Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Januari 2019 09:13
Fitnah PWI Bengkalis Lewat Medsos, Simon Parlaungan Ditangkap di Duri

Selasa, 22 Januari 2019 06:48
Bupati Inhil Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal

Senin, 21 Januari 2019 22:13
9.319 Siswa dan Santri di Kampar Terima Bantuan Kartu Indonesia Pintar

Senin, 21 Januari 2019 20:44
DPRD Riau Sebut Ada Indikasi Kecurangan Perusahaan Terhadap Pajak Air Permukaan

Senin, 21 Januari 2019 20:37
Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif RT dan RW

Senin, 21 Januari 2019 20:34
Pemecatan 17 ASN Mantan Napi Tipikor Dilingkup Pemda Pelalawan Menunggu Eksekusi

Senin, 21 Januari 2019 20:29
Deputi KemenPAN-RB Kunjungi MPP Pekanbaru

Senin, 21 Januari 2019 20:25
Idris Laena Puji Kepemimpinan Sukarmis Selama Dua Periode

Senin, 21 Januari 2019 20:22
ISEI, Bank Indonesia dan Pemprov Gelar Bedah APBD Provinsi Riau 2019

Senin, 21 Januari 2019 18:23
Pemkab Rohul Tanda Tangani MoU Kasda Online dengan Bank Riau Kepri dan BPKP Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 9 Januari 2019 12:55
Satpol PP tak Punya Anggaran Bangun Pos Pengamanan di Jalan Teratai

Pos pengamanan perlu di bangun di Jalan Tertai, namun Satpol PP mengaku tak punya anggaran.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru Agus Pramono menyatakan, pihaknya tak memiliki anggaran untuk membangun pos pengamanan di Jalan Teratai.

  Pembangunan pos pengamanan itu merupakan instruksi Walikota Pekanbaru guna mengawasi pedagang kaki lima (PKL) agar tidak kembali berjualan di sepanjang trotoar Jalan Teratai.

  "Kita tidak ada anggaran untuk itu. Tapi kita lihatlah dulu lah, kalau memang dibutuhkan, kita bangun," ujar Agus Pramono saat di konfirmasi wartawan, Selasa (9/1/2019).

  Menurut Agus, Satpol PP tak mesti membangun pos pengamanan karena Satpol PP bisa menumpang di pos pengamanan yang sudah ada seperi pos Dinas Perhubungan (Dishub) maupun pos milik instansi lainnya.

  "Tapi itu, kita lihat dululah. Meski tidak ada anggaran, kita akan carikan solusi," singkatnya . (dan) 

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Fitnah PWI Bengkalis Lewat Medsos, Simon Parlaungan Ditangkap di Duri
- Hakim Ingatkan PNS dan Dokter RSUD AA Beri Keterangan Jujur Untuk Rekannya Terjerat Korupsi
- ‎Polisi Rohul Tangkap 7 Pelaku Narkoba di Tambusai Utara, 10 Paket Diduga Sabu Disita
- Coba Perkosa Ibu Rumah Tangga, Remaja Asal Sumut Ditangkap Polres Rohul
- Pencari Ikan di Kotalama, Rohul Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit
- Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya
- Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati
- Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi
- Suskseskan Millenial Road Safety Festival, Sat Lantas Polresta Pekanbaru Gandeng Komunitas Motor
- Diduga Edar dan Pesta Sabu, 5 Tersangka Diringkus Polres Bengkalis
- Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8.617 Butir Ekstasi
- Pinjam Motor Vario tak Dikembalikan, Warga Sumut Diciduk Polisi Rohul di Pasirpangaraian
- 3 Kurir 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Butir Ekstasi Divonis Mati PN Bengkalis
- 2018, DJBC Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp56,42 Miliar
- Warungnya Digerebek Polisi Rohul, Wanita Asal Mahato Simpan Paket Sabu
- Terlibat Judi, Seorang Caleg Golkar Disidang di PN Pelalawan
- Juru Tulis Togel Asal Kasang Padang Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com