinsi Riau Ervin Rizaldi, Rabu (7/11/18) melalui selulernya.

"Berkas perkara tersangka MS telah dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Rengat, karena telah P.21 sesuai KUHAP. Terkait aktifitas kebun tersebut tentu menunggu hasil persidangan yang sedang berjalan," tegasnya.

Saat ditanya sanksi apa yang akan diterapkan terhadap kebun PT.Ronatama yang diduga telah melakukan perambahan hutan HPT, untuk kemudian dialih fungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit dengan luas mencapai ratusan hektar tanpa adanya izin pelepasan atau pinjam pakai dari KLHK RI. Kadis LHK Propinsi Riau mengatakan menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

"Tergantung putusan pengadilan, kita tunggu proses hukum," ungkapnya.

Sementara itu Humas PN Rengat, Immanuel Sirait saat dikonfirmasi melalui selulernya terkait nasib kebun PT.Ronatama yang berada di PN Rengat mengatakan, saat ini pihaknya tengah menangani kasus pidana dugaan perambahan hutan HPT oleh person bukan korporasi atau perusahaan.

"Yang sedang diadili di PN Rengat adalah Martua Sinaga dan bukan PT.Ronatama," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Martua Sinaga Askep PT.Ronatama sempat buron selama setahun dan kemudian ditangkap tim KLHK Propinsi Riau bersama tim kejaksaan, untuk kemudian diajukan ke PN Rengat karena diduga telah melakukan perambahan hutan HPT dengan alat bukti dua unit eksavator di Desa Siambul Kecamatan Batang Gansal, Inhu dengan luas mencapai ratusan hektar. Tanpa adanya izin pelepasan atau pinjam pakai dari KLHK RI. *** (guh)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM
- Tiga Buron, Dua Copet Spesialis Angkot di Pekanbaru Dibekuk Polisi
- Dijambret, Ibu Bercadar Pingsan di Trotoar Jalan Sumatera Pekanbaru
- Polda Riau Selidiki Penemuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Dua Maling Spesialis Rumah Kos di Duri Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com