Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 25 Mei 2019 07:19
Bupati Kampar Lantik 11 Pejabat Eselon II

Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Nopember 2018 10:30
Hasil Selingkuh, Polsek Minas Tangkap Pasangan Peletak Mayat Bayi di Mobil Innova

Misteri penemuan mayat bayi laki-laki di Mobil Innova di Minas terungkap. Pasangan selingkuh ditangkap sebagai pelaku.

Riauterkini-SIAK- Setelah melakukan proses penyidikan terhadap kasus penemuan mayat bayi laki-laki yang ditemukan dalam mobil Innova BM 1920 SR di SPBU Meranti, Minas, Siak. Jumat (16/11/18), maka Polsek Minas menangkap Ibu yang melahirkan bayi malang tersebut, dan pemilik mobil yang merupakan ayah dari bayi.

Ibu bayi malang itu adalah Azhari Fatiya alias Tiya (26) warga Perumnas Peputri Maju, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, dan ayah dari bayi yakni Nofril Yatmi alias Yayat (22) warga Jalan Sukun, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Dalam pemeriksaan di Mapolsek Minas, diketahui bahwa berawal dari laporan Nofril Yatmi telah menemukan mayat bayi tersebut dan saat itu Kepala unit Reserse Kriminal (Reskrim) RESKRIM POLSEK MINAS Iptu Darfis dan anggota Reskrim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Sim AKP Hidayat Perdana, melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa ibu dari bayi tersebut merupakan pacar dari Nofril Yatmi, yang mana Nofril Yatmi saat pemeriksaan mengakui bahwa ia menjemput mayat bayi tersebut ke rumah Azhari Fatiya ke Pekanbaru. Setelah itu, polisi langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap Azhari Fatiya di rumahnya.

Setelah itu, Azhari Fatiya mengakui Kamis (15/11/18) sekira pukul 06.00 WIB, telah melahirkan seorang  bayi dalam kondisi hidup di dalam kamar mandi rumahnya. Saat itu bayi tersebut sempat menangis, dan mendengarkan tangisan bayi tersebut Azhari Fatiya menutup mulut bayi itu dengan kain dan hingga tidak bernyawa. Saat itu Azhari Fatiya, memasukkan mayat bayi kedalam tas berwarna hitam dan menyerahkan kepada Nofril Yatmi.

Sabtu (17/11/18), keterangan Kapolres Siak AKBP Ahmad Davit melalui Kapolsek Minas Kompol Birma Naipospos, membenarkan adanya penangkapan terhadap ibu bayi laki-laki malang tersebut, dan juga menahan pemilik mobil Innova yang merupakan ayah dari bayi itu.

"Setelah dilakukan penyidikan, maka kita menangkap seorang wanita yang melahirkan bayi laki-laki tersebut. Dan juga mengamankan tersangka lainnya yakni Nofril, yang mana ia yang pertama menemukan mayat bayi itu, dan setelah diperiksa ternyata ia merupakan pacar dari seorang wanita itu," ujar Kapolsek Minas.

  Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Innova BM 1920 SR berikut dengan STNK nya, satu tas ransel warna hitam, dan kantong plastik putih. Sementara kedua tersangka terancam, Pasal 80 Ayat (3) dan Ayat (4) UU RI NO 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 338 KUHPidana Jo Pasal 341 KUHPidana Jo Pasal 342 KUHPidana.***(vila)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com