Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Desember 2018 23:03
Sampaikan Isu Strategis Bangun Negeri, Jaman Riau Audiensi dengan Presiden Jokowi

Sabtu, 15 Desember 2018 21:47
Kapitra Ampera Tuding SBY Bawa Konflik ke Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 21:44
Demokrat Riau Minta Aparat Usut Tuntas Pelaku Pengrusakan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 20:55
Tertangkap, Begini Pengakuan Pelaku Perusak Sejumlah Atribut Partai Demokrat di Pekanbaru

Sabtu, 15 Desember 2018 20:38
Datuk Seri Setia Amanah Negara, Syamsuar Ucapkan Tahniah Atas Gelar yang Diterima Presiden RI

Sabtu, 15 Desember 2018 19:27
Antisipasi Banjir, DLH Kuansing Normalisasi Drainase di Seluruh Kecamtan

Sabtu, 15 Desember 2018 19:16
Diinstruksikan SBY, DPC Demokrat Pekanbaru Bersihkan APK Partai

Sabtu, 15 Desember 2018 18:37
‎Puluhan Crosser Ramaikan Kejurda Motorcross Piala Bupati Rohul Putaran V Riau

Sabtu, 15 Desember 2018 18:04
Digelar di Aula Pustaka Unilak, Ujian Profesi Advokat Peradi Digelar Serentak se Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 17:54
Jaman Minta Bangunkan Jembatan Pulau Bengkalis-Sumatera ke Jokowi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Nopember 2018 17:21
Tertangkap Bersama Narkoba Senilai Miliaran,
Seorang Oknum Polisi Ternyata Bertugas di Polres Dumai


Tangkapan sabu-sabu senilai Rp2,1 miliar di Mandau, ternyata melibatkan seorang oknum polisi. Ia diketahui bertugas di Dumai.

Riauterkini-BENGKALIS- Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis melalui Sektor (Polsek) Mandau Kabupaten Bengkalis, sita barang haram Narkoba berbagai jenis, senilai mencapai Rp1,2 miliar, Senin (19/11/18) sekitar pukul 04.30 WIB.

Barang bukti tersebut, sabu seberat lebih kurang 836 gram, daun ganja kering 21 gram, pil ekstasi 54 butir , uang tunai diduga hasil penjualan Narkoba Rp20.717.000.

Selain barang bukti tersebut, petugas juga meringkus tujuh orang pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkoba itu diantaranya seorang oknum aparat kepolisian yang bertugas di Polres Dumai berinisial BG (33).

Selain seorang oknum polisi, petugas juga meringkus enam tersangka lainnya, tiga orang laki-laki, dan tiga orang ler tujuh pelaku ini berinisial, SF alias Udin Brother (48), IG (34), S (40), kemudian tiga lagi pelaku perempuan, N (45), WW (22), dan EPN (32).

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K didampingi Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo, S.I.K dalam jumpa pers di Mapolres, Jalan Pertanian, menjelaskan, pelaku diringkus di salah satu rumah pribadi yang berada di Jalan Lintas Duri XIII, Gang SAR Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis. seluruh tersangka ternyata beralamat sesuai dengan kartu identitas adalah berasal dari Kota Dumai.

Kronologi Pengungkapan

Kapolres menyebutkan, pengungkapan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba berbagai jenis ini berawal Senin (19/11/18) sekira pukul 04.20 WIB Tim Opsnal Polsek Mandau yang dipimpin oleh Kapolsek Mandau Kompol Ricky Ricardo, S.I.K dan Kanit Reskrim Polsek Mandau Iptu Firman Fadhila, S.I.K melakukan penangkapan terhadap tujuh orang diduga melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba di dalam rumah bulatan dihuni tersangka IG.

Sebelumnya, tim telah melakukan pengintaian selama dua pekan terhadap aktivitas rumah tersebut untuk memastikan adanya penyalahgunaan Narkoba.

"Kemudian setelah memperoleh informasi akurat, tim melakukan penangkapan di rumah yang sudah menjadi target," terang Kapolres.

Pada saat dilakukan penggerebekan diamankan tujuh orang, empat orang laki-laki, SF, IG alias Atan, S, BG dan tiga perempuan WW, NA dan EPN sedang melaksanakan pesta Narkoba jenis sabu. Kemudian tim melakukan penggeledahan terhadap badan dan rumah, ditemukan barang bukti Narkoba, sabu, ganja dan pol ekstasi senilai miliaran rupiah.

Dari hasil penggeledahan polisi, dari tersangka SF ditemukan barang bukti berupa, HP, uang tunai Rp15 juta dalam kantong celana, Rp2 juta dalam dompet, satu linting ganja kering, empat paket sabu dalam saku celana, satu paket besar sabu dalam kamar, satu timbangan. Kemudian juga digeledah mobil SF ditemukan satu bungkus plastik berisi ekstasi warna pink yang sudah hancur, plastik berisi satu butir ekstasi, satu paket daun ganja kering, bong. Kemudian dari tersangka IG barang bukti yang berhasil disita, plastik bening berisi ganja, tiga paket besar sabu dalam dompet, 10 paket desa sabu dalam dompet, tujuh paket kecil sabu dalam dompet, empat bungkus berisi pil ekstasi 31 butir, timbangan digital, 65 kaca pirek, uang tunai Rp3juta, dan dompet berisi uang Rp717 ribu.

Sedangkan pada tersangka, SF, IG, SR dan BG (oknum polisi) ditemukan barang bukti alat hisab, alumunium foil, kaca pirek, dan satu pipet sebagai sendok.

Menurut pengakuan tersangka, bahwa barang haram jenis sabu tersebut dari NPC berkewarganegaraan Malaysia (DPO) di daerah Pelintung Kecamatan Medang Kampai, Kotamadya Dumai sekitar setengah bulan yang lalu, kemudian di edarkan di wilayah Duri dan di edarkan melalui IG alias Atan.

Tersangka juga mengaku transaksi dilakukan dengan cara menelpon ke NPC selanjutnya barang diletakkan di sekitaran daerah Pelintung tepatnya di pinggir jalan, setelah itu tersangka SF alias Udin mengambil barang tersebut sudah sebanyak tiga kali melakukan transaksi dan tidak pernah saling jumpa.

Sindikat pengedar Narkoba jaringan internasional ini akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2), Pasal 112 Ayat (2), Pasal 111 Ayat (1) UU RI Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati minimal 4-6 tahun penjara.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polisi Tangkap Satu Orang Perusak Atribut Partai Demokrat
- Dua Tersangka Ditangkap, Polisi Temukan Ekstasi dan Sabu dalam Pajero Kecelakaan di Kuansing
- Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Sertifikat Lahan Jalani Sidang Perdana
- Korban Kapal Tenggelam di Perairan Bengkalis,
Satu Jenazah Kembali Teridentifikasi Polda Riau

- Rekanan Pemenang Tender Ungkap Ada Mafia Proyek di RSUD Selasih Pangkalan Kerinci
- Polres Meranti Akan Dirikan Pospam dan Posyan Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru
- Korupsi ADD, Kades di Siak Divonis 18 Bulan Penjara.
- Kesetrum.Listrik Saat Banjir, Jenazah Warga Kampar Sempat Hanyut Dua Hari
- Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas  Tertabrak Truk
- Polres Pelalawan Sikat Dua Pelaku Judi Togel
- Nihil Syarat Wajib, Pria Ini Malah Bisa Lulus 10 Besar Timsel II KPU Bengkalis
- Lagi Pengedar Sabu diamankan di Kuansing
- Dua Korban Banjir Kampar Ditemukan Tak Bernyawa
- Korupsi Anggaran PJU, Mantan Kadishub dan Bendahara Dishub Rohul Diadili
- Tiga "Penggendong" Sabu 55 Kg dan 46 Ribu Butir Ekstasi Dituntut Hukuman Mati
- Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Polda Riau Buka Latihan Pra Operasi Lilin Muara Takus 2018

- Proyek Sitac Work Smart Phone tak Dibayar, PT RAB Somasi Dua Perusahaan
- Investasi Berujung Pidana, Dirut PT SSS Yakin Kasus yang Menjeratnya Murni Perdata
- Tenggelam di Sungai Air Hitam,
Jasad Bocah SMP di Pekanbaru Ditemukan Tersangkut di Semak

- Dihajar Massa Saat Diduga Menjambret,
Bz Akhirnya Meregang Nyawa di Rumah Sakit



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com