Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Pebruari 2019 18:07
Bersama IBI Pekanbaru, Disdalduk KB Siap Wujudkan KKBPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 18:01
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:50
Syamsuar dan Edy Natar Diajak Jenguk Ruang Penjara KPK

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:36
Dinsos Bengkalis Sosialisasikan Penyaluran Bansos Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:34
Dilantik Presiden,
Bupati Bengkalis Siap Dukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Riau Baru


Rabu, 20 Pebruari 2019 17:28
Hujan Lebat, Beberapa Desa Kebanjiran di Kuansing

Rabu, 20 Pebruari 2019 17:25
Miris, Gedung Parkir Senilai Rp 4,7 Miliar di Duri, Bengkalis Mulai Beralih Fungsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 16:54
Pemkab Rohul Punya 4 Target Pembangunan Daerah Tahun 2020, Perbankan Siap Backup

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:28
Datangi KPK Pasca Dilantik, Syamsuar Berkomitmen Lawan Korupsi

Rabu, 20 Pebruari 2019 15:19
Dilantik sebagai Gubri dan Wagubri,
Fraksi PAN: Semoga Syamsuar-Edy Natar Jadi Pemimpin dengan Komitmen dan Integritas Tinggi


loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Desember 2018 13:03
Koruptor Dana Koptan Siaga Makmur,
3 Tahun Buron, GEMA Desak Kejari Rohul Tangkap Basri Lubis


Massa Gema Rohul menggelar aksi damai di depan Kejari setempat. Mereka menuntut kejaksaan menangkap Basri Lubis, kortor dana Koptan Siaga Makmur yang telah buron sejak tiga tahun lalu.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan dari Gerakan Mahasiswa Rokan Hulu (GEMA Rohul) aksi damai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Rohul, Jumat pagi (‎7/12/2018).

Koordinator Lapangan Aksi, dalam membacakan pernyataan sikapnya mengatakan aksi damai dilakukan GEMA Rohul dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2018.

"Kami dari Gerakan Mahasiswa Rokan Hulu mendesak Kejari Rokan Hulu segera menangkap H. Basri Lubis," minta massa dalam aksinya.

Rio mengungkapkan, Basri Lubis merupakan mantan Ketua Kelompok Tani (Koptan) Siaga Makmur, kerjasama pola PIR-KKPA dengan PT. Togos Gopas senilai Rp7,2 miliar yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Rohul sekira 3 tahun terakhir.

Sesuai amar putusan Kasasi Mahkamah Agung Nomor.1315.K/pid/2014, majelis memutuskan mengadili dan mengabulkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum atau JPU dari Kejari Rohul.

Basri Lubis dinilai terbukti bersalah dan meyakinkan menggelapkan gaji anggota Koptan Siaga Makmur selama 13 bulan sekira Rp7,2 miliar, terhitung mulai Juli 2011 sampai Juli 2012 hasil kerjasama pola PIR-KKPA dengan PT. Togos Gopas.

Massa juga menilai Basri Lubis secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 374 Jo Pasal 64 KUHP, yaitu melakukan penggelapan dalam jabatan dan divonis 2 tahun kurungan.

Ada 3 pernyataan sikap disampaikan massa GEMA Rohul, yaitu pertama meminta Kejari Rohul mengeksekusi Basri Lubis karena telah ternyata terbukti bersalah, sesuai dengan UU yang berlaku.

"Kedua, kami Gerakan Mahasiswa Rokan Hulu memberi waktu selama 7 hari untuk Kejari Rohul untuk menangkap H. Basri Lubis," sampai mahasiswa.

"Ketiga, jika Kejari Rohul tidak bisa melakukan penangkapan terhadap H. Basri Lubis, kami meminta Kajari Rohul mundur dari jabatannya," tegas mahasiswa lagi.

Rio mengaku aksi mereka dilakukan karena mengganggap Kejari Rohul tidak mampu dalam melaksanakan tugasnya menangkap Basri Lubis, apalagi mantan Ketua Koptan Siaga Makmur tersebut sudah DPO 3 tahun.

"Kalau bisa secepatnya, karena dia sudah divonis 2 tahun oleh Mahkamah Agung," pungkas Rio.

Di tempat terpisah, Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak, melalui Kasi Intelijen Kejari Rohul Ade Maulana mengaku Kejari Rohul telah berupaya mencari keberadaan Basri Lubis selama ini.

"Yang namanya manusia, bergerak dia kan. Nanti kita dapat informasi di sini dia (Basri Lubis) pindah lagi, di sini pindah lagi," jelas Ade kepada riauterkini.com.

Ade mengaku Kejari Rohul tidak tinggal diam dalam mencari keberadaan Basri Lubis. Pencarian sudah dilakukan di seluruh kawasan Indonesia, apalagi Kejaksaan terus berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung, tentang keberadaan terakhir DPO.

"Jadi kita nunggu hasil dari sana (Kejaksaan Agung) dimana keberadaan dia sekarang," pungkas Ade Maulana, dan meminta masyarakat yang mengetahui untuk memberikan informasi keberadaan Basri Lubis ke Kejari Rohul.***(zal)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tukang Kredit Keliling di Pelalawan Jadi Korban Perampokan Disertai Pembunuhan
- Tim Opsnal Polres Rohul Tangkap 3 Pemain Dadu Adroid di Desa Kepenuhan Jaya
- Terkait Pencemaran Nama Baik,
Wartawan Novrizon Burman Layangkan Somasi ke Kepala SKK Migas Sumbagut

- Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara
- Juru Tulis dan Bandar Togel di Sorek Pelalawan Diciduk
- Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan,
Pengusaha Sawit Ini Dituntut 3 Tahun Penjara

- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari
- Di Duri, Polisi Tak Berdaya Tertibkan Balapan Liar
- Kejari Bengkalis Tetapkan 4 Tersangka Kasus UEK SP Duri Mandiri Bersatu, Duri Timur
- Tabrak Truk, Pemotor di Duri Tewas Mengenaskan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com