Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 12:18
Vendor RS Pertamina Rekrutmen Naker Tak Lapor Disnakertrans Dumai

Senin, 18 Pebruari 2019 12:13
Wan Thamrin Mulai Berangsur Bawa Pakaian dari Rumah Dinas

Senin, 18 Pebruari 2019 10:35
Cuaca Buruk Tunda MoU Bidang Perdata dan TUN BRK dengan Kejati Riau

Senin, 18 Pebruari 2019 10:21
Sehari Jelang Lengser, Gubri Ingatkan Kerja Optimal dan Jangan Ada Lagi Mogok

Senin, 18 Pebruari 2019 07:39
Dinas PUPR Kuansing Jamin Perbaiki Jalan Ambalas di Kuantan Tengah

Senin, 18 Pebruari 2019 07:20
Musda 3 Pajero Sport Family Riau Chapter Pilih Gusri jadi Ketua

Senin, 18 Pebruari 2019 04:12
13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil

Ahad, 17 Pebruari 2019 22:12
Perbaikan 7 Ruas Jalan Kota Tembilahan, Bupati Inhil Minta Masyarakat Bersabar

Ahad, 17 Pebruari 2019 20:37
PUPR Riau Anggarkan Rp14 Miliar Untuk Jalan Rusak dan Bergelombang

Ahad, 17 Pebruari 2019 17:13
Menuju Hari Peduli Sampah Nasional 2019,
Sahabat Sungai Pekanbaru Gelar Aksi Bersih di Sungai Senapelan


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 17 Nopember 2018 16:51
Rusak Spanduk LGBT, Banci Pemilik Salon Digeruduk FPI dan Jamaah Masjid

Seorang banci pemilik salon di Selatpanjang digeruduk jemaah masjid bersama FPI. Ia merusak spanduk cegah LGBT di pagar masjid.

riauterkini-SELATPANJANG - Ormas Front Pembela Islam (FPI) dan jamaah Masjid Agung Darul Ulum, Jumat (16/11/2018) malam menggerebek Salon Ana di Jalan Siak, Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Salon yang beroperasi tak jauh dari Masjid Agung Darul Ulum tersebut diketahui milik seorang 'Banci' bernama Tarso alias Ana, warga asal Jawa Tengah.

Pengerebekan ini diawali perusakan spanduk ajakan memberantas dan penolakan Lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) yang dipasang di pagar Masjid.

Demikian diungkap pengurus FPI Kepulauan Meranti, Hendizal alias Bocang, Sabut (17/11/18) siang ketika dikonfirmasi wartawan di Selatpanjang.

Dimana dalam kejadian itu, salah seorang saksi mata melihat pelaku perusakan sepanduk tersebut masuk ke Salon milik Tarso alias Ana.

Ditambah lagi pihak FPI dan pihak Masjid Darul Ulum juga sering mendapatkan pengaduan dari masyarakat, Salon itu diduga kuat menjadi salah satu markas aktivitas manusia melawan kodrat.

"Salon memiliki izin atas nama Tarso ini bikin resah masyarakat, apalagi persoalan LGBT semakin marak, kita minta Salon itu ditutup dan tidak lagi beroperasi,"ungkapnya.***(rud)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi
- Korban Luka tak Tertolong, Korban Meninggal Laka Maut di Rimbo Panjang Tiga Jiwa
- Miliki Sabu dan Pil Ekstasi, 4 Warga Duri Diamankan Polisi
- Innova Tabrak Scoopy di Rimbau Panjang, Dua Tewas dan Seorang Kritis
- Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak di Tapung Aniaya Ibunya
- Aniaya Pacar, Oknum Polda Riau Divonis 14 Bulan Penjara
- Berjudi, Seorang Celeg di Pelalawan Divonis 4 Bulan Penjara
- Seorang Petugas Satpol PP Rumdis Wabup Bengkalis Tewas Tertimpa Pintu Pagar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com