Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 16 Januari 2019 22:17
Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a

Rabu, 16 Januari 2019 21:34
Dipimpin Arsadianto Rachman, Relawan Bravo 5 se-Riau Resmi Dikukuhkan

Rabu, 16 Januari 2019 21:32
Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan

Rabu, 16 Januari 2019 20:42
Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru

Rabu, 16 Januari 2019 20:35
Hakim Tolak Eksepsi Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA

Rabu, 16 Januari 2019 19:20
Menko Maritim RI Panen Raya di Kampung Bungaraya, Siak

Rabu, 16 Januari 2019 19:12
Berkunjung Ke Teknopolitan, Bupati Harris Serahkan Proposal ke Menteri Luhut

Rabu, 16 Januari 2019 19:01
Begini Euforia Masyarakat Kampar Sambut Piala Adipura

Rabu, 16 Januari 2019 18:57
BPS: Kesejahteraan Petani Riau Menurun

Rabu, 16 Januari 2019 18:55
Luhut Panjaitan: Pelantikan Syamsuar 19 Februari

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 10 Januari 2019 21:58
Hubungan Asmara Tak Direstui, Pria di Pekanbaru ini Nekat Molotov Rumah Ortu Pacarnya

Dibantu teman, seorang warga Bukit Raya, Pekanbaru lempar molotov rumah pacarnya. Aksi nekatnya dipicu hubungan asmaranya tidak direstui orang tua sang pacar.

Riauterkini-PEKANBARU-Diduga karena hubungan asmaranya tak mendapat restu dari orang tua sang pacar, Bobi (31) warga Jalan Simpang Lima Rawawiri, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya nekat melempar bom molotov ke rumah Ernawati (62) di Jalan Tenayan Jaya, RT02, RW02, Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya yang tak lain adalah orang tua dari sang pujaan hatinya tersebut.

Akibat perbuatannya itu, rumah korban pun nyaris kebakaran karena sebagian api dari molotov yang dilemparnya telah membakar gorden jendela rumah. Menurut Kasubag Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhia Dianda, peristiwa pelemparan molotov itu sendiri terjadi pada Selasa (08/01/19) dinihari lalu. Pelaku juga tak sendirian karena dibantu oleh temannya, Galih (30) saat melarikan diri usai melakukan aksinya.

"Motifnya diduga karena hubungan asmara antara pelaku dengan pacarnya tidak direstui oleh orang tua sang pacar (pemilik rumah). Kedua pelaku sudah ditangkap dan sekarang diproses di Polsek Tenayan Raya," ujarnya kepada riauterkini.com, Kamis (10/01/19).

Dia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat dinihari itu korban bersama cucunya terbangun dari tidur karena mendengar suara kaca jendela samping rumah pecah. Tak lama kemudian terdengar pula suara ledakkan di jendela depan rumah dan korban langsung kaget melihat gorden sudah terbakar. Ditengah rasa kagetnya itu, korban juga sempat melihat pelaku dan korban pun ternyata mengenal pelaku yang ternyata adalah pacar dari anaknya, Nike.

"Begitu mengenal dan melihat si pelaku (Bobi), korban langsung mencaci maki pelaku. Tapi pelaku bertambah marah dan melemparkan lagi molotov ke arah dinding rumah korban. Setelah itu barulah pelaku kabur dengan temannya (Galih) menggunakan sepeda motor. Pelaku melakukan pelemparan molotov sebanyak 2 kali, satu ke jendela dan satu lagi ke arah dinding rumah korban," jelasnya.

Budhia melanjutkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan tim Opsnal Polsek Tenayan Raya setelah mendapat laporan dari korban, beberapa jam usai kejadian, pelaku pun akhirnya berhasil di tangkap di kediamannya masing-masing. Bobi ditangkap di rumahnya di Jalan Simpang Lima Rawawiri, sedangkan temannya Galih diringkus polisi di sebuah rumah petak di Jalan Bangau, Kecamatan Tampan.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga sudah mengamankan barang bukti satu helai gorden warna ungu bekas terbakar, pecahan botol warna hijau dan coklat, sebuah kayu broti, sebuah plastik hitam yang berisi 2 botol air mineral, sebuah botol warna hijau, sebuah botol warna coklat serta sebuah mancis merk Cricket.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- 2 Tersangka Diburu, Polda Riau Musnahkan 37 Kilogram Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi
- Ditinggal Pekerja Sarapan, Bengkel Las di BS,  Bengkalis Ludes  Terbakar
- Polres Kuansing Amankan Tiga Tersangka Narkoba
- Kembali Muncul Penistaan Agama Lewat Medsos di Mandau
- Mantan Kadis PUPR Riau dan juga Terpidana Korupsi RTH Dihadirkan Kepersidangan
- Sedang Asik Pesta Sabu di Kandang Ayam, 4 Warga Kepenuhan Digerebek Polisi Rohul
- Lagi, Duet Jambret Spesialis Handphone di Pekanbaru Diringkus Polisi
- Meresahkan, Warga Pekanbaru Tutup Paksa Sekretariat Ormas Diduga LGBT
- Tuntut Sejumlah Hak, Ratusan Securiti DMG di Duri,  Bengkalis Mogok Kerja
- ‎Dorong Istri Sampai Kepala Robek, Seorang Suami di Desa Payung Sekaki Rohul Dipolisikan
- Perkosa Bocah 7 Tahun, Buruh di Bonai Darussalam Rohul Ini Nyaris Dikeroyok Warga
- Warga Setempat Merasa Kecolongan Ada Pabrik Rumahan Miras di Pekanbaru
- Pabrik Miras Rumahan di Tangkerang Selatan Beromset Rp1 Miliar Sebulan
- Amankan 6 Tersangka, Polresta Pekanbaru Gerebek Pabrik Rumahan Miras
- Patok Harga Mahal, Calo SIM Mandau, Bengkalis Bergentayangan di Medsos
- Terpidana Bersaksi Untuk Pengusaha Sawit Terjerat Kasus Pemalsuan Surat Tanah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com