Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 23 Agustus 2019 15:31
Gubri Turut Sesalkan Keributan Antara Kasatpol PP Pekanbaru dan Kepala BNNP

Jum’at, 23 Agustus 2019 15:01
'Mancing', Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Pengedar Sabu di Bengkalis

Jum’at, 23 Agustus 2019 14:57
Wujudkan Sinergitas dan Koordinasi Antar Instansi,
DPMPSP Bengkalis Gelar Rakor Pelayanan Terpadu Satu Pintu


Jum’at, 23 Agustus 2019 14:50
Selain Jejak Harimau,
Ditemukan Pula Bangkai Monyet Hangus di Bekas Lahan Terbakar


Jum’at, 23 Agustus 2019 14:15
Ketua F-PAN Pelalawan Minta Presiden Cabut Izin HTI/HGU di Lahan Gambut

Jum’at, 23 Agustus 2019 14:00
Razia Hiburan Malam, Kasat Pol PP dan Kabid Berantas BNNP Nyaris Adu Jotos

Jum’at, 23 Agustus 2019 13:27
Hari Ini Tiba di Pekanbaru,
Dua Menteri Arab Saudi Besok Letakkan Batu Pertama Universitas Anak Yatim


Jum’at, 23 Agustus 2019 11:01
Hasil.Cek Lapangan, Kapolda Pastikan Kebakaran Lahan Disengaja

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:53
Puluhan Staf Bawaslu Bengkalis Ikuti Diklat Kapasitas SDM

Jum’at, 23 Agustus 2019 10:50
Panitera PN Bengkalis Dimutasi

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Pebruari 2019 17:41
Kabur Pakai Bus, Pembunuh Ayu Safitri Tertangkap di Lahat, Sumsel

Polresta Pekanbaru berhasil menangkap pembunuh Ayu Safitri. Ia kabur naik bus ke Lahat, Sumatera Selatan.

Riauterkini-PEKANBARU-Dua pekan lebih pasca peristiwa temuan mayat Ayu Safitri (19) yang awalnya ditemukan tanpa identitas telungkup di area perkebunan sawit di Jalan Padat Karya, Gg Rahmat, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, pada Rabu (30/01/19) dinihari lalu, tim gabungan Polresta Pekanbaru beserta tim Opsnal Polsek Rumbai Pesisir akhirnya berhasil mengungkap dalang dibalik kematian gadis bernasib malang tersebut.

Tersangka tak lain adalah teman pria korban, Hendra Syahputra alias Putra (29). Menurut Kapolsek Rumbai Pesisir, Kompol Ardinal Efendi, tersangka ditangkap oleh tim gabungan saat berada di loket bus ALS di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Pagar Agung, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Jum'at (15/02/19) pekan lalu. Saat itu, sambungnya, tersangka sudah berada di dalam bus dan hendak melarikan diri ke Jakarta.

"Dari penyelidikan kita, tersangka diketahui pergi meninggalkan Pekanbaru menuju Jakarta menggunakan bus. Kita kemudian melakukan pengejaran sampai ke Lahat Sumsel. Begitu di Lahat, tersangka berhasil kita amankan ketika yang bersangkutan masih berada di dalam bus. Kita lakukan penghadangan terlebih dahulu dan dibantu juga oleh tim dari Polres Lahat," ujarnya didampingi Wakasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Noah Aritonang, saat ekpose tersangka dan barang bukti, Senin (18/02/19) siang.

Setelah diamankan, kata dia lagi, tersangka selanjutnya dibawa ke Polres Lahat sebelum akhirnya diberangkatkan ke Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Masih kata Ardinal, dari pemeriksaan yang sudah dilakukan secara maraton terhadap tersangka, tersangka pun mengakui semua perbuatannya. Motifnya, tersangka merasa sakit hati terhadap korban karena korban pernah berkata kasar terhadap dirinya.

"Motifnya tersangka sakit hati dengan ucapan korban karena pernah berkata kasar. Tersangka membunuh korban dengan cara mencekik lehernya sampai korban benar-benar meninggal dunia," tuturnya.

Sementara itu, selain mengamankan tersangka, polisi juga turut mengamankan barang bukti satu unit handphone Xiaomi warna hitam milik tersangka yang sebelumnya digunakan untuk berkomunikasi dengan korban. Lalu sehelai jaket parasut, sehelai baju kemeja serta sehelai celana jeans yang dipakai tersangka pada saat melakukan pembunuhan terhadap korban.

Untuk diketahui, dua pekan sebelumnya, Kota Pekanbaru digegerkan dengan temuan sesosok wanita dalam kondisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa di area perkebunan sawit di Jalan Padat Karya, Gg Rahmat, Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Pesisir, Rabu (30/01/19) pukul 00.15 WIB dinihari. Mayat itu sendiri pertama kali ditemukan oleh saksi bernama Syaputra saat sedang berjalan kaki untuk mengecek kebun sawit di lokasi yang merupakan milik seorang warga bernama Hasibuan tersebut. Identitas korban kala itu juga belum diketahui karena ketika pertama kali ditemukan, sama sekali tak ada tanda pengenal atau kartu identitas diri disekitar jasadnya.***(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- 'Mancing', Polisi Berhasil Ringkus Tersangka Pengedar Sabu di Bengkalis
- Hasil.Cek Lapangan, Kapolda Pastikan Kebakaran Lahan Disengaja
- Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes,
Banding Dikabulkan, Pengadilan Tinggi Riau Bebaskan Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad

- Terjerat Korupsi Dana Pendamping Desa di BPMD, Tiga PNS Pemkab Inhu Diadili
- Ludeskan 300-an Kios, Kebakaran Pasar Tembilahan Bakal Diteliti Puslabfor
- Rumahnya Terbakar, Seorang PNS Pengadilan Agama Pasirpangaraian Tewas
- Puluhan Kios di Pasar Tembilahan, Inhil Ludes Terbakar
- Diduga Tewas Dibunuh,
Sosok Mayat Pria di Kebun Sawit Lahan Pemko Pekanbaru Gegerkan Warga

- Seorang Pelaku Tersangka,
Tim Satgas Karlahut Rohul Amankan 2 Terduga Pembakar Lahan di Rambah Hilir

- Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Abdul Somad Sudah Kadaluarsa
- Penikaman Kanit Reskrim, Diawali Keributan Pelaku dengan Warga
- Dilantik Wakapolda Riau, AKBP Andri Sudarmadi Jabat Direktur Reskrim
- Rok Terlilit Rantai Motor, Seorang Ibu di Perawang Terhempas ke Aspal
- Tikam Kanit Reskrim, Warga Inhil Tewas Ditembak
- Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri,
Jaksa Nyatakan Banding Atas Vonis Dosen dan Kontraktor

- BNNP Riau Sita 8 Kilogram Sabu Dari Jaringan Internasional
- Enam Personil Polda Riau di Berhentikan Secara Tidak Hormat
- Pintu Masuk Diblokir, PT Adei Plantation di Pelalawan Didemo Sekelompok Warga
- Sadis, Gadis 14 Tahun di Kandis Dicangkul lalu Diperkosa Saat Sekarat
- Digelar Sertijab Posisi Kasat Lantas Polres Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com