Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 23:03
Sampaikan Isu Strategis Bangun Negeri, Jaman Riau Audiensi dengan Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 21:47
Kapitra Ampera Tuding SBY Bawa Konflik ke Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 21:44
Demokrat Riau Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku Pengrusakan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 20:55
Tertangkap, Begini Pengakuan Pelaku Perusak Sejumlah Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru

Sabtu, 15 Desember 2018 20:38
Datuk Seri Setia Amanah Negara, Syamsuar Ucapkan Tahniah Atas Gelar yang Diterima Presiden RI

Sabtu, 15 Desember 2018 19:27
Antisipasi Banjir, DLH Kuansing Normalisasi Drainase di Seluruh Kecamtan

Sabtu, 15 Desember 2018 19:16
Diinstruksikan SBY, DPC Demokrat Pekanbaru Bersihkan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 18:37
‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 18:04
Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 17:54
Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur


Dua gadis belia yang bercita-cita menjadi atlet dayung ini, harus menelan pil pahit. Pasalnya, pelatih mereka sendiri yang merusak cita-cita itu dengan mencabuli mereka.

Riauterkini-PEKANBARU-Mimpi BA (12) dan FA (15) untuk menjadi atlet dayung kebanggaan pupus sudah setelah keduanya diperdaya oleh pelatih mereka sendiri, M Yamin alias Yana (48). Dengan modus menjanjikan kedua korban yang masih berstatus pelajar tersebut menjadi atlet dayung, sang pelatih M Yamin justru mencabuli mereka berdua.

Atas perbuatannya itu, tersangka pun harus mempertanggung jawabkan perbuatan di penjara usai diciduk tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Pekanbaru, Rabu (14/11/18) kemarin. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya, tersangka sudah melakukan perbuatan bejatnya itu sejak bulan September hingga Oktober 2018 silam.

Perbuatan bejat tersangka tersebut baru terbongkar pada awal November lalu karena salah satu orang tua korban curiga dengan prestasi sekolah anaknya menurun drastis. Dari situlah, sambungnya, salah satu korban pun baru berani menceritakan pada orang tuanya bahwa ia telah dijanjikan oleh tersangka akan menjadi atlet, diberi uang dan sering diajak ke hotel.

"Korban juga bercerita pada orang tuanya kalau dicabuli oleh tersangka saat berada di hotel. Setelah mendengar pengakuan korban, orang tua korban merasa tidak terima anaknya diperlakukan demikian dan langsung melapor ke kita," ujarnya kepada riauterkini.com, Kamis (15/11/18).

Masih kata Bimo, menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya kemudian melakukan undercover untuk memancing tersangka keluar dari tempat persembunyiannya. Upaya polisi pun tak sia-sia, tersangka berhasil diciduk di Jalan Tirtonadi, Kecamatan Rumbai. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit handphone milik tersangka serta sejumlah pakaian milik korban.

"Sekarang tersangka (Muhammad Yamin) sudah kita tahan. Kemungkinan masih ada korban lain dari perbuatan tersangka. Tersangka kita jerat dengan Pasal 82 jo Pasal 76 E UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 sampai 20 tahun penjara," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau

- Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
- Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
- Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.
- Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari
- Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk
- Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel
- Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis
- Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing
- Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa
- Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili
- Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati
- Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018

- Proyek Sitac Work Smart Phone tak Dibayar, PT RAB Somasi Dua Perusahaan
- Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com