Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Maret 2019 07:44
Mahasiswa Unilak Protes Dugaan Pemira Libatkan Polisi dan Diinterfensi Rektor

Senin, 25 Maret 2019 21:06
Bupati Rohul Resmikan Kantor Desa Bengkolan Salak, Gedung TK dan Pasar Desa

Senin, 25 Maret 2019 20:14
Habis Masa Jabatan, Camat Mandau Lantik Pj Kades Harapan Baru

Senin, 25 Maret 2019 20:11
Ditemui Walikota Pekanbaru, Besok Guru Kembali Mengajar Seperti Biasa

Senin, 25 Maret 2019 19:14
Lewat Sidang Paripurna, Asri Auzar Resmi Gantikan Noviwaldi Jusman Sebagai Wakil Ketua DPRD Riau

Senin, 25 Maret 2019 19:03
Pemprov Alokasikan Pembangun Kantor Korem Rp2,6 Miliar

Senin, 25 Maret 2019 17:50
Pantang Menyerah, Ratusan Guru Kukuh Tuntut Revisi Perwako Pekanbaru Nomor 7 Tahun 2019

Senin, 25 Maret 2019 17:47
GO TV Kabel Tuntut Presiden Tangani Pembatasan Siaran Piala Presiden

Senin, 25 Maret 2019 17:28
Menkes RI Sebut Diabetes, Jantung Iskemik dan Stroke di Riau Tergolong Tinggi

Senin, 25 Maret 2019 17:24
Ikut Kampanye, Bupati Bengkalis Besok Cuti Dinas

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 8 Nopember 2018 13:56
Polda Riau Musnahkan 33, 51 Kilogram Sabu dan 81.213 Butir Ekstasi

Dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo, narkotika jenis sabu dan ekstasi dimusnahkan, Kamis (08/11/18)

Riauterkini - PEKANBARU - Sedikitnya ada 33,51 kilogram sabu dan 81.213 <81213> butir ekstasi dimusnahkan oleh kepolisian daerah Riau. Ini merupakan barang bukti penangkapan para pelaku narkoba beberapa waktu lalu di Riau.

"Hari ini kita musnahkan narkotika jenis sabu dan ekstasi. Sabu sekitar 33,51 kilogram dari total 33,64 kilogram yang sebagian kita sisakan untuk kepentingan laboratorium dan juga barang persidangan," katanya.

Sementara untuk pil ekstasi ada sekitar 81.213 <81213> butir yang dimusnahkan dari total 81.404 <81404> butir. Sisanya yakni 186 butir untuk laboratorium dan 5 butir disisakan sebagai barang bukti di pengadilan.

Rincinya barang haram ini merupakan barang bukti dari keberhasilan kepolisian daerah riau bersama jajaran meringkus pelaku narkoba yakni FZ, RS, MK dan juga MS.

"Ini merupakan hasil yang cukup besar di wilayah Riau. Dimana kita berhasil gagalkan penyelundupan barang haram ini di tiga tempat kejadian perkara (TKP). Yakni di Dumai, Pekanbaru tepatnya jalan Arifin Ahmad dan juga Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru," terangnya.

Lanjutnya, dari penangkapan ini Kapolda mengatakan terdapat modus baru yang dilakukan oleh pelaku narkoba. Yakni menggunakan kemasan teh berwarna hijau yang lain dari barang bukti yang sebelumnya sempat ditangkap. Selain itu menggunakan kemasan produk makanan jenis abon yang memang belum pernah diamankan di wilayah Riau.

Menurutnya, melihat maraknya peredaran narkoba di wilayah Riau pihaknya perlu untuk lebih mempersempit ruang gerak pelaku narkoba. Dimana hal tersebut juga atensi markas besar kepolisian yang menyebit Riau cukup rawan peredaran narkoba. Bahkan juga sebagai lalu lintas penyelundupan namun bukan menjadi tempat memproduksi.

"Ini pengaruh dari geografis Riau yang sangat dekat dengan selat Malaka yang kemudian masuk kr Riau melalui jalur pelabuhan tikus di pesisir," katanya.

Untuk itu, Ia berharap masayarakat juga lebih peduli dan ikut andil dalam mencegah peredaran dan pemberantasan narkoba fi wilayah Riau. Tentu pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Mulai dari pemerintah, TNI dan juga lapisan masyarakat.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Mahasiswa Unilak Protes Dugaan Pemira Libatkan Polisi dan Diinterfensi Rektor
- Korupsi Sarpras, Dua Mantan Pejabat Dispora Riau Diadili
- Satgas Gakkum Karhutla Proses 12 tmTersangka Pembakar Lahan di Riau
- Pemulung di Duri Temukan Jasad Bayi di Tepian Kali
- Hilang Saat ke Sawah, Seorang Nenek Ditemukan Tewas di Semak
- Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com