Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Selasa, 22 Januari 2019 06:48
Bupati Inhil Harapkan Pembangunan Desa Berjalan Maksimal

Senin, 21 Januari 2019 22:13
9.319 Siswa dan Santri di Kampar Terima Bantuan Kartu Indonesia Pintar

Senin, 21 Januari 2019 20:44
DPRD Riau Sebut Ada Indikasi Kecurangan Perusahaan Terhadap Pajak Air Permukaan

Senin, 21 Januari 2019 20:37
Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif RT dan RW

Senin, 21 Januari 2019 20:34
Pemecatan 17 ASN Mantan Napi Tipikor Dilingkup Pemda Pelalawan Menunggu Eksekusi

Senin, 21 Januari 2019 20:29
Deputi KemenPAN-RB Kunjungi MPP Pekanbaru

Senin, 21 Januari 2019 20:25
Idris Laena Puji Kepemimpinan Sukarmis Selama Dua Periode

Senin, 21 Januari 2019 20:22
ISEI, Bank Indonesia dan Pemprov Gelar Bedah APBD Provinsi Riau 2019

Senin, 21 Januari 2019 18:23
Pemkab Rohul Tanda Tangani MoU Kasda Online dengan Bank Riau Kepri dan BPKP Riau

Senin, 21 Januari 2019 18:15
2019, SBT Targetkn 4000 Unit Mobil Suzuki Terjual di Riau

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 13 Januari 2019 05:48
Polres Kuansing Amankan Pembunuh Satwa dilindungi

Jajaran Polres Kuansing tangkap seorang pembunuh satwa dilindungi Burung Enggang. Pelaku bersama temanya yang menjadi buron memanfaatkan hewan untuk dimakan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Arhedi (30) asal Kampung Gunung Langkap desa Cikaratuan Kecamatan Cigemblong Kabupaten Lebah Banten diamankan Satuan Reskrim Polres Kuansing, Jum'at (11/1/2019) malam atas dugaan tindak pidana pembunuhan satwa dilindungi Burung Enggang.

Arhedi diamankan di desa Siberobah, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, sekira pukul 18.30 WIB. Ia diamankan berdasarkan informasi dari medsos facebook yang diposting rekannya saudara Oyon.

Lewat informasi tersebut, lalu Dirreskrimsus memerintahakan untuk dilakukan pengecekan kepada jajaran Polres Kuansing. Atas perintah ini, penyidik Polres Kuansing, dipimpin Kasat Reskrim, Andi Cakra, melakukan giat penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan ini, lalu Arhedi ini bisa diamankan yang merupakan satu pelaku pembunuhan satwa dilimdungi.

Penangkapan Arhedi ini, dibenarkan Kasubag Humas Polres Kuansing, AKP Kadarusmansyah, Sabtu (12/12019) malam melalui keterangan resminya.

Menurut Kadarusmnasyah, berdasarkan sari keterangan pelaku yang sudah diamankan, Burung Enggang atau Ranggong ini, awalnya ditangkap rekan pelaku yakninya Oyon menggunakan ketapel pada Selasa (8/1/2019) lalu.

Kemudian, keduanya membunuh satwa ini dengan cara menyembeli menggunakan parang, untuk dikonsumsi di pondok tempat mereka tinggal. Dalam hal ini peran Arhedi ini adalah memegang Burung tersebut, saat disembelih, menyiapkan air untuk memasak dan ikut mengkonsumsi setelah masak. Sehingga pelaku yang diamankan ini terjerat atas perannya ini.

Sementara, Oyon pelaku yang satunya lagi, sudah kabur pada Rabu (9/1/2019) lalu dan sebelum kabur ia memberi tahu Arhedi terlebih dulu, karena ia telah mengetahui poto-poto burung yang mereka sembelih ini beredar di medsos dan banyak komentar masyarakat diakun fb miliknya ini.

"Dengan kaburnya Oyon ini, Polisi sudah menetapkan dia sebagai DPO. Hubungan keduanya, mereka adalah rekan kerja di tempat yang sama menyadap karet," jelas Kadarusmansyah.

Atas perbuatannya kata Kasubag Humas, pelaku akan dijerat dengan pasal 40 ayat (2) Jo pasal 21 ayat (2) huruf a UU no 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber alam hayati dan ekosistimnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari kejadian ini, 1 buah paruh burung Enggang, 1 buah parang, beberapa helai bulu burung dan sayapny.

"Karena ini menyangkut hewan dilindungi, maka akan dikoordinasikan dengan BKSDA Provinsi Riau, serta koordinasi dengan subdit IV Tipidter Polda Riau," pungkas Kadarusmansyah.** (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Hakim Ingatkan PNS dan Dokter RSUD AA Beri Keterangan Jujur Untuk Rekannya Terjerat Korupsi
- ‎Polisi Rohul Tangkap 7 Pelaku Narkoba di Tambusai Utara, 10 Paket Diduga Sabu Disita
- Coba Perkosa Ibu Rumah Tangga, Remaja Asal Sumut Ditangkap Polres Rohul
- Pencari Ikan di Kotalama, Rohul Ditemukan Meninggal di Kebun Sawit
- Nestapa Gadis Belia di Kampar, Diperkosa dan Dirampas HP-nya
- Satu 'Kurir' Sabu 10 Kg di Bengkalis Bebas dari Pidana Mati
- Ditangkap Setelah Anak Lahir, Pemuda Setubuhi Anak Bawah Umur di Rohul Diciduk Polisi
- Suskseskan Millenial Road Safety Festival, Sat Lantas Polresta Pekanbaru Gandeng Komunitas Motor
- Diduga Edar dan Pesta Sabu, 5 Tersangka Diringkus Polres Bengkalis
- Polresta Pekanbaru Tangkap Kurir 8.617 Butir Ekstasi
- Pinjam Motor Vario tak Dikembalikan, Warga Sumut Diciduk Polisi Rohul di Pasirpangaraian
- 3 Kurir 55 Kg Sabu dan 46 Ribu Butir Ekstasi Divonis Mati PN Bengkalis
- 2018, DJBC Riau Amankan Produk Ilegal Senilai Rp56,42 Miliar
- Warungnya Digerebek Polisi Rohul, Wanita Asal Mahato Simpan Paket Sabu
- Terlibat Judi, Seorang Caleg Golkar Disidang di PN Pelalawan
- Juru Tulis Togel Asal Kasang Padang Ditangkap Polisi Rohul
- Pertanyakan Pengalihan Tahanan, Hakim Minta Tiga Dokter Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes RSUD AA, Banyak Berdo'a
- Divonis Hakim 7 Tahun, Seorang Terdakwa Kasus Narkoba Meraung-raung di PN Pelalawan
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru
- Pengadilan Tipikor Sidangkan Lima Terdakwa Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com