Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Mei 2019 22:48
Tanpa Perlawanan, Tim Yustisi Kampar Segel Lima Titik Lokasi Galian C di Koto Kampar Hulu

Senin, 20 Mei 2019 22:44
Dipadati Warga, Wabup Inhil Taja Syukuran dan Buka Puasa Bersama di Kediaman Dinas

Senin, 20 Mei 2019 22:37
DPRD Riau Apresiasi Pemprov Riau Raih Opino WTP dari BPK RI

Senin, 20 Mei 2019 22:32
Safari Ramadhan, GM PLN UIW Riau Kepri Resmikan Kantor ULPLTD Bagan Besar Bengkalis

Senin, 20 Mei 2019 20:42
KPU Riau Sampaikan Rekapnas

Senin, 20 Mei 2019 18:12
Kejari Bengkalis Sita Rumah Tersangka Korupsi Kapal Roro di Pekanbaru

Senin, 20 Mei 2019 18:06
RAPP Bukber Bersama Stakeholders dan Insan Media di Riau

Senin, 20 Mei 2019 18:03
Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan

Senin, 20 Mei 2019 16:57
Halal dan Berkualitas,
Bulog Siapkan 2 Ton Daging untuk Lebaran Masyarakat Bengkalis


Senin, 20 Mei 2019 16:51
Pimpin Upacara Harkitnas, Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 07:53
Penjelasan Pemkab Terkait Bupati Kuansing Digugat ke Pengadilan karena Hutang

Bupati Kuansing Mursini digugat ke pengadilan terkait hutang. Pemkab memberikan penjelasan persoalan tersebut.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Bupati Kuantan Singingi, sebelumnya dilaporkan ke Pengadilan Negeri Telukkuantan, terkait hutang Pemerintah daerah sebesar 872.900.000 oleh pihak ahli waris Almarhum Firzadah Kurniawan, yakni Ertatises dan Egy Primatama, pada tanggal 25 Februari 2019 lalu.

Laporan ini teregister melalui gugatan Perdata dengan nomor 4/Pdt.G/2019/PN. TLK. Dalam gugatan ini Bupati merupakan tergugat I, tergugat II mantan Plt. Sekda Kuansing, H. Muharlius, tergugat III mantan Kabag Umum H. Muhammad Saleh dan tergugat IV Perdi Ananta mantan bedahara Umum Setda Kuansing.

Bupati Mursini, dilaporkan bersama tiga tergugat lainnya, karena tak juga kunjung melunasi hutang yang ditagih pihak ahli waris yang dipinjamkan Pemkab kepada Almarhum Firzadah Kurniawan, semasa hidupnya, dengan tujuan peminjaman guna menjalankan roda pemerintahan. Merasa tak direspon hingga akhirnya masalah piutang ini bergulir ke ranah hukum perdata.

Terkait masalah ini, Pemkab Kuansing, angkat bicara memberikan penjelasan, melalui Kabag Hukum Setda Kuansing, Suriyanto, SH. MH. Berdasarkan keterangan Kabag yang disampaikan Kasubag Humas Media Cetak dan Elektronik Selpi Keswita, ia mengakui adanya laporan tersebut.

"Laporan memang ada dan telah terdaftar di Pengadilan Negeri Talukkuantan, dalam bentuak aduan perkara perdata. Bupati sebagai tergugat I," sebutnya, Rabu (13/3/2019) tadi sore.

Mengenai laporan ini, pihak Pemkab menurutnya, tengah mempelajari materi isi gugatan tersebut. Dan dia belum bisa memastikan apakah itu merupakan hutang Pemkab atau termasuk ke bentuk hutang lain.

Sebab, bedasarkan aturan, mengenai pinjaman, Pemkab mesti harus mengacu pada peraturan pemerintah nomor 30 Tahun 2011 tentang pinjaman daerah. Maka hutang Pemkab Tahun 2017 ini apakah memunuhi unsur itu, sehingga menurutnya perlu dipelajari terlebih dahulu.

Kemudian mengenai hutang piutang Tahun 2017 ini berdasarkan laporan keuangan pemerintah daerah Tahun 2017 pada dasarnya sudah dibayarkan Tahun Anggaran 2018.

Namun, meskipun demikian terkait dengan gugatan tersebut, Bupati selaku tergugat I memakluminya, karena itu menurutnya merupakan hak warga Negara dalam mencari keadilan.

"Maka dalam persidangan nanti, Pemkab selaku pihak tergugat tentu juga akan menyampaikan alasan dan bukti pendukung sebagai pertimbangan majelis hakim tentang pihak yang bertanggungjawab dalam masalah ini," jelasnya.

Kemudian dalam hal ini, pihak pemerintah menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar lebih bijaksana dalam menganalisa pemberitaan media massa baik cetak maupun online yang berkenaan dengan masalah pemerintahan, karena semua itu menurutnya ada mekanisme yang diatur undang-undang.

"Jika nanti dalam proses pengadilan tidak sesuai dengan yang diharapkan salah satu pihak. Maka pihak yang merasa dirugikan dapat mengambil langkah-langkah dalam mempertahankan haknya," pungkasnya.** (Jok)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis
- Dituntut 4 Tahun, Hakim PN Pelalawan Vonis Aheng Dua Tahun Penjara
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro, Bengkalis Disidang Pekan Depan
- Sempat Tiga Kali Penundaan Sidang,
Kades dan Sekdes di Pelalawan Selamat dari Hukuman Seumur Hidup

- Dilarikan ke RS, Dua Orang Luka Parah Saat Bentrokan di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Bawa Sajam dan Kayu, Puluhan Pemuda Terlibat Bentrok di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Perusahaan Penyuap Bupati Bengkalis Masuk Daftar Hitam Bank Dunia
- Diduga Terima Suap Rp5,6 Miliar, KPK Jadikan Bupati Bengkalis Tersangka
- Lanjutkan Pemeriksaan, KPK Geledah Rumah Kontraktor di Duri
- Tersambar Petir Saat Menjala Ikan, Nelayan di Inhil Ditemukan Tak Bernyawa
- Ekspos Tertutup, Kapolres Bengkalis Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Duri
- Hanyut Dua Hari, Pelajar di Rohul Ditemukan Tewas
- Ramai di Medsos, Polisi Masih Bungkam Soal Pembunuh Karyawan PT SI di Duri
- Tiga Petak Ruko di Desa Bukit Sembilan, Kampar Ludes Terbakar Saat Berbuka Puasa
- Tawuran di Pekanbaru Tewaskan 1 Orang, 4 Pelaku Peragakan 11 Adegan Habisi Nyawa Korban


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com