Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:01
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 16:54
Pemkab Rohul Punya 4 Target Pembangunan Daerah Tahun 2020, Perbankan Siap Backup

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:28
Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:19
Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 13 Nopember 2018 15:12
Ops Zebra Muara Takus 2018 Berakhir, Pelanggar Lalu Lintas di Rohul Meningkat 14,35 Persen

Walaupun berbagai operasi tertib berlalu lintas sudah kerap dilakukan, namun ternyata pelanggaran yang dilakukan para pengguna jalan tidak otomatis berkurang. Paling tidak, ini terbukti di Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Operasi Zebra Muara Takus 2018 dimulai dari 30 Oktober lalu telah berakhir Senin 12 November 2018 kemarin. Dari operasi selama 14 hari di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), pelanggaran lalu lintas meningkat sekira 14,35 persen dibanding tahun 2017.

Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, melalui Kasat Lantas Polres Rohul AKP Irnanda Oktora, mengatakan pelanggaran terjadi di Ops Zebra ‎Muara Takus 2018 meningkat dibanding Ops Zebra Muara Takus 2017.

AKP Irnanda menerangkan pada Ops Zebra Muara Takus 2018, Satlantas Polres Rohul menilang 765 pengendara. Sedangkan pada Ops Zebra 2017 polisi menilang 669 pengendara atau naik 14, 35 persen.

Satlantas Polres Rohul juga memberikan sebanyak 434 teguran kepada pengendara selama Ops Zebra 2018. Sedangkan pada Ops Zebra Muara Takus 2017 ada 68 pengendara diberi teguran.

"Jadi kalau dilihat dari data Ops Zebra Muara Takus 2018 pelanggaran ‎meningkat. Kesadaran masyarakat berlalu lintas bisa dibilang masih rendah," jelas AKP Irnanda Oktora‎, Selasa (13/11/2018).

AKP Irnanda mengungkapkan jenis pelanggaran lalu lintas selama Ops Zebra Muara Takus 2018 masih didominasi pengendara sepeda motor dengan jumlah 526 pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm 314 kasus, melawan arus 5 kasus, anak di bawah umur 39 kasus, dan menggunakan handphone saat berkendara ada 2 kasus.

Sementara, pelanggaran lalu lintas melibatkan mobil 239 kasus, dengan rincian mobil penumpang 119 kasus, dan mobil barang 120 kasus.

"Untuk profesi pelanggaran masih didominasi karyawan sekira 328 kasus, sedangkan PNS 33 pelanggaran, pelajar atau mahasiswa 201, dan pengemudi 78 pelanggaran," ungkap Kasat Lantas Polres Rohul.

Usia pelanggar lalu lintas sendiri didominasi pengendara berusia antara 16 tahun sampai 20 tahun dengan jumlah pelanggar ‎219. Usia 21 tahun sampai 25 tahun ada 209, sedangkan umur 0 tahun sampai 15 tahun ada 63 pelanggar.

Menurut ‎AKP Irnanda, adanya peningkatan pelanggaran tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Satlantas ke depan, untuk melakukan langkah preventif kepada masyarakat, serta menanamkan rasa agar terus taat terhadap peraturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya.

Langkah preventif yang telah dilakukan sendiri mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman dan penyuluhan cara berkendara yang baik dan benar, serta memasang imbauan berupa spanduk dan lainnya.

"Kita sudah mencanangkan Desa Babussalam Kecamatan Rambah sebagai Desa Tertib Lalu Lintas, agar masyarakat termotivasi untuk mematuhi lalu lintas," terangnya.

AKP Irnanda mengatakan Kepolisian akan merasa bangga bila jumlah pelanggaran sedikit atau menurun. Hal itu menandakan masih rendahnya kesadaran masyarakat.

"Kita berharap kesadaran masyarakat bisa meningkat untuk mematuhi lalu lintas, sehingga dampak ditimbulkan bisa berkurang akibat kesadaran masyarakat meningkat," pungkas Kasat Lantas Polres Rohul AKP Irnanda..***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tukang Kredit Keliling di Pelalawan Jadi Korban Perampokan Disertai Pembunuhan
- Tim Opsnal Polres Rohul Tangkap 3 Pemain Dadu Adroid di Desa Kepenuhan Jaya
- Terkait Pencemaran Nama Baik,
Wartawan Novrizon Burman Layangkan Somasi ke Kepala SKK Migas Sumbagut

- Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara
- Juru Tulis dan Bandar Togel di Sorek Pelalawan Diciduk
- Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan,
Pengusaha Sawit Ini Dituntut 3 Tahun Penjara

- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com