Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Nopember 2018 15:12
Ops Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, Pelanggar Lalu Lintas di Rohul Meningkat 14,35 Persen

Walaupun berbagai operasi tertib berlalu lintas sudah kerap dilakukan, namun ternyata pelanggaran yang dilakukan para pengguna jalan tidak otomatis berkurang. Paling tidak, ini terbukti di Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasi Zebra Muara Takus 2018 dimulai dari 30 Oktober lalu telah berakhir Senin 12 November 2018 kemarin. Dari operasi selama 14 hari di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), pelanggaran lalu lintas meningkat sekira 14,35 persen dibanding tahun 2017.

Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui Kasat Lantas Polres Rohul AKP Irnanda Oktora, mengatakan pelanggaran terjadi di Ops Zebra ‎Muara Takus 2018 meningkat dibanding Ops Zebra Muara Takus 2017.

AKP Irnanda menerangkan pada Ops Zebra Muara Takus 2018, Satlantas Polres Rohul menilang 765 pengendara. Sedangkan pada Ops Zebra 2017 polisi menilang 669 pengendara atau naik 14, 35 persen.

Satlantas Polres Rohul juga memberikan sebanyak 434 teguran kepada pengendara selama Ops Zebra 2018. Sedangkan pada Ops Zebra Muara Takus 2017 ada 68 pengendara diberi teguran.

"Jadi kalau dilihat dari data Ops Zebra Muara Takus 2018 pelanggaran ‎meningkat. Kesadaran masyarakat berlalu lintas bisa dibilang masih rendah," jelas AKP Irnanda Oktora‎, Selasa (13/11/2018).

AKP Irnanda mengungkapkan jenis pelanggaran lalu lintas selama Ops Zebra Muara Takus 2018 masih didominasi pengendara sepeda motor dengan jumlah 526 pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm 314 kasus, melawan arus 5 kasus, anak di bawah umur 39 kasus, dan menggunakan handphone saat berkendara ada 2 kasus.

Sementara, pelanggaran lalu lintas melibatkan mobil 239 kasus, dengan rincian mobil penumpang 119 kasus, dan mobil barang 120 kasus.

"Untuk profesi pelanggaran masih didominasi karyawan sekira 328 kasus, sedangkan PNS 33 pelanggaran, pelajar atau mahasiswa 201, dan pengemudi 78 pelanggaran," ungkap Kasat Lantas Polres Rohul.

Usia pelanggar lalu lintas sendiri didominasi pengendara berusia antara 16 tahun sampai 20 tahun dengan jumlah pelanggar ‎219. Usia 21 tahun sampai 25 tahun ada 209, sedangkan umur 0 tahun sampai 15 tahun ada 63 pelanggar.

Menurut ‎AKP Irnanda, adanya peningkatan pelanggaran tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Satlantas ke depan, untuk melakukan langkah preventif kepada masyarakat, serta menanamkan rasa agar terus taat terhadap peraturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya.

Langkah preventif yang telah dilakukan sendiri mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman dan penyuluhan cara berkendara yang baik dan benar, serta memasang imbauan berupa spanduk dan lainnya.

"Kita sudah mencanangkan Desa Babussalam Kecamatan Rambah sebagai Desa Tertib Lalu Lintas, agar masyarakat termotivasi untuk mematuhi lalu lintas," terangnya.

AKP Irnanda mengatakan Kepolisian akan merasa bangga bila jumlah pelanggaran sedikit atau menurun. Hal itu menandakan masih rendahnya kesadaran masyarakat.

"Kita berharap kesadaran masyarakat bisa meningkat untuk mematuhi lalu lintas, sehingga dampak ditimbulkan bisa berkurang akibat kesadaran masyarakat meningkat," pungkas Kasat Lantas Polres Rohul AKP Irnanda..***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com