Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau

Kamis, 23 Mei 2019 22:13
Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI

Kamis, 23 Mei 2019 21:25
Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya

Kamis, 23 Mei 2019 20:41
Melanjutkan Tradisi Baik,
Riauterkinicom Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi-bagi THR


Kamis, 23 Mei 2019 20:35
10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Siak Kembali Lanjutkan Pembangunan SDN 01 di 2020

Kamis, 23 Mei 2019 20:17
‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru

Kamis, 23 Mei 2019 20:12
PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera

Kamis, 23 Mei 2019 17:09
Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis

Kamis, 23 Mei 2019 17:07
Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau

Kamis, 23 Mei 2019 16:59
DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2018 16:42
3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian


Dua anggota sindikat spesialis pencuri di dalam toko asal Sumatera Utara, ditangkap saat beraksi di toko pakaian Bandung Fashion di Desa Babussalam, Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dua anggota sindikat spesialis pencuri di dalam toko asal Sumatera Utara ditangkap saat tengah beraksi di toko pakaian Bandung Fashion berlokasi di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Seorang laki-laki inisial EP alias Pr (30) warga Dusun XIV KR Nongko I Bandar Klippa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, dan rekannya inisial AL (43) warga Jalan Asrama Widuri Blok Utop No 54 Medan berhasil ditangkap warga, sedangkan 3 pelaku lagi yang mengendarai mobil Toyota Avanza berhasil kabur.

Sesuai laporan pemilik toko pakaian Bandung Fashion Wella Novyana ke polisi, saat kejadian Jumat (26/11/2018) sekira pukul 15.13 WIB, pelaku EP bersama teman wanitanya inisial AL, serta dua rekan lain turun dari mobil Toyota Avanza, lalu mereka belanja di Toko Bandung Fashion, sedangkan seorang lagi menunggu di dalam mobil.

Dua laki-laki dan dua wanita masuk ke toko Bandung Fashion untuk mencari baju dan celana. Pelangan lelaki memilih baju dan celana yang tidak biasa dibeli pelanggan. Meski sekira satu jam di dalam toko, namun mereka hanya membeli baju serta celana dengan harga sekira Rp 100 ribu.

Karena pemilik dan karyawan toko curiga terhadap empat pelanggan tersebut, pelapor Wella Novyana dan seorang karyawannya bernama Isma mengecek rekaman CCTV.

"Di rekaman CCTV terlihat pelanggan perempuan tengah mencuri pakaian berupa baju dan celana, lalu karyawan tersebut melakukan pendataan akurat," jelas Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, Rabu (14/‎11/2018).

Dari pendataan, ternyata ada 14 celana panjang, 11 celana pendek, 35 baju kaos, 8 kemeja, dan 13 baju koko sudah hilang dari pajangan dari pajangan di dalam toko.

Mendengar informasi ada pencurian pakaian di Toko Bandung Fashion dilakukan 4 pelaku, warga berhasil menangkap dua pelaku inisial EP dan AL. Sedangkan tiga pelaku lagi berhasil kabur dengan mobil Toyota Avanza.

Karena warga semakin ramai, kedua pelaku harus diamankan di rumah warga. Kejadian kemudian dilaporkan warga ke Polsek Rambah. Kanit Reskrim dan anggota langsung datang ke Toko Bandung Fashion dan menggelendang keduanya ke Mapolsek.

"Hasil introgasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dan sudah mencuri pakaian di Toko Bandung Fashion enam kali bersama tiga temannya yang berhasil melarikan diri," kata Ipda Nanang.

Selain itu, ungkap Ipda Nanang, ketiga pelaku yang melarikan diri masuk DPO Kepolisian, yaitu inisial SA, Iw dan An.

Selain menangkap 2 pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa 1 baju warna putih merk Country Pasta. Sedangkan pakaian hasil jarahan lain dibawa kabur tiga pelaku. Ipda Nanang memperkirakan pelapor mengalami kerugian sekira Rp11 juta.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis
- Dituntut 4 Tahun, Hakim PN Pelalawan Vonis Aheng Dua Tahun Penjara
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro, Bengkalis Disidang Pekan Depan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com