Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Ahad, 21 April 2019 20:09
Bawaslu : Otak atik Suara Peserta Pemilu, Bisa Dipidana

Ahad, 21 April 2019 19:46
Petugas Pemilu yang Berkorban

Ahad, 21 April 2019 16:59
Bakal Ditinjau Bupati,
6.086 Siswa SMP Sederajat di Pelalawan Besok Ikuti UN


Ahad, 21 April 2019 16:55
HUT ke-22, Iwara Buat Acara Meriah

Ahad, 21 April 2019 16:06
Lomba Burung Berkicau KNPI Rohul Cup 1 Diramaikan Pecinta Burung dari Tiga Provinsi

Ahad, 21 April 2019 14:47
Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau


Ahad, 21 April 2019 10:54
Asia Farm Resmi Dibuka, Destinasi Wisata Penuh Edukasi di Pekanbaru

Ahad, 21 April 2019 10:12
Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:05
Bupati Mursini Wisuda Ribuan Murid TPA se-Kuansing

Ahad, 21 April 2019 10:02
Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 9 Nopember 2018 08:28
Dibahas Potensi Kerawanan Penilu 2019 di Kawasan Batas Kampar-Rohul

Kawasan perbatasan Kabupaten Kampar dan Rohul dianggap rawan di Pemilu 2019. Persoalannya dibahas dan dicarikan solusi.

Riauterkini-BANGKINANG - Konflik perbatasan antara Kabupaten Kampar dengan Kabupaten Rokan Hulu merupakan masalah serius yang harus dituntaskan oleh pemerintah daerah. Hal ini menjadi salah satu potensi kerawanan masalah pada pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang.

Hal ini dibahas serius dalam rapat sinergitas Operasi Mantap Brata Muara Takus 2018 di Gedung Serbaguna Mapolres Kampar, Kamis (8/11/2018). Rapat ini diikuti berbagai elemen diantaranya Bupati Kampar yang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Jamalus, perwakilan Dandim 0313/KPR, Danyon 132/Bima Sakti, Kajari Kampar, Ketua PN Bangkinang, Kalapas Kelas II B Bangkinang, Ketua KPU Kampar Yatarullah dan ketua PPK se-Kabupaten Kampar, Ketua Bawaslu Kampar Syawir Abdullah beserta ketua Panwascam se-Kabupaten Kampar, Ketua PWI Kabupaten Kampar Akhir Yani dan sejumlah wartawan, pimpinan partai politik, Kapolsek, tokoh masyarakat dan lainnya.

Diskusi hangat ini berawal dari pemaparan Kasat Intel Polres Kampar AKP Junaidi menyampaikan tiga potensi kerawanan pada Pemilu 2019 yang telah dipetakan oleh pihaknya.

Dikatakan, ada beberapa wilayah yang diklaim masuk Kabupaten Rohul. Selain itu di sejumlah wilayah perusahaan izinnya dikeluarkan Pemkab Kampar namun diklaim masuk wilayah Rohul. Semua izin lokasi dikeluarkan Pemkab Kampar sedangkan untuk PT SAM II dikeluarkan masing-masing Pemkab," beber Junaidi. Disamping itu ada sebagian wilayah Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu seluas 15.000 hektare dengan 1.500 kepala keluarga juga diklaim masuk Rohul.

Pemkab Rohul telah masukkan data ke Dirjen Kemendagri perihal sebagian wilayah Danau Lancang masuk wilayah mereka.

Junaidi juga mengatakan, pada tanggal 22-26 Oktober adanya penambahan e KTP oleh Disdukcapil Rohul di lima kantor desa yang bersengketa dengan Kampar wilayah Kecamatan Tapung Hulu. Saat itu ada perekaman dilakukan kepada pemilih pemula yang masih mengikuti KK orang tua. Jumlah rata-rata 5 sampai 20 orang per desa.

Menanggapi hal ini, Ketua KPU Kampar Yatarullah mengklaim bahwa sebenarnya proses lima desa yang jadi rebutan antara Pemkab Kampar dengan Rohul sudah clear, sudah ada keputusan inkrah dari pemerintah. "Sepertinya tak ada upaya lagi. Sekarang political will ada di provinsi untuk penentuan tapal batas," ujar Yatarullah.

Ia menegaskan, hak pilih warga yang ada di daerah tersebut tetap terjaga dan KPU tidak memiliki istilah status quo untuk pemilih. "Bagaimanapun pemilih itu selagi ada di wilayah Indonesia bahkan luar negeri apalagi nota bene di wilayah kita sendiri tetap diberikan hak pilih," tegas Yatar.

Dia berjanji akan berkoordinasi dengan KPU Provinsi Riau dan KPU Rohul terkait hal ini.

Ketua Bawaslu Kampar Syawir Abdullah menegaskan, terkait lima desa, Bawaslu Kampar sudah berkomitmen dengan Bawaslu Rohul. "Kalau ada masyarakat ber KTP Rohul dan ada di wilayah Kampar dan tak mau dicoklit oleh PPK Kampar maka diberi catatan khusus dan pada hari H tidak diberikan hak pilih karena mereka merasa Rohul tapi mereka ada di wilayah Kabupaten Kampar," tegas Syawir.

Terkait batas wilayah bukan kewenangan Bawaslu Kampar. "Kita sudah koordinasi dengan Disdukcapil untuk melakukan perekaman bagi yang belum melakukan perekaman e KTP," terangnya.

Perwakilan Pemkab Kampar yang diwakili Kepala Kantor Kesbangpol Jamalus berjanji akan menyampaikan masalah tapal batas ini kepada pimpinannya.

Dalam kesempatan ini Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira menyampaikan, rapat sinergitas ini dilakukan secara rutin agar Pemilu damai yang diharapkam tercapai. Rapat ini juga untuk meminimalisir permasalahan yang terjadi baik menjelang Pemilu maupun pada saat Pemilu 2019.

Tidak hanya di tingkat kabupaten, namun pihaknya juga melakukan di berbagai kecamatan. Sebelumnya digelar di Kecamatan BangKota dan selanjutnya di wilayah hukum Polsek Bangkinang Barat.

Ia mengharapkan pengurus parpol dan calon anggota legislatif hadir di setiap rapat sinergitas ini.*(man)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com