Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Mei 2019 22:46
Wabup Inhil: Nuzulul Qur'an Momentum Meningkatkan Kesadaran Mengamalkan Ajaran Al Qur'an

Selasa, 21 Mei 2019 22:10
Jalin Silaturahmi, Terminal Bangkinang Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 21:06
Wali Kota Pekanbaru Kukuhkan Kepengurusan Fankoper

Selasa, 21 Mei 2019 20:51
Prime Park Hotel Pekanbaru Undang Ratusan Anak Yatin Berbuka Puasa Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 20:49
Pererat Silaturahmi, Keluarga Besar Dinas PUPR Rohul Buka Puasa Ramadhan Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 19:29
Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda

Selasa, 21 Mei 2019 19:26
Kejari Kuansing Gelar Bukber Bersama Dengan Awak Media

Selasa, 21 Mei 2019 18:14
Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan

Selasa, 21 Mei 2019 18:06
Santuni Anak Yatim, APHI Komda Riau Gelar Buka Bersama

Selasa, 21 Mei 2019 17:31
Demi Selamatkan MAN 1 Telukkuantan, Kepsek Baru Diminta Mundur

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 7 Desember 2018 17:07
Tuntutan 3 Terdakwa Sabu 55 Kg Tak Kunjung Dibacakan, PN Bengkalis Surati Kejagung RI

Pengadilan Negeri Bengkalis menyurati Kejaksaan Agung RI untuk mempertanuakan tuntutan bagi tiga terdakwa penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 55 kg dan jenis lainnya itu. Padahal sidang sudah ditunda empat kali.

Riauterkini-BENGKALIS- Menyusul sudah lima kali terjadi penundaan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, terhadap tiga terdakwa D(25), RO dan AS (27) kasus penyalahgunaan Narkoba jenis sabu sabu seberat 55 kilogram (Kg) dan 46.718 butir pil ekstasi, Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menyurati secara resmi ke Kepala Kejagung RI Cq. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

Surat yang disampaikan tersebut dikirimkan sejak 27 November 2018 yang lalu, perihal pemberitahuan tuntutan belum dapat dibacakan. Dengan alasan, berita acara sidang tanggal 1 November, 8 November, 15 November, dan tanggal 22 November 2018 atau sudah dengan empat kali penundaan.

Penundaan sidang pembacaan tuntutan JPU Kejari Bengkalis juga terjadi pada 29 November dan 6 Desember kemarin.

Ketua PN Bengkalis, Dr. Sutarno, SH, MH ketika dikonfirmasi hal itu membenarkan. Bahwa PN Bengkalis telah menyurati Kejagung RI terkait terjadinya penundaan pembacaan tuntutan oleh JPU Kejari Bengkalis, kepada tiga terdakwa tindak pidana penyalahgunaan Narkoba yang mencapai 55 Kg itu.

"Sampai saat ini sudah penundaan ke lima kalinya, tuntutan juga belum turun, sebenarnya 27 November lalu atas laporan majelis hakim rencana pembacaan tuntutan sudah mengalami penundaan yang ketiga kalinya. Majelis hakim melaporkan ke ketua pengadilan dan selanjutbya PN membuat surat ke Kejagung," ungkap Sutarno kepada riauterkini.com di ruang kerjanya, Jum'at (7/12/18).

"Karena perkara ini menarik perhatian publik atau masyarakat Bengkalis khususnya dan demi kepastian hukum bagi para terdakwa. Dan langkah selanjutnya kami akan menunggu apakah persidangan pada pekan depan 13 Desember apakah sudah siap dibacakan apa belum. Jika belum majelis hakim juga akan mengambil sikap apakah menyurati kembali atau bagaimana nantinya," terang mantan Ketua PN Rohil ini.

Kemudian dijelaskan Sutarno, terkait dengan waktu penahanan ketiga terdakwa tersebut, sudah masuk perpanjangan dari Pengadilan Tinggi (PT) tahap pertama, 28 November 2018 hingga 27 Desember 2018 dan akan ada penambahan masa penahanan tahap kedua 28 Desember sampai 28 Januari 2019.

"Yang jelas 10 hari sebelum masa tahanan habis, perkara ini sudah harus kami putuskan," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, DP, AS dan RO 'penggendong' narkoba jenis sabu dengan barang bukti fantastis seberat 55 Kg, dan 46.718 butir pil ekstasi didakwa bersalah oleh JPU.

Sidang ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Dr. Sutarno, SH, MH didampingi dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH dan Annisa Sitawati, SH.

Dalam dakwaan bahwa ketiga terdakwa bersalah dengan membawa Narkoba sabu dan pil ektasi sesuai dengan dakwaan pertama Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 dan dakwaan kedua Pasal 112 ayat (2).

Terungkapnya peredaran barang haram di Pulau Bengkalis, setelah jajaran Polsek Bengkalis menangkap 2 orang diduga jaringan internasional AS dan DP di Pelabuhan Penyeberangan (Roro) Air Putih, Bengkalis, dan menyita barang bukti sabu 25 Kg dan pil ekstasi 20.800 butir dalam mobil travel, Rabu (25/4/18) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam pengembangan, pada hari yang sama polisi kembali menyita 30 Kg sabu dan 25.918 butir ekstasi di salah satu rumah penduduk Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, dengan tersangka inisial RO.***(dik)

Foto : Dr. Sutarno, SH, MH, Ketua PN Bengkalis

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis
- Dituntut 4 Tahun, Hakim PN Pelalawan Vonis Aheng Dua Tahun Penjara
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro, Bengkalis Disidang Pekan Depan
- Sempat Tiga Kali Penundaan Sidang,
Kades dan Sekdes di Pelalawan Selamat dari Hukuman Seumur Hidup

- Dilarikan ke RS, Dua Orang Luka Parah Saat Bentrokan di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Bawa Sajam dan Kayu, Puluhan Pemuda Terlibat Bentrok di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Perusahaan Penyuap Bupati Bengkalis Masuk Daftar Hitam Bank Dunia
- Diduga Terima Suap Rp5,6 Miliar, KPK Jadikan Bupati Bengkalis Tersangka
- Lanjutkan Pemeriksaan, KPK Geledah Rumah Kontraktor di Duri
- Tersambar Petir Saat Menjala Ikan, Nelayan di Inhil Ditemukan Tak Bernyawa
- Ekspos Tertutup, Kapolres Bengkalis Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Duri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com