Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

Jum’at, 22 Maret 2019 16:17
Tampil Agresif dan Sporty, Suzuki All New Ertiga Sport Dipamerkan di Mal SKA Pekanbaru

Jum’at, 22 Maret 2019 16:14
Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 07:53
Penjelasan Pemkab Terkait Bupati Kuansing Digugat ke Pengadilan karena Hutang

Bupati Kuansing Mursini digugat ke pengadilan terkait hutang. Pemkab memberikan penjelasan persoalan tersebut.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi, sebelumnya dilaporkan ke Pengadilan Negeri Telukkuantan, terkait hutang Pemerintah daerah sebesar 872.900.000 oleh pihak ahli waris Almarhum Firzadah Kurniawan, yakni Ertatises dan Egy Primatama, pada tanggal 25 Februari 2019 lalu.

Laporan ini teregister melalui gugatan Perdata dengan nomor 4/Pdt.G/2019/PN. TLK. Dalam gugatan ini Bupati merupakan tergugat I, tergugat II mantan Plt. Sekda Kuansing, H. Muharlius, tergugat III mantan Kabag Umum H. Muhammad Saleh dan tergugat IV Perdi Ananta mantan bedahara Umum Setda Kuansing.

Bupati Mursini, dilaporkan bersama tiga tergugat lainnya, karena tak juga kunjung melunasi hutang yang ditagih pihak ahli waris yang dipinjamkan Pemkab kepada Almarhum Firzadah Kurniawan, semasa hidupnya, dengan tujuan peminjaman guna menjalankan roda pemerintahan. Merasa tak direspon hingga akhirnya masalah piutang ini bergulir ke ranah hukum perdata.

Terkait masalah ini, Pemkab Kuansing, angkat bicara memberikan penjelasan, melalui Kabag Hukum Setda Kuansing, Suriyanto, SH. MH. Berdasarkan keterangan Kabag yang disampaikan Kasubag Humas Media Cetak dan Elektronik Selpi Keswita, ia mengakui adanya laporan tersebut.

"Laporan memang ada dan telah terdaftar di Pengadilan Negeri Talukkuantan, dalam bentuak aduan perkara perdata. Bupati sebagai tergugat I," sebutnya, Rabu (13/3/2019) tadi sore.

Mengenai laporan ini, pihak Pemkab menurutnya, tengah mempelajari materi isi gugatan tersebut. Dan dia belum bisa memastikan apakah itu merupakan hutang Pemkab atau termasuk ke bentuk hutang lain.

Sebab, bedasarkan aturan, mengenai pinjaman, Pemkab mesti harus mengacu pada peraturan pemerintah nomor 30 Tahun 2011 tentang pinjaman daerah. Maka hutang Pemkab Tahun 2017 ini apakah memunuhi unsur itu, sehingga menurutnya perlu dipelajari terlebih dahulu.

Kemudian mengenai hutang piutang Tahun 2017 ini berdasarkan laporan keuangan pemerintah daerah Tahun 2017 pada dasarnya sudah dibayarkan Tahun Anggaran 2018.

Namun, meskipun demikian terkait dengan gugatan tersebut, Bupati selaku tergugat I memakluminya, karena itu menurutnya merupakan hak warga Negara dalam mencari keadilan.

"Maka dalam persidangan nanti, Pemkab selaku pihak tergugat tentu juga akan menyampaikan alasan dan bukti pendukung sebagai pertimbangan majelis hakim tentang pihak yang bertanggungjawab dalam masalah ini," jelasnya.

Kemudian dalam hal ini, pihak pemerintah menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijaksana dalam menganalisa pemberitaan media massa baik cetak maupun online yang berkenaan dengan masalah pemerintahan, karena semua itu menurutnya ada mekanisme yang diatur undang-undang.

"Jika nanti dalam proses pengadilan tidak sesuai dengan yang diharapkan salah satu pihak. Maka pihak yang merasa dirugikan dapat mengambil langkah-langkah dalam mempertahankan haknya," pungkasnya.** (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan
- Tiga Tertangkap, Polisi Buru Empat lagi Tahanan Kabur dari PN Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com