Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Pebruari 2019 21:32
Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan

Senin, 18 Pebruari 2019 21:04
KPU Riau Gelar Pleno DPTb

Senin, 18 Pebruari 2019 20:13
Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari

Senin, 18 Pebruari 2019 19:34
SK Penetapan Kuansing Tuan Rumah Porprov Diterima Bupati

Senin, 18 Pebruari 2019 19:31
Melalui MoU, Kejati Beri Pendampingan Penyelesaian Kredit Macet di BRK

Senin, 18 Pebruari 2019 18:19
Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga

Senin, 18 Pebruari 2019 18:16
Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat

Senin, 18 Pebruari 2019 18:10
Pacu Jalur Tak Masuk Kalender Pariwisata, Kader PPP Kritik Pemkab Jangan Hanya Sekedar Kunker

Senin, 18 Pebruari 2019 17:53
Hasil RDP DPRD Rohul, Kendaraan Berat Dilarang Melintas Saat Jam Belajar Sebelum Kurangi Tonase

Senin, 18 Pebruari 2019 17:47
Fraksi PAN Kritisi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi Riau 2018

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 13:34
Korupsi Pengadaan Alkes, Tiga Dokter RSUD AA dan Kontraktor Segera Diadili

Tiga dokter di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru akan segera duduk sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Ketiganya diduga terlibat korupsi pengadaan alat-alat kesehatan.

Riauterkini- PEKANBARU-Tiga dokter yang bertugas di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru, serta dua orang kontraktor selaku rekanan, dalam waktu dekat diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Kelima terdakwa ini diadili atas tindak pidana korupsi pengadaan alat alat kesehatan di rumah sakit milik Pemprov Riau.

Ketiga dokter yang didakwa merugikan negara sebesar Rp 420 juta itu adalah, dr Welly Zulfikar, dr Kuswan Ambar Pamungkas, dan drg Masrizal. Sedangkan dua orang kontraktor yakni Direktur CV Prima Mustika Raya (PMR) Yuni Efrianti SKp dan mantan stafnya, Mukhlis.

"Berkas perkara korupsi pengadaan Alkes sudah kita terima, dan saat ini tengah menunggu penetapan dari ketua pengadilan," ucap Panmud Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru kepada riauterkini.com Kamis (6/11/18) siang

Sebelumnya ketiga dokter ini serta dua rekanan ditahan kurungan badan oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Dan penahanan tersebut memicu para dokter di RSUD Arifin Achmad melakukan mogok kerja.

Seperti diketahui, Lima Tersangka korupsi Pengadaan Alkes di RSUD Arifin Achmad dari Tahun Anggaran 2012/2013, didakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan Alkes di RSUD Arifin Achmad dari Tahun Anggaran 2012/2013 dengan pagu anggaran mencapai Rp5 miliar.

Pengadaan Alkes tersebut tidak sesuai prosedur. Pihak rumah sakit menggunakan nama rekanan CV PMR untuk pengadaan alat bedah senilai Rp1,5 miliar.

Namun dalam prosesnya, justru pihak dokterlah yang membeli langsung alat-alat tersebut kepada distributor melalui PT Orion Tama, PT Pro-Health dan PT Atra Widya Agung, bukan kepada rekanan CV PMR.

Nama CV PMR diketahui hanya digunakan untuk proses pencairan, dan dijanjikan mendapat keuntungan sebesar lima persen dari nilai kegiatan.

Audit BPKP Riau, tindakan itu menyebabkan kerugian negara Rp420.205.222.

Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal (3), jo Pasal 18 Undang-Undang (UU) Nomor 30 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan
- Nelayan Myanmar Ditemukan Mengapung di Selat Bengkalis Diserahkan ke KKP Batam, Kepri
- Penyebab Kapal Ratusan Ton Terbakar di Selat Bengkalis
- Karlahut Terjadi di Tengah Kota Duri, Bengkalis
- 7 Awak Kapal Selamat,
Kapal GT Ratusan Ton Tanpa Muatan Terbakar di Selat Bengkalis

- Cabuli Balita, Seorang Duda di Desa Karya Indah Ditahan Polsek Tapung
- Bawa Sabu ke Pengadilan, Seorang Nenek di Tembilahan Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com