Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Januari 2019 22:17
Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a

Rabu, 16 Januari 2019 21:34
Dipimpin Arsadianto Rachman, Relawan Bravo 5 se-Riau Resmi Dikukuhkan

Rabu, 16 Januari 2019 21:32
Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan

Rabu, 16 Januari 2019 20:42
Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru

Rabu, 16 Januari 2019 20:35
Hakim Tolak Eksepsi Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA

Rabu, 16 Januari 2019 19:20
Menko Maritim RI Panen Raya di Kampung Bungaraya, Siak

Rabu, 16 Januari 2019 19:12
Berkunjung Ke Teknopolitan, Bupati Harris Serahkan Proposal ke Menteri Luhut

Rabu, 16 Januari 2019 19:01
Begini Euforia Masyarakat Kampar Sambut Piala Adipura

Rabu, 16 Januari 2019 18:57
BPS: Kesejahteraan Petani Riau Menurun

Rabu, 16 Januari 2019 18:55
Luhut Panjaitan: Pelantikan Syamsuar 19 Februari

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 12:06
Replik JPU, Tiga Terdakwa 55 Kg Sabu Tetap Dituntut Hukuman Mati

Jaksa Penuntut Umum tetap menuntut hukuman mati. Terhadap tiga terdakwa 55 kilogram sabu.

Riauterkini-BENGKALIS- Menanggapi nota pledoi atau pembelaan Penasehat Hukum (PH) tiga terdakwa DP (31), warga Jalan Teluk Belitung, Meranti, JUL (22) dan AS (26), keduanya warga Desa Pasiran, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, atas dugaan kepemilikan dan 'gendong' sabu seberat 55 kilogram (Kg) dan puluhan ribu pil ekstasi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis tetap pada tuntutannya, yakni hukuman pidana mati.

Menurut JPU, pendapat pledoi atau pembelaan PH terhadap tiga terdakwa tidak terbukti sacara sah dan meyakinkan harus dibebaskan dari hukuman pidana mati dan tidak mendasar.

"Menurut fakta persidangan sudah sesuai dengan perbuatannya dan barang bukti juga banyak. Tuntutan kami lah yang pantas untuk ketiga terdakwa," ujar Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Iwan Roy Charles, SH kepada sejumlah wartawan usai sidang.

Sidang pembacaan tanggapan JPU terhadap pembelaan ketiga terdakwa, Kamis (10/1/19) di Sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis dipimpin Ketua Majelis Hakim DR. Sutarno, SH, MH, dua hakim anggota Wimmi D. Simarmata, SH dan Aulia Fhatma Widhola, SH. Sementara itu JPU, Aci Jaya Saputra, SH. Sedangkan ketiga terdakwa didampingi PH, Helmi Syafrizal, SH.

Terhadap tanggapan JPU, Helmi Syafrizal dan tim menyatakan tetap pada pembelaan yang dibacakan sebelumnya. 

Sidang akan kembali digelar, Kamis 17 Januari 2019 mendatang sekitar pukul 10.00 WIB dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim.

Diberitakan sebelumnya, tiga terdakwa dituduh melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkoba jenis sabu dengan profesi 'tukang gendong' sabu mencapai berat 55 kilogram (Kg) dan 46 ribu lebih butir pil ekstasi.

Tuntutan mati oleh JPU dibacakan langsung Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum), Iwan Roy Charles, SH secara terpisah ke masing-masing terdakwa. Pertama, tuntutan dibacakan terhadap terdakwa JU, kemudian DP dan terakhir AS. 


Sidang pembacaan tuntutan ketiga terdakwa sempat mengalami penundaan sebanyak lima kali. Sidang digelar di Ruang Cakra ini juga memperoleh pengawalan ketat aparat kepolisian. 

Sebelumnya, kasus peredaran Narkoba ini terungkap setelah Tim Opsnal Polsek Bengkalis dipimpin langsung Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika, berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkoba internasional, Rabu (25/4/18) di Pelabuhan Penyeberangan (Roro) Air Putih, Bengkalis sekitar pukul 14.00 WIB silam.

Barang bukti yang berhasil disita narkoba jenis sabu total seberat 55 Kilogram (Kg) dan pil ekstasi sebanyak 46.718 butir diperkirakan senilai puluhan miliar.

Petugas meringkus tiga tersangka sebagai 'tukang gendong' masing-masing DP, AS dan JUL.

Ketiganya diringkus bersamaan sejumlah barang bukti pada dua lokasi yang berbeda diantaranya Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis dan di rumah MT yang berstatus DPO dan dalam pencarian di Desa Pasiran, Kecamatan Bantan.

Di Pelabuhan Roro Air Putih, Tim Opsnal Polsek Bengkalis menyita barang bukti berupa 25 bungkus sabu masing-masing 1 Kg berat bersih 25 Kg, 4 bungkus pil ekstasi masing-masing bungkus berisi 5.200 butir atau berat 2.756 gram (2,756 Kg) atau total 11,02 Kg ekstasi (20.800 butir).

Sementara di rumah salah seorang DPO, Opsnal Polsek Bengkalis kembali menyita barang bukti berupa 30 bungkus sabu masing-masing berat 1 Kg, atau berat total 30 Kg, 5 bungkus pil ekstasi dengan rincian 4 bungkus 5.200 butir dan 1 bungkus 5.118 butir (25.918 butir ) dengan berat total 13,74 Kg.

Total keseluruhan berat bersih sabu 55 Kg dan ekstasi 24,73 Kg atau (46.718 butir).

Selain itu, tiga tersangka ini digerakkan oleh tiga orang yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) diduga dan diyakini sebagai bandar, RO, FI, JF.***(dik)

Foto : Ketiga terdakwa penyalahgunaan Narkoba sabu 55 Kg dan 46 ribu lebih pil ekstasi sedang menjalani sidang di PN Bengkalis, Kamis (10/1/19).

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan
- Sedang Asik Pesta Sabu di Kandang Ayam, 4 Warga Kepenuhan Digerebek Polisi Rohul
- Lagi, Duet Jambret Spesialis Handphone di Pekanbaru Diringkus Polisi
- Meresahkan, Warga Pekanbaru Tutup Paksa Sekretariat Ormas Diduga LGBT
- Tuntut Sejumlah Hak, Ratusan Securiti DMG di Duri,  Bengkalis Mogok Kerja
- ‎Dorong Istri Sampai Kepala Robek, Seorang Suami di Desa Payung Sekaki Rohul Dipolisikan
- Perkosa Bocah 7 Tahun, Buruh di Bonai Darussalam Rohul Ini Nyaris Dikeroyok Warga
- Warga Setempat Merasa Kecolongan Ada Pabrik Rumahan Miras di Pekanbaru
- Pabrik Miras Rumahan di Tangkerang Selatan Beromset Rp1 Miliar Sebulan
- Amankan 6 Tersangka, Polresta Pekanbaru Gerebek Pabrik Rumahan Miras
- Patok Harga Mahal, Calo SIM Mandau, Bengkalis Bergentayangan di Medsos
- Terpidana Bersaksi Untuk Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Surat Tanah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com