Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 25 April 2019 00:46
Sirine Mampet, Kesiapan Panpel MTQ ke II Kecamatan Bathin Solapan Dipertanyakan

Rabu, 24 April 2019 22:24
Bupati Bengkalis Buka MTQ ke II Kecamatan Bathin Solapan

Rabu, 24 April 2019 19:58
Bekukan MPC PP Kuansing, MPW PP Riau Bentuk Caretaker

Rabu, 24 April 2019 19:54
Gubri Langsung ke Rumah Sakit, Kabag Kesra Kuansing Meninggal Mendadak Saat Ikuti Rakor

Rabu, 24 April 2019 19:00
Tindaklanjuti Surat KPU dan Kemenkes,
Dinkes Rohul Kerahkan Petuas untuk Pemeriksaan Kesehatan Petugas Pemilu 2019


Rabu, 24 April 2019 18:55
Grand Opening Hotel Prime Park Hadirkan Konser Judika

Rabu, 24 April 2019 17:20
Resepsi Pelepasan, 304 Lulusan SMKN 1 Rambah Diharapkan Langsung Bekerja

Rabu, 24 April 2019 17:16
RU II Dumai Hemat Biaya Operasi Hingga 40 Persen,
Pipa Transmisi Pertagas Duri-Dumai Resmi Alirkan Gas


Rabu, 24 April 2019 17:12
116 Siswa dan Siswi MAN 1 Rohul Kelas XII Resmi Dikembalikan ke Orang Tuanya

Rabu, 24 April 2019 15:31
2 Perusahaan Pemenang Lelang Paket Sembako Miliaran di Bengkalis Didesak Melapor

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 6 Desember 2018 14:44
Terbukti Korupsi Dana UED-SP,
Hakim Hukum Mantan Kades di Bengkalis 5 Tahun Penjara


Zali, mantan Ketua UED-SP Al Barokah Desa Kadur yang juga mantan Kepala Desa Putri Sembilan, Rupat, divonis hakim hukuman penjara selama lima tahun. Ia dinyatakan terbukti bersalah melakukan tipikor pada UED-SP yang dipimpinnya.

Riauterkini-PEKANBARU- Zali mantan Ketua UED-SP Al-Barokah Desa Kadur dan juga mantan Kepala Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, tetap dinyatakan hakim terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara sebesar Rp687.194.718.

Perbuatan Zali ini pun diganjar hakim dengan hukuman pidana penjara selama 5 tahun.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun denda Rp200 juta subsider 1 bulan. Selain hukuman kurungan badan, terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp687.194.718 subsider selama 1 tahun," tegas majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan SH dalam sidang Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (6/12/18) siang.

Perbuatan terdakwa Zali ini terbukti mrlanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 9 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999.

Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun jaksa penuntut, sama sama menyatakan pikir pikir.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Doli Novaisal SH, Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun denda Rp200 juta subsider 6 bulan. Selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar kerugian negara sebesar Rp687.194.718, atau dapat diganti (subsider) hukuman kurungan badan selana 3 tahun.

Perbuatan terdakwa itu, dilakukan pada tahun 2011 sampai dengan 2015. Dimana, saat itu Zali menjabat sebagai Ketua UED SP Al- Barokah Desa Kadur, yang merupakan desa induk Puteri Sembilan, telah melakukan pinjaman fiktif terhadap bantuan dana pemerintah Bengkalis pada UED-SP Al Barokah Desa Kadur.‎

Akibatnya Dana UED SP yang merupakan dana bantuan desa yang bersumber dari APBD Kabupaten Bengkalis sebesar Rp5 miliar, telah merugikan negara ratusan juta rupiah.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Gelapkan Dana Desa,
Mantan Kades di Meranti dan Tiga Stafnya Dituntut 2 Hingga 5 Tahun Penjara

- Tak Ditahan, 5 Personil Polres Kuansing Terus Diperiksa Terkait Kematian Warga Jake
- Razia Penginapan Jelang Ramadhan,  3 Pasangan Haram Dicokok Petugas Gabungan di Bengkalis
- Ketika Kapolresta Pekanbaru Rela Nyebur Banjir Demi Lalin Lancar
- Ruko Warga Rumbai Pesisir, Pekanbaru Terbakar
- Palsukan Dokumen, Dua Tahanan Narkoba di Inhu Kabur dari Hotel
- Penusukan Terhadap Pesonel Polda Riau,
Satu dari Empat Tersangka Geng Motor Merupakan Residivis

- Pelaku Penusukan dan Pengeroyokan Terhadap Anggota Polda Riau Ternyata Geng Motor
- Dua Terdakwa Korupsi Jalan Bengkalis Diadili, Miliaran Uang Negara Dibagi-bagi
- Tewas Diduga Akibat Dianiaya Oknum Polisi, Empat Anak Warga Jake, Kuansing Kini Yatim
- Diserang Kelompok Bersenjata, Tiga Personil Polda Riau Luka Tusuk
- Terkait Kematian Andri Arisko,
5 Personel Polres Kuansing Diperiksa Propam Polda Riau

- Diduga Tewas Dianiaya Polisi, POSPERA Tuntut Pengusutan Kematian Warga Jake, Kuansing
- Bawaslu Ingatkan Pidana Setahun Penjara tak Umumkan C1 di TPS
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com