Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

Jum’at, 19 April 2019 16:06
Tentang PSU/PSL, KPU Belum Terima Rekomendasi Resmi

Jum’at, 19 April 2019 14:46
Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan

Jum’at, 19 April 2019 12:45
Viral di Medsos Suara Prabowo Hilang 100,
KPU Dumai Akui Salah dan Minta Maaf


Jum’at, 19 April 2019 11:30
Bupati Kuansing Serahkan Dana Hibah untuk Ponpes di Gunung Toar

Jum’at, 19 April 2019 08:00
Bawaslu Riau Rekomendasikan 98 TPS Gelar PSL dan PSU

Kamis, 18 April 2019 18:59
Hari Warisan Dunia, Disbud Riau Beri Lestarikan Cagar Budaya

Kamis, 18 April 2019 17:29
Melalui Teleconference, Bupati Kampar Laporkan Pemilu di Kampar Aman dan Lancar

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Pebruari 2019 14:56
Perkara Modifikasi Kendaraan,
BPTD Wilayah IV Riau Apresiasi Vonis Hakim


Vonis hakim yang menyatakan dua pengusaha angkutan yang memodifikasi kendaraannya, mendapat apresiasi dari BPTD Wilayah IV Riau Kepri.

Riauterkini-PEKANBARU-Dijatuhi vonis bersalah oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dua pengusaha dibidang angkutan terjerat perkara pidana pelanggaran batasan sertifikasi uji type kendaraan atau Kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL) pada Kamis kemarin. Diapresiasi baik oleh pihak Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah IV Provinsi Riau-Kepulauan Riau (BPTD Wil.IV), yang menangkap dua truk pengangkut kayu yang melanggar tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi dan menghormati keputusan majelis hakim PN Pekanbaru, dalam perkara ini," kata Syaifuddin Ajie Panatagama, selaku Kepala BPTD Wilayah IV Provinsi Riau - Kepulauan Riau, kepada riauterkini.com, Jum'at (8/2/19) siang.

Secara institusi berdasarkan tugas pokok BPTD sebagai perpanjangan tangan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, BPTD mengharapkan hukuman yang dijatuhkan terhadap terdakwa adalah kurungan badan atau fisik.

"Jika saja vonis nya adalah kurungan badan, maka akan sangat sejalan dan mendukung kami dalam melaksanakan percepatan pencapaian target pemerintah, Indonesia Zero ODOL 2020, seperti di Philipina dan Vietnam," katanya.

Namun demikian bagi Ajie, proses hukum yang berjalan demikian merupakan amanah UU, jaksa dan hakim telah menjalankan kewenangannya dengan baik, hal ini sangat diapresiasi.

"Jajaran jaksa dan majelis hakim, tadi malam telah menorehkan tinta sejarah dalam penegakan hukum UU Nomor 22/2009, mereka adalah pelaku sejarah. Semoga hal ini menjadi langkah awal bagi proses peradilan bagi pengguna jalan raya," kata Ajie.

Kepala BPTD Wilayah IV ini menambahkan bahwa semangat penegakan hukum terhadap pelaku ODOL tersebut adalah sikap tegas terhadap perilaku yang setiap tahunnya telah merugikan negara hingga Rp 43 triliun.

"Di mata kami, perbuatan modifikasi kendaraan adalah sebuah kejahatan yang harus diberi sanksi tegas dan memiliki efek jera, tidak hanya kerugian negara, tapi juga merugikan masyarakat banyak pengguna jalan," katanya.

Sebelumnya, Iswandi alias Acua dan Edi Lee alias A Piau, dua pengusaha dibidang angkutan yang dihadirkan kepersidangan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru atas pelanggaran batasan sertifikasi uji type kendaraan atau Kendaraan Over Dimensi dan Over Load (ODOL). Divonis hukuman denda oleh majelis hakim yang diketuai Sorta Ria Neva.

Kedua pengusaha tersebut dihukum dengan membayar denda masing masing sebesar Rp 12 juta. Jika tidak dibayar, maka dapat diganti (subsider) dengan kurungan badan selama 2 bulan.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda
- Dihadapan Ratusan Pencaker di Duri, Kadisnakertrans Bengkalis Berharap Peserta Serius
- Dua Dilumpuhkan Dengan Timah Panas, Lima Perampok di Rohul Diringkus
- Termasuk Pelajar, Polisi Ringkus Pengedar Ganja dan Sabu Puluhan Paket di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com