Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 23:03
Sampaikan Isu Strategis Bangun Negeri, Jaman Riau Audiensi dengan Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 21:47
Kapitra Ampera Tuding SBY Bawa Konflik ke Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 21:44
Demokrat Riau Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku Pengrusakan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 20:55
Tertangkap, Begini Pengakuan Pelaku Perusak Sejumlah Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru

Sabtu, 15 Desember 2018 20:38
Datuk Seri Setia Amanah Negara, Syamsuar Ucapkan Tahniah Atas Gelar yang Diterima Presiden RI

Sabtu, 15 Desember 2018 19:27
Antisipasi Banjir, DLH Kuansing Normalisasi Drainase di Seluruh Kecamtan

Sabtu, 15 Desember 2018 19:16
Diinstruksikan SBY, DPC Demokrat Pekanbaru Bersihkan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 18:37
‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 18:04
Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 17:54
Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Nopember 2018 14:06
Pelaku Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi Pernah Pulang ke Rohul

Warga Kota Lama, Rohul diduga pelaku pembunuh satu keluarga di Bekasi dikenal anak yang baik. Sebelum ditangkap, pelaku juga dikabarkan sempat pulang ke kampung halamanya.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- HS, terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi Jawa Barat ternyata pernah pulang ke rumah orang tuanya di Gang Gelugur, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Lurah Kota Lama, Aly Yusuf, mengatakan HS pernah pulang ke rumah orang tuanya pada Juli 2018 lalu. Aly mengaku kaget ada berita bahwa orang tua HS tinggal di daerahnya.

‎Terduga pelaku pembunuhan satu keluarga di Bekasi merupakan anak warga Kota Lama berinisial AS. HS sendiri telah ditangkap polisi saat berencana naik ke Gunung Guntur, Garut, beberapa hari lalu.

"Ya sempat kaget juga sih bang, ternyata pelakunya adalah HS yang keluarganya masih merupakan warga kita, yakni Kelurahan Kota Lama," jelas Lurah Kota Lama, Aly Yusuf.‎

Aly menuturkan, berdasarkan keterangan para tetangganya, HS merupakan anak yang baik dan tidak pernah terlibat masalah, baik dengan tetangga atau dengan temannya.

HS diketahui sejak kecil tinggal bersama orang tuanya di Kelurahan Kota Lama. Mulai Sekolah Dasar (SD), SMP, hingga SMA, dirinya juga di daera‎h ini. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 1 Kunto Darussalam pada 2015 silam, HS merantau ke Jakarta. Selama di Jakarta, HS tinggal bersama keluarganya yang dibunuhnya tersebut.

"Jadi sebenarnya mereka masih keluarga bang," ungkap Aly.

Lurah Kota Lama mengaku terkejut mendengar HS dituduh sebagai pembunuh satu keluarga di Bekasi, sebab ia dikenal anak yang baik, mudah bergaul, dan sering membantu orang tuanya.

Bila memang benar, Aly tidak menyangka apa yang membuat HS sampai tega membunuh satu keluarga, dimana mereka masih ada hubungan keluarga.‎

Aly mengaku sudah datang ke rumah orang tua HS, namun dirinya hanya bertemu dengan adik kelima HS yang masih duduk di bangku Kelas 2 atau Kelas 11 SMA.‎

‎ Orang tua HS, sambung Aly, sudah pergi ke Samosir tempat dikebumikannya jenazah korban satu keluarga yang dibunuh oleh anaknya HS, sebab mereka masih memiliki hubungan saudara.

Aly mengharapkan keluarga HS dan keluarga korban tabah menghadapi masalah tersebut, dan menyerahkan proses hukum HS kepada pihak berwajib.

"Semoga saja keluarga di sini tetap tabah, dan HS juga mempertanggungjawabkan seluruh perbuatanya kepada penegak hukum," pungkas Lurah Kota Lama, Aly Yusuf.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau

- Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
- Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
- Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.
- Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari
- Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk
- Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel
- Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis
- Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing
- Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa
- Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili
- Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati
- Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018

- Proyek Sitac Work Smart Phone tak Dibayar, PT RAB Somasi Dua Perusahaan
- Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com