Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 19:30
Lusa, SBY Dijadwalkan Empat Hari di Riau

Rabu, 12 Desember 2018 19:24
Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata

Rabu, 12 Desember 2018 18:36
Timsel II Diduga Tidak Profesional, Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Menuai Protes

Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak


Rabu, 12 Desember 2018 16:48
RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

Rabu, 12 Desember 2018 16:44
Sayangkan Banyak Anggota Dewan Tak Ngantor,
Pimpinan DPRD Riau: Masih Banyak Tugas yang Harus Diselesaikan


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 14 Nopember 2018 16:42
3 Lagi Kabur,
Dua Sindikat Pencuri Pakaian Antar Provinsi Ditangkap Warga Pasirpangaraian


Dua anggota sindikat spesialis pencuri di dalam toko asal Sumatera Utara, ditangkap saat beraksi di toko pakaian Bandung Fashion di Desa Babussalam, Rohul.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Dua anggota sindikat spesialis pencuri di dalam toko asal Sumatera Utara ditangkap saat tengah beraksi di toko pakaian Bandung Fashion berlokasi di Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Seorang laki-laki inisial EP alias Pr (30) warga Dusun XIV KR Nongko I Bandar Klippa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, dan rekannya inisial AL (43) warga Jalan Asrama Widuri Blok Utop No 54 Medan berhasil ditangkap warga, sedangkan 3 pelaku lagi yang mengendarai mobil Toyota Avanza berhasil kabur.

Sesuai laporan pemilik toko pakaian Bandung Fashion Wella Novyana ke polisi, saat kejadian Jumat (26/11/2018) sekira pukul 15.13 WIB, pelaku EP bersama teman wanitanya inisial AL, serta dua rekan lain turun dari mobil Toyota Avanza, lalu mereka belanja di Toko Bandung Fashion, sedangkan seorang lagi menunggu di dalam mobil.

Dua laki-laki dan dua wanita masuk ke toko Bandung Fashion untuk mencari baju dan celana. Pelangan lelaki memilih baju dan celana yang tidak biasa dibeli pelanggan. Meski sekira satu jam di dalam toko, namun mereka hanya membeli baju serta celana dengan harga sekira Rp 100 ribu.

Karena pemilik dan karyawan toko curiga terhadap empat pelanggan tersebut, pelapor Wella Novyana dan seorang karyawannya bernama Isma mengecek rekaman CCTV.

"Di rekaman CCTV terlihat pelanggan perempuan tengah mencuri pakaian berupa baju dan celana, lalu karyawan tersebut melakukan pendataan akurat," jelas Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, Rabu (14/‎11/2018).

Dari pendataan, ternyata ada 14 celana panjang, 11 celana pendek, 35 baju kaos, 8 kemeja, dan 13 baju koko sudah hilang dari pajangan dari pajangan di dalam toko.

Mendengar informasi ada pencurian pakaian di Toko Bandung Fashion dilakukan 4 pelaku, warga berhasil menangkap dua pelaku inisial EP dan AL. Sedangkan tiga pelaku lagi berhasil kabur dengan mobil Toyota Avanza.

Karena warga semakin ramai, kedua pelaku harus diamankan di rumah warga. Kejadian kemudian dilaporkan warga ke Polsek Rambah. Kanit Reskrim dan anggota langsung datang ke Toko Bandung Fashion dan menggelendang keduanya ke Mapolsek.

"Hasil introgasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dan sudah mencuri pakaian di Toko Bandung Fashion enam kali bersama tiga temannya yang berhasil melarikan diri," kata Ipda Nanang.

Selain itu, ungkap Ipda Nanang, ketiga pelaku yang melarikan diri masuk DPO Kepolisian, yaitu inisial SA, Iw dan An.

Selain menangkap 2 pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa 1 baju warna putih merk Country Pasta. Sedangkan pakaian hasil jarahan lain dibawa kabur tiga pelaku. Ipda Nanang memperkirakan pelapor mengalami kerugian sekira Rp11 juta.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Polres Bengkalis Tetapkan Dua Tekong Sebagai Tersangka

- Merampok di Inhu Dua Pelaku Ditangkap di Jambi
- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat

- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com