Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 20 Juni 2019 14:15
Tak Kantongi IMB, Satpol PP Pekanbaru Segel Satu Bangunan di Jalan Sudirman

Kamis, 20 Juni 2019 14:09
Sharing tentang Pembahasan APBD Perubahan, DPRD Kota Solok Berkunjung ke Dewan Kuansing

Kamis, 20 Juni 2019 13:28
Dukcapil Bengkalis Komit Benahi Mutu Layanan

Kamis, 20 Juni 2019 13:18
Tersandung Berbagai Kasus, Sejumlah Kades di Pelalawan Dibayang-Bayangi Penjara

Kamis, 20 Juni 2019 13:00
HUT ke-235 Pekanbaru, Walikota Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Siak

Kamis, 20 Juni 2019 12:48
Juli-Oktober Riau Diprediksi Panas Ekstrim, Pencegahan Dioptimalkan Hadapi Karhutla

Kamis, 20 Juni 2019 11:41
Bupati Kuansing Perintahkan Segera Tuntaskan Jalan Akses ke Pasar Modern

Kamis, 20 Juni 2019 10:48
HUT ke-73 Bhayangkara, Personil Polres Kuansing Gotong-royong Bersihkan Pasar

Kamis, 20 Juni 2019 10:43
Satu dari Dua Buronan 'Big Bos' PT MAL Sudah Dieksekusi Kajari Pelalawan

Kamis, 20 Juni 2019 10:06
Bawaslu Riau Hormati Proses Hukum Komisioner Bawaslu Inhu

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 21:58
Hubungan Asmara Tak Direstui, Pria di Pekanbaru ini Nekat Molotov Rumah Ortu Pacarnya

Dibantu teman, seorang warga Bukit Raya, Pekanbaru lempar molotov rumah pacarnya. Aksi nekatnya dipicu hubungan asmaranya tidak direstui orang tua sang pacar.

Riauterkini-PEKANBARU-Diduga karena hubungan asmaranya tak mendapat restu dari orang tua sang pacar, Bobi (31) warga Jalan Simpang Lima Rawawiri, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya nekat melempar bom molotov ke rumah Ernawati (62) di Jalan Tenayan Jaya, RT02, RW02, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya yang tak lain adalah orang tua dari sang pujaan hatinya tersebut.

Akibat perbuatannya itu, rumah korban pun nyaris kebakaran karena sebagian api dari molotov yang dilemparnya telah membakar gorden jendela rumah. Menurut Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, peristiwa pelemparan molotov itu sendiri terjadi pada Selasa (08/01/19) dinihari lalu. Pelaku juga tak sendirian karena dibantu oleh temannya, Galih (30) saat melarikan diri usai melakukan aksinya.

"Motifnya diduga karena hubungan asmara antara pelaku dengan pacarnya tidak direstui oleh orang tua sang pacar (pemilik rumah). Kedua pelaku sudah ditangkap dan sekarang diproses di Polsek Tenayan Raya," ujarnya kepada riauterkini.com, Kamis (10/01/19).

Dia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat dinihari itu korban bersama cucunya terbangun dari tidur karena mendengar suara kaca jendela samping rumah pecah. Tak lama kemudian terdengar pula suara ledakkan di jendela depan rumah dan korban langsung kaget melihat gorden sudah terbakar. Ditengah rasa kagetnya itu, korban juga sempat melihat pelaku dan korban pun ternyata mengenal pelaku yang ternyata adalah pacar dari anaknya, Nike.

"Begitu mengenal dan melihat si pelaku (Bobi), korban langsung mencaci maki pelaku. Tapi pelaku bertambah marah dan melemparkan lagi molotov ke arah dinding rumah korban. Setelah itu barulah pelaku kabur dengan temannya (Galih) menggunakan sepeda motor. Pelaku melakukan pelemparan molotov sebanyak 2 kali, satu ke jendela dan satu lagi ke arah dinding rumah korban," jelasnya.

Budhia melanjutkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim Opsnal Polsek Tenayan Raya setelah mendapat laporan dari korban, beberapa jam usai kejadian, pelaku pun akhirnya berhasil di tangkap di kediamannya masing-masing. Bobi ditangkap di rumahnya di Jalan Simpang Lima Rawawiri, sedangkan temannya Galih diringkus polisi di sebuah rumah petak di Jalan Bangau, Kecamatan Tampan.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga sudah mengamankan barang bukti satu helai gorden warna ungu bekas terbakar, pecahan botol warna hijau dan coklat, sebuah kayu broti, sebuah plastik hitam yang berisi 2 botol air mineral, sebuah botol warna hijau, sebuah botol warna coklat serta sebuah mancis merk Cricket.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Satu dari Dua Buronan 'Big Bos' PT MAL Sudah Dieksekusi Kajari Pelalawan
- Bawaslu Riau Hormati Proses Hukum Komisioner Bawaslu Inhu
- Temuan Diduga Sabu Dalam Koper dan Ekstasi di Bengkalis, Polisi Dikabarkan Amankan Pelaku
- Kabur Berhasil Ditangkap, Tiga Napi Diserahkan Polres Bengkalis ke Lapas Kerinci, Jambi
- Hakim Sebut Wabup Bengkalis Terlibat Dugaan Korupsi Pipa PDAM
- Seorang Warga Temukan Belasan Bungkus Diduga Sabu dan Pil Ekstasi di Pinggir Jalan Batang Duku, Bengkalis
- Satreskrim Polres Pelalawan Serahkan Tersangka Ketua PPK ke Jaksa
- Terjerat OTT, Dua Pegawai BPN Siak Dituntut Hukuman 14 Bulan Penjara
- BNNP Riau Ringkus Pasangan Kekasih Pemilik 1 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi
- ‎14,26 Gram Sabu Disita,
Pengedar Narkoba di Tambusai Diciduk Polisi Rohul di Rumahnya

- Sunoto Resmi Jabat Ketua PN Pasirpangaraian Gantikan Sarudi
- Polda Riau Musnahkan 26,70 Kilogram Sabu dan 12.513 Butir Ekstasi
- Mobdis Pemkab Bengkalis Ringsek Setelah Tabrak Pagar Besi di Pakning, Bengkalis
- Berkelahi dan Saling Bacok di Riau Foodcourt Pekanbaru, 4 Pria Diborgol Polisi
- Korupsi Pipa Transmisi PDAM Inhil,
Kontraktor Divonis Lebih Rendah, PNS Lebih Tinggi

- Satu Ditembak, Polres Bengkalis Tangkap Tiga Napi Kabur dari Rutan Sungai Penuh, Jambi
- Polres Dumai Tangkap Dua Bandar Sabu 1 Kilogram Asal Bengkalis
- Laga Kambing Travel Vs Truk, Sejumlah Penumpang Terluka
- Diduga Cabuli Gadis 16 Tahun,
Pelajar SD dan SMK di Bengkalis Berurusan dengan Hukum

- Sepekan Menghilang, Remaja KHS Kuansing Ditemukan Selamat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com