Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Desember 2018 18:09
‎Pilkades Serentak 2018, Calon Kades di Rohul Diharapkan Siap Menang dan Siap Kalah

Rabu, 12 Desember 2018 17:18
Tahun Depan, DIPA Bengkalis Naik Jadi Rp3,801 Triliun dari APBN

Rabu, 12 Desember 2018 17:06
Kabupaten Peduli HAM,
Bupati Inhil Terima Penghargaan Kemenkumham RI


Rabu, 12 Desember 2018 16:55
Sekdakab Dianto Mampanini Lepas Kafilah Kuansing ke MTQ ke-37 Riau di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 16:51
Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak


Rabu, 12 Desember 2018 16:48
RSUD Telukkuantan Upayakan Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

Rabu, 12 Desember 2018 16:44
Sayangkan Banyak Anggota Dewan Tak Ngantor,
Pimpinan DPRD Riau: Masih Banyak Tugas yang Harus Diselesaikan


Rabu, 12 Desember 2018 16:32
Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit


Rabu, 12 Desember 2018 16:23
Penerima King Faisal Prize Irwandi Jaswir Tampil di Pekanbaru

Rabu, 12 Desember 2018 15:36
Jelang Akhir Tahun Program EVP Beri Manfaat Untuk Warga

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Nopember 2018 16:12
Janjikan Korban Menjadi Atlet,
Pelatih Dayung di Pekanbaru ini Cabuli 2 Pelajar Dibawah Umur


Dua gadis belia yang bercita-cita menjadi atlet dayung ini, harus menelan pil pahit. Pasalnya, pelatih mereka sendiri yang merusak cita-cita itu dengan mencabuli mereka.

Riauterkini-PEKANBARU-Mimpi BA (12) dan FA (15) untuk menjadi atlet dayung kebanggaan pupus sudah setelah keduanya diperdaya oleh pelatih mereka sendiri, M Yamin alias Yana (48). Dengan modus menjanjikan kedua korban yang masih berstatus pelajar tersebut menjadi atlet dayung, sang pelatih M Yamin justru mencabuli mereka berdua.

Atas perbuatannya itu, tersangka pun harus mempertanggung jawabkan perbuatan di penjara usai diciduk tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Pekanbaru, Rabu (14/11/18) kemarin. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya, tersangka sudah melakukan perbuatan bejatnya itu sejak bulan September hingga Oktober 2018 silam.

Perbuatan bejat tersangka tersebut baru terbongkar pada awal November lalu karena salah satu orang tua korban curiga dengan prestasi sekolah anaknya menurun drastis. Dari situlah, sambungnya, salah satu korban pun baru berani menceritakan pada orang tuanya bahwa ia telah dijanjikan oleh tersangka akan menjadi atlet, diberi uang dan sering diajak ke hotel.

"Korban juga bercerita pada orang tuanya kalau dicabuli oleh tersangka saat berada di hotel. Setelah mendengar pengakuan korban, orang tua korban merasa tidak terima anaknya diperlakukan demikian dan langsung melapor ke kita," ujarnya kepada riauterkini.com, Kamis (15/11/18).

Masih kata Bimo, menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya kemudian melakukan undercover untuk memancing tersangka keluar dari tempat persembunyiannya. Upaya polisi pun tak sia-sia, tersangka berhasil diciduk di Jalan Tirtonadi, Kecamatan Rumbai. Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit handphone milik tersangka serta sejumlah pakaian milik korban.

"Sekarang tersangka (Muhammad Yamin) sudah kita tahan. Kemungkinan masih ada korban lain dari perbuatan tersangka. Tersangka kita jerat dengan Pasal 82 jo Pasal 76 E UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 sampai 20 tahun penjara," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit

- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Polres Bengkalis Tetapkan Dua Tekong Sebagai Tersangka

- Merampok di Inhu Dua Pelaku Ditangkap di Jambi
- Mayat 'Berserakan' di Perairan Bengkalis,
Akibat Speedboat Muatan Orang Tenggelam di Perairan Rupat

- Antar Shabu Bernilai Seratusan Juta ke BS, Bengkalis, Warga Rohil Ditangkap Polisi
- Terseret Arus Banjir, Dua Warga Kampar Belum Ditemukan
- Pengacara Tak Datang, Sidang Pemalsuan Sertifikat Lahan Pengusaha Sawit Ditunda
- Tak Bisa Berenang, Seorang Bocah SMP di Labuh Baru Tenggelam di Sungai Air Hitam
- Dua Terdakwa Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri Dituntut 3 Tahun Penjara
- Satu-satunya di Riau,
Polres Bengkalis Raih Penghargaan Zona Integritas Menuju WBK 2018

- Seorang Tersangka, Polres Rohul OTT 4 Pegawai Bapenda
- Penertiban Pasar, BPOM Pekanbaru Amankan Kosmetik Senilai Rp 1 miliar
- Gelapkan Pajak Rp700 Juta, Dirut Asal Dumai Ditahan Kejati Riau
- Sejumlah Personel Polresta Pekanbaru Terima Reward dari Masyarakat
- Kejari Kuansing Gelar Upacara Hari Anti Korupsi Internasional
- Gadis di Meranti Ini Dicabuli Ayah Kandung Selama Belasan Tahun
- Kejari Meranti Gelar Apel Hari Anti Korupsi Internasional 2018
- Polres Meranti Musnahkan Narkoba Hasil Operasi Antik Muara Takus 2018
- Demo, Warga Kunto Darussalam Tuntut PT SJI Coy Kembalikan 625 Hektar Lahat Adat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com