Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak


Rabu, 12 Desember 2018 16:48
RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

Rabu, 12 Desember 2018 16:44
Sayangkan Banyak Anggota Dewan Tak Ngantor,
Pimpinan DPRD Riau: Masih Banyak Tugas yang Harus Diselesaikan


Rabu, 12 Desember 2018 16:32
Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit


Rabu, 12 Desember 2018 16:23
Penerima King Faisal Prize Irwandi Jaswir Tampil di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 15:36
Jelang Akhir Tahun Program EVP Beri Manfaat Untuk Warga

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2018 09:51
Korban Jiwa Tembok SDN 141 Runtuh Hanya Satu, Seorang Korban Kritis

Informasi saksi yang melihat ada dua korban meninggalkan akibat tembok SDN 141 Bukitraya runtuh kurang tepat. Meninggal hanya seorang. Seorang lagi dalam kondisi kritis di RS Syafira Pekanbaru.

Riauterkini-PEKANBARU- Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto meluruskan informasi saksi korban ambruknya tembok SDN 141 Bukitraya, Pekanbaru, bahwa ia melihat ada dua korban meninggal dunia. Sebenar ya, korban meninggal hanya satu. Sementara seorang korban lagi masih dalam kondisi kritis dan kini tengah dalam perawatan intensif di RS Syahfira Pekanbaru.

“Sejauh ini korban meninggal hanya satu. Sementara seorang korban lagi yang sama-sama dalam kondisi tak sadar akibat tertimpa rubuhnya tembok kondisinya masih kritis dan kini dirawat di Rumah Sakit Syafira,” tutur Kombes Pol Susanto kepada riauterkini, Rabu (14/11/18).

Dijelaskan Susanto, indentitas korban meninggal dunia adalah Yanitra Octavizoli (17), siswi kelas III SMAN 14 Pekanbaru yang tinggal di Jalan Abidin No.17 Kelurahan Simpang Tiga Pekanbaru.

Korban meninggal berada di lokasi kejadian karena mengantar adiknya, Rasyad Agus Triono (7) yang bersekolah di SDN 141. Kondisi adik korban hanya luka ringan dan hanya dirawat jalan.

Sementara seorang korban kritis adalah William Maleaki (7). Korban merupakan anak keluarga yang tinggal di Jalan Pinang Perumahan Griya Tika Pasir Putih, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Saat ini korban tengah dalam perawatan tim medis RS Syafira Pekanbaru.

Korban luka ringan lainnya ada dua. Yakni Rahma (32) warga Jalan Perum GTU Bukitraya dan Marwan (42( warga Jalan Sepakat Kulim.

Peristiwa runtuhnya tembok SDN 141 Bukitraya tersebut terjadi sekitar pukul 7.00 WIB. Ketika itu, banyak orang tua atau keluarga sedang mengantar murid masuk sekolah. Mendadak saja tembok ambruk dan menimpa warga dan murid yang baru sampai.

Selain korban meninggal dan luka-luka di atas, material tembok juga menimpa 7 unit sepeda motor hingga rusak cukup parah.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Polres Bengkalis Tetapkan Dua Tekong Sebagai Tersangka

- Merampok di Inhu Dua Pelaku Ditangkap di Jambi
- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat

- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com