Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 19 Juli 2019 09:51
Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg

Jum’at, 19 Juli 2019 09:42
AHM Luncurkan Si Penjelajah Jalanan, Honda Skutik ADV150

Jum’at, 19 Juli 2019 08:06
Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa

Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 11 Pebruari 2019 15:56
Bawa Kabur Uang Rp75 juta, Tiga Komplotan Rampok Diringkus Polda Riau

Polda Riau ringkus tiga orang komplotan rampok. Dua diantaranya dilumpuhkan dengan timah panas.

Riauterkini - PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau berhasil ungkap perkara pencurian dengan kekerasan (curas) di yang terjadi di wilayah Siak. Selain tiga orang pelaku yang sebelumnya berhasil membawa kabur uang sinilai Rp75 juta berhasil diringkus, polisi juga sita satu pucuk senpi lengkap dengan 6 buah peluru milik pelaku.

Kasubdit III Polda Riau, AKBP M Kholik, senin (11/02/19) kepada media menjelaskan, tiga pelaku berhasil ditangkap yakni BHG (36), AFA (33) dan IAH (39). Dimana tersangka berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda.

"Tiga pelaku kita tangkap di lokasi yang berbeda. Pertama yakni pada 4 Januari 2019, kita berkoordinasi dengan tim Polres Siak dan Polsek Kandis berhasil menangkap BHG di wilayah Binjai, Sumatra Utara," terangnya.

Namun, dalam penangkapan tersebut, BHG melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri. Sehingga tim melakukan tindakan tegas dan terukur, di salah satu kakinya. BHG merupakan eksekutor yang menggunakan senpi dalam aksinya. Tapi, senpi tersebut dikatakannya merupakan milik IAH.

Dari BHG pula tim mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka lainnya. Dimana di wilayah Kandis Kabupaten Siak, tim berhasil menangkap AFA. Sementara IAH berhasil di tangkap di kecamatan Pinggir, Siak. Saat penangkapan pelaku ke-3 tersebut juga melakukan perlawanan sehingga polisi terpaksa menembak salah satu kakinya. Dari penggeledahan, polisi berhasil mengamankan senpi rakitan berwarna silver yang digunakan oleh BHG saat beraksi.

"Keterangan pelaku senjata tersebut di dapatkan dari temannya. Saat ini masih kita kembangkan bersama Polres Siak," terang Kholik.

Bukan hanya senpi saja, pihaknya saat ini juga tengah menyelidiki uang hasil kejatahatan tersebut digunakan untuk apa oleh tersangka. Sebab, saat dilakukan penangkapan polisi tidak menemukan uang tersebut kepada para tersangka.

"Kita masih kembangkan keberadaan uang yang dibawa kabur tersangka tersebut. Bahkan juga melihat apakah ada pelaku lain dalam perkara ini," bebernya.

Perkara ini sendiri terjadi saat korban Suwasno yang membawa uang tersebut menuju PT.DAP. Namun, dipertengagan jalan diberhentikan oleh tersangka dan langsung menodongkan senpi ke arah kepala korban dan merebut tas yang berisikan uang tersebut. Meski korban sempat mengaku uang senilai Rp75 juta tersebut tidak ada padanya, tersangka tetap ngotot dan terus mencoba untuk mengambil tas tersebut.

Tak lama, kemudian datang tersangka lain yang turut membantu merampas tas milik korban dengan cara memegangi tangan korban. Meski begitu, korban masih meronta untuk tidak memberikan tas tersebut. Kemudian, tersangka melakukan pemukulan menggunakan gagang senpi yang mengenai kepala belakang korban.

Tak hanya itu saja, pelaku juga sempat melepaskan tembakan namun tidak mengenai badan korban. Bukan hanya berhasil merampas tas, pelaku juga merampas dua ponsel milik korban.

Dari penangkapan ini, polisi berhasil menyita sepucuk senjata api rakitan jenis revolver beserta 6 buah amunisi aktif. Disita pula uang senilai Rp315 ribuan. Sementara tersangka saat ini menjalani pemeriksaan di Polres Siak.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Diangkut Mabes Polri, Lapas Bengkalis Belum Pastikan Napi Terlibat Temuan Sabu 18,8 Kg
- Tersangka Korupsi Reatribusi, Dua ASN Dishub Meranti Ditahan Jaksa
- Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD
- Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi
- Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru
- Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com