Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 23 Mei 2019 22:26
Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau

Kamis, 23 Mei 2019 22:13
Ajukan Proposal Pembangunan Stadion Baru, Bupati Kampar Temui Sesmenpora RI

Kamis, 23 Mei 2019 21:25
Gubri Sampaikan Program Zakat Komitmen Prioritasnya

Kamis, 23 Mei 2019 20:41
Melanjutkan Tradisi Baik,
Riauterkinicom Gelar Buka Puasa Bersama dan Bagi-bagi THR


Kamis, 23 Mei 2019 20:35
10 Tahun Terbengkalai, Pemkab Siak Kembali Lanjutkan Pembangunan SDN 01 di 2020

Kamis, 23 Mei 2019 20:17
‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru

Kamis, 23 Mei 2019 20:12
PT MASS Santuni Anak Yatim dan Keluarga Pra Sejahtera

Kamis, 23 Mei 2019 17:09
Di Laut, Polair Bengkalis Razia Puasa Nelayan dan Bagi Takjil Gratis

Kamis, 23 Mei 2019 17:07
Jalan Sei Pakning-Dumai Rusak Parah, Usulan Perbaikan PUPR Bengkalis Belum Direspon Pemprov Riau

Kamis, 23 Mei 2019 16:59
DPPPA Dukung Rencana Kegiatan FW KLA Buka Puasa Bersama Anak Yatim 

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Pebruari 2019 18:16
Diduga Bakar Lahan Sembarangan, Polisi Tangkap Seorang Pekerja Kebun di Pulau Rupat

jajaran Polres bengkalis amankan seorang pelaku pembakar lahan di Desa Dungun Baru, Rupat. Kejadian bermula saat pelaku membakar perunan hingga meluas sekitar setengah hektar.

Riauterkini-BENGKALIS- Diduga melakukan tindak pidana pembakaran lahan, Ans alias T (31), Pekebun, warga Trans Sosa III A Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara (Sumut), ditetapkan Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis sebagai tersangka.

Penetapan Ans alias T juga terlapor ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan gelar perkara dugaan tindak pidana kebakaran lahan Pasal 69 ayat (1) huruf h Jo Pasal 108 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan/atau Pasal 56 ayat (1) Jo Pasal 108 UU Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

Demikian disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, S.I.K melalui Paur Humas Iptu Kasmandar Subekti, Senin (18/2/19) siang.

"Tersangka ditangkap Kamis (14/2/19) sekira pukul 10.00 WIB di Dusun 04 Sei. Pakcut Desa Dungun Baru Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis," ungkapnya.

Dari tangan Ans alias T petugas menyita sejumlah barang bukti, seperti 1 botol racun rumput, 1 bilah parang, 1 alat penyiram tanaman warna biru, 1 plastik bibit mentimun, 1 kantong plastik bibit kacang panjang, 2 buah bibit sawit, 7 buah bibit tanaman karet, 1 buah korek api gas warna merah, tanah bekas terbakar, kayu bekas terbakar.

"Saksi yang diperiksa ada tiga orang. Tersangka akan dijerat Pasal 69 ayat (1) huruf h Jo Pasal 108 UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Setiap orang dilarang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. dan/atau Pasal 56 ayat (1) Jo Pasal 108 UU No.39 Tahun 2014 tentang Perkebunan. Setiap Pelaku usaha perkebunan dilarang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar," terangnya.

Tempat kejadian perkara, Dusun 04 Sei. Pakcut Desa Dungun Baru Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis tepatnya di lahan milik pribadi tersangka.

Berikut kronologi diamankannya Ins alias T :

Bahwa berdasarkan laporan informasi dari masyarakat dan pantauan sebaran titik panas di wilayah hukum Polres Bengkalis ditemukan adanya dugaan tindak pidana kebakaran lahan bertempat di Desa Dungun Baru, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Awal kejadian tersebut pada hari Kamis (7/2/19) sekitar pukul 16.00 WIB, tersangka membuat 1 tumpukan (perunan), kemudian dibakar. lokasi tumpukan tersebut berjarak 15 sampai dengan 20 meter dari sebelah kiri pondok.

Tak berapa lama tanpa disadari tersangka, api sudah menjalar dan membesar di lahan tersebut sehingga tidak dapat dikendalikan. Adapun luas lahan yang terbakar dari kejadian tersebut ± 0,5 hektar, dan dari kebakaran tersebut tidak sempat menjalar ke lahan milik orang lain.***(dik)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis
- Dituntut 4 Tahun, Hakim PN Pelalawan Vonis Aheng Dua Tahun Penjara
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro, Bengkalis Disidang Pekan Depan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com