Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 21 Pebruari 2019 15:11
Termasuk Utang Obat di RSUD,
BPKAD Rohul Prioritaskan Lunasi Utang Tunda Bayar 2018‎ Rp75 Miliar


Kamis, 21 Pebruari 2019 14:53
Ini Alasan Kenapa 16 Kades Hasil Pilkades Serentak 2018 di Rohul Belum Dilantik

Kamis, 21 Pebruari 2019 14:46
Polda Riau Tangkap 8 Kilogram Sabu Asal Malaysia

Kamis, 21 Pebruari 2019 14:31
Korban Dikabarkan Kritis,
Mobil Patwal Bupati Inhu Tabrak Pengandara di Koto Inuman, Kuansing


Kamis, 21 Pebruari 2019 14:24
Senin Baru Ngantor,
Gubri Besok Dampingi Moeldoko ke Dumai


Kamis, 21 Pebruari 2019 14:12
Disparbud Rohul Langsung Data dan Ukur Areal Benteng Tujuh Lapis Tambusai

Kamis, 21 Pebruari 2019 14:03
Bawaslu Sebut Ada Empat TPS Rawan Secara Geografis

Kamis, 21 Pebruari 2019 13:58
Program Kerja 100 Hari,
Syamsuar-Edy Fokus Benahi Birokrasi dan Pencegahan Karhutla


Kamis, 21 Pebruari 2019 13:26
Hari Peduli Sampah Nasional 2019 , TNI dan Polri Kompak Bersih-bersih di Bangkinang

Kamis, 21 Pebruari 2019 12:35
Polres Bengkalis Musnahkan Puluhan Bal Pakaian Bekas dan Ratusan Karung Bawang Ilegal

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Pebruari 2019 14:56
Perkara Modifikasi Kendaraan,
BPTD Wilayah IV Riau Apresiasi Vonis Hakim


Vonis hakim yang menyatakan dua pengusaha angkutan yang memodifikasi kendaraannya, mendapat apresiasi dari BPTD Wilayah IV Riau Kepri.

Riauterkini-PEKANBARU-Dijatuhi vonis bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dua pengusaha dibidang angkutan terjerat perkara pidana pelanggaran batasan sertifikasi uji type kendaraan atau Kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL) pada Kamis kemarin. Diapresiasi baik oleh pihak Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IV Provinsi Riau-Kepulauan Riau (BPTD Wil.IV), yang menangkap dua truk pengangkut kayu yang melanggar tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi dan menghormati keputusan majelis hakim PN Pekanbaru, dalam perkara ini," kata Syaifuddin Ajie Panatagama, selaku Kepala BPTD Wilayah IV Provinsi Riau - Kepulauan Riau, kepada riauterkini.com, Jum'at (8/2/19) siang.

Secara institusi berdasarkan tugas pokok BPTD sebagai perpanjangan tangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, BPTD mengharapkan hukuman yang dijatuhkan terhadap terdakwa adalah kurungan badan atau fisik.

"Jika saja vonis nya adalah kurungan badan, maka akan sangat sejalan dan mendukung kami dalam melaksanakan percepatan pencapaian target pemerintah, Indonesia Zero ODOL 2020, seperti di Philipina dan Vietnam," katanya.

Namun demikian bagi Ajie, proses hukum yang berjalan demikian merupakan amanah UU, jaksa dan hakim telah menjalankan kewenangannya dengan baik, hal ini sangat diapresiasi.

"Jajaran jaksa dan majelis hakim, tadi malam telah menorehkan tinta sejarah dalam penegakan hukum UU Nomor 22/2009, mereka adalah pelaku sejarah. Semoga hal ini menjadi langkah awal bagi proses peradilan bagi pengguna jalan raya," kata Ajie.

Kepala BPTD Wilayah IV ini menambahkan bahwa semangat penegakan hukum terhadap pelaku ODOL tersebut adalah sikap tegas terhadap perilaku yang setiap tahunnya telah merugikan negara hingga Rp 43 triliun.

"Di mata kami, perbuatan modifikasi kendaraan adalah sebuah kejahatan yang harus diberi sanksi tegas dan memiliki efek jera, tidak hanya kerugian negara, tapi juga merugikan masyarakat banyak pengguna jalan," katanya.

Sebelumnya, Iswandi alias Acua dan Edi Lee alias A Piau, dua pengusaha dibidang angkutan yang dihadirkan kepersidangan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru atas pelanggaran batasan sertifikasi uji type kendaraan atau Kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL). Divonis hukuman denda oleh majelis hakim yang diketuai Sorta Ria Neva.

Kedua pengusaha tersebut dihukum dengan membayar denda masing masing sebesar Rp 12 juta. Jika tidak dibayar, maka dapat diganti (subsider) dengan kurungan badan selama 2 bulan.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Tangkap 8 Kilogram Sabu Asal Malaysia
- Korban Dikabarkan Kritis,
Mobil Patwal Bupati Inhu Tabrak Pengandara di Koto Inuman, Kuansing

- Polres Bengkalis Musnahkan Puluhan Bal Pakaian Bekas dan Ratusan Karung Bawang Ilegal
- Tukang Kredit Keliling di Pelalawan Jadi Korban Perampokan Disertai Pembunuhan
- Tim Opsnal Polres Rohul Tangkap 3 Pemain Dadu Adroid di Desa Kepenuhan Jaya
- Terkait Pencemaran Nama Baik,
Wartawan Novrizon Burman Layangkan Somasi ke Kepala SKK Migas Sumbagut

- Pungli Pengurusan Prona, Mantan Pejabat BPN Inhu Dituntut Jaksa Lima Tahun Penjara
- Juru Tulis dan Bandar Togel di Sorek Pelalawan Diciduk
- Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan,
Pengusaha Sawit Ini Dituntut 3 Tahun Penjara

- Tabrak Truk, Pelajar di Pinggir, Bengkalis Tewas Mengenaskan
- Mendadak Sakit, Tuntutan Hukuman Pengusaha Terjerat Pemalsuan Sertifikat Lahan Ditunda Sehari
- Maling Kotak Infak di Bengkalis di Tangkap Warga
- Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat
- Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel
- Berduaan dengan Pria Lain, Seorang Istri di Pankalankerinci Ini Digrebek Massa
- Tertangkap Tangan Maling Motor, Warga Kusau Makmur Ini Digiring ke Mapolsek Tapung Hulu
- 13 Unit Rumah Terbakar di Kateman, Inhil
- Satu Meninggal Dunia,
Tiga Sekawan di Pekanbaru Dikeroyok Sekelompok Orang

- Warga Okura Temukan Mayat Mr X Mengapung di Sungai Siak
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Ungkap Tiga Kasus Narkoba dalam Sehari


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com