Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 22 Agustus 2019 21:37
Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI


Kamis, 22 Agustus 2019 21:32
Sah, AMSI Wilayah Riau Terverifikasi Faktual!

Kamis, 22 Agustus 2019 21:06
Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad


Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun

Kamis, 22 Agustus 2019 17:40
Juara 1 Rayon III, Sang Ratu Helmina Hari Pertama FPJ Sudah Pulang Kandang

Kamis, 22 Agustus 2019 17:32
Pemprov Riau Optimis APBD-P Tuntas Akhir Bulan Ini

Kamis, 22 Agustus 2019 16:37
Matangkan Persiapan Gelar Layanan 5G,
XL Axiata Kembali Uji Coba Teknologi 5G dan Gencarkan Fiberisasi Jaringan


Kamis, 22 Agustus 2019 16:34
Mahasiswa Dua PT di Bengkalis Wakili Riau Lomba Mengelas Nasional

Kamis, 22 Agustus 2019 16:05
Terbukti Diminati dan Berkualitas, Rabbani Sabet Tiga Award Top Brand 2019

Kamis, 22 Agustus 2019 15:28
558 Mahasiswa UPP Rohul Diwisuda, Irsadul Halim Sebagai Pemuncak

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Pebruari 2019 17:51
BNNP Riau Musnahkan 15,9 Kilogram Shabu dan 16.364 Butir Pil Ekstasi

BNNP Riau musnahkan 15,9 Kilogram shabu dan 16.364 ekstasi serta 383,3 gram daun ganja. Barang bukti yang berhasil disita dalam dua kasus peredaran narkoba di Riau.

Riaurerkini - PEKANBARU - Disaksikan lima orang orang tersangka, barang bukti narkoba yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah, dimusnahkan BNNP Riau, Jum'at (08/02/19). Pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Plt Kepala BNNP Riau, AKBP Haldun.

"Ini merupakan barang bukti dari dua kasus narkoba yang berhasil di ungkap oleh BNNP Riau," katanya.

Dirincinya, kasus pertama yakni tim BNNP Riau berhasil menyita sekitar 5 kilogram shabu, 263 butir pil ekstasi, dan 383,30 gram ganja kering pada 27 Januari 2019. Turut diringkus pula dua orang pelaku yakni Fi dan SM. Jaringan ini berhasil dirangkap di wilayah Pasir Putih.

"Ini dikendalikan oleh narapidana RK yang saat ini tengah menjalani hukuman di salah satu lapas di Pekanbaru. Hal ini juga hasil penyelidikan informasi tentang maraknya peredaran narkoba di wilayah Rumbai," terangnya.

Untuk dua Tersangka ini di janjikan upah sebesar Rp13 jutaan perkilogramnya.

Sementara untuk kasus kedua, tim BNNP Riau berhasil meringkus tiga orang tersangka narkoba. Yakni Si, F dan De yang juga merupakan jaringan internasional. Jaringan ini dikatakan Haldun dikendalikan oleh narapidana di salah satu lapas di jakarta dengan inisial PD.

Tiga orang ini, berhasil diringkus di salah satu kamar yang terletak di lantai 6 Hotel Grand Suka Pekanbaru. "Dalam penggrebekan ini kita mengamankan sekitar 11 kilogram shabu, 16 ribu butir pil Ekstasi yang dikemas dalam tiga tas. Sementara, dirumah Si yang berada di Duri kita kembali berhasil amankan 1 kilogram lebih shabu,"terangnya.

Untuk F dan De dijanjikan upah Rp10 juta perkilogramnya. Sedangkan Si dijanjikan upah Rp40 juta sekali pengantaran.

Dikatakan, Haldun untuk para napi yang menjadi pengendali jaringan internasional karena diduga narkoba berasal dari Malaysia, tetap akan dilakukan proses hukum "Saat ini kita tengah kumpulkan barang bukti, baik itu barang bukti elektronik maupun lainnya. Saat ini juga kita sedang koordinasi dengan kalapasnya," tutupnya.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad

- Terjerat Korupsi Dana Pendamping Desa di BPMD, Tiga PNS Pemkab Inhu Diadili
- Ludeskan 300-an Kios, Kebakaran Pasar Tembilahan Bakal Diteliti Puslabfor
- Rumahnya Terbakar, Seorang PNS Pengadilan Agama Pasirpangaraian Tewas
- Puluhan Kios di Pasar Tembilahan, Inhil Ludes Terbakar
- Diduga Tewas Dibunuh,
Sosok Mayat Pria di Kebun Sawit Lahan Pemko Pekanbaru Gegerkan Warga

- Seorang Pelaku Tersangka,
Tim Satgas Karlahut Rohul Amankan 2 Terduga Pembakar Lahan di Rambah Hilir

- Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Abdul Somad Sudah Kadaluarsa
- Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga
- Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim
- Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
- Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor

- BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional
- Enam Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat
- Pintu Masuk Diblokir, PT Adei Plantation di Pelalawan Didemo Sekelompok Warga
- Sadis, Gadis 14 Tahun di Kandis Dicangkul lalu Diperkosa Saat Sekarat
- Digelar Sertijab Posisi Kasat Lantas Polres Bengkalis
- Praktisi Hukum Menduga Ada Kejanggalan Dokumen Pemenang Proyek Perpustakaan Kuansing
- Dugaan Suap Anggota DPRD Riau,
Polresta Pekanbaru Periksa Saksi Kunci Ar



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com