Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 17 Nopember 2018 18:16
Diterima Pemkab Siak,
BRK Serahkan CSR Berupa Asrama Tahfidz Al Alim dan 3 RKB SD Sains Tahfizh Islamic Center


Sabtu, 17 Nopember 2018 17:55
Walikota Pekanbaru Panen Pedet dan Luncurkan Agrotec Farm System di Kelurahan Agrowisata

Sabtu, 17 Nopember 2018 17:25
Disnaker Riau Saksikan Penandatangan PKB Serikat Pekerja di Pelalawan

Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:12
Puting Beliung Rusak Dua Unit Rumah di Kuindra, Inhil

Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Sabtu, 17 Nopember 2018 13:24
Kenalkan Lebih Mendalam Mengani Media Siber, Riauonline.co.id Taja Seminar NuMedia Cyber

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:35
Setelah Kampar, BKD Riau Kembali Gelar Touring Road to Siak

Sabtu, 17 Nopember 2018 11:18
Reuni Perak Alumni SMPN 4 Pekanbaru, Donor Darah dan ke Panti Asuhan

Sabtu, 17 Nopember 2018 10:58
Kejaksaan Negeri Teluk Kuantan Menjadi yang Terbaik di Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Nopember 2018 13:56
Polda Riau Musnahkan 33, 51 Kilogram Sabu dan 81.213 Butir Ekstasi

Dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, narkotika jenis sabu dan ekstasi dimusnahkan, Kamis (08/11/18)

Riauterkini - PEKANBARU - Sedikitnya ada 33,51 kilogram sabu dan 81.213 <81213> butir ekstasi dimusnahkan oleh kepolisian daerah Riau. Ini merupakan barang bukti penangkapan para pelaku narkoba beberapa waktu lalu di Riau.

"Hari ini kita musnahkan narkotika jenis sabu dan ekstasi. Sabu sekitar 33,51 kilogram dari total 33,64 kilogram yang sebagian kita sisakan untuk kepentingan laboratorium dan juga barang persidangan," katanya.

Sementara untuk pil ekstasi ada sekitar 81.213 <81213> butir yang dimusnahkan dari total 81.404 <81404> butir. Sisanya yakni 186 butir untuk laboratorium dan 5 butir disisakan sebagai barang bukti di pengadilan.

Rincinya barang haram ini merupakan barang bukti dari keberhasilan kepolisian daerah riau bersama jajaran meringkus pelaku narkoba yakni FZ, RS, MK dan juga MS.

"Ini merupakan hasil yang cukup besar di wilayah Riau. Dimana kita berhasil gagalkan penyelundupan barang haram ini di tiga tempat kejadian perkara (TKP). Yakni di Dumai, Pekanbaru tepatnya jalan Arifin Ahmad dan juga Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru," terangnya.

Lanjutnya, dari penangkapan ini Kapolda mengatakan terdapat modus baru yang dilakukan oleh pelaku narkoba. Yakni menggunakan kemasan teh berwarna hijau yang lain dari barang bukti yang sebelumnya sempat ditangkap. Selain itu menggunakan kemasan produk makanan jenis abon yang memang belum pernah diamankan di wilayah Riau.

Menurutnya, melihat maraknya peredaran narkoba di wilayah Riau pihaknya perlu untuk lebih mempersempit ruang gerak pelaku narkoba. Dimana hal tersebut juga atensi markas besar kepolisian yang menyebit Riau cukup rawan peredaran narkoba. Bahkan juga sebagai lalu lintas penyelundupan namun bukan menjadi tempat memproduksi.

"Ini pengaruh dari geografis Riau yang sangat dekat dengan selat Malaka yang kemudian masuk kr Riau melalui jalur pelabuhan tikus di pesisir," katanya.

Untuk itu, Ia berharap masayarakat juga lebih peduli dan ikut andil dalam mencegah peredaran dan pemberantasan narkoba fi wilayah Riau. Tentu pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Mulai dari pemerintah, TNI dan juga lapisan masyarakat.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Rusak Sepanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid
- ‎Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul
- Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova
- Satpolair Bengkalis Sosialisasi Kambtibmas Perairan
- Polsek Minas Terus Dalami Temuan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Mobil Innova
- Termasuk Seorang Caleg dan Seorang PPK,
Penangguhan Penahanan Tersangka Judi di Pangkalan Lesung Ditolak

- Ditinggal Mandi di SPBU, Mobil Innova Ini Dititipi Mayat Bayi Laki-laki
- Lutut Isteri Disenggol,
Seorang Nelayan di Patang Parang, Inhil Bacok Tetangga

- Sidang Oknum Polisi Penganiaya Pacar,
Saksi Ahli Diingatkan Hakim Tak Ikut Tentukan Pasal Dakwaan

- Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur

- Satres Narkoba Polres Pelalalwan Amankan Pemilik 30 Kilogram Ganja
- Tangkapan Tiga BNN di Pelalawan, Ringkus Dua Bandar dan Sita Narkoba Miliaran Rupiah
- 3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian

- Terjerat Korupsi Penanggulangan Karlahut,
Jaksa Batal Tuntut Mantan Kepala BPBD Dumai dan Dua Stafnya

- Hina Bupati Kuansing, Pemilik Akun Wandi Ajo Nye Dilaporkan ke Polisi
- Tiga Pelaku Diringkus dalam Penggrebekan Narkoba di Pelalawan
- Seorang lagi Meninggal, Korban Jiwa Tembok SDN 141 Bukitraya Roboh Dua Jiwa
- Disaksikan Puluhan Warga, BNNP Riau Tangkap Bandar Ribuan Butir Ekstasi di Pelalawan
- Sudah Dipasang Peringatan, Tembok SDN 141 Pekanbaru Miring Sebelum Roboh
- Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com