Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 23 Maret 2019 06:52
Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar

Jum’at, 22 Maret 2019 21:50
‎Buka MTQ XIX Kecamatan Rambah, Sekda Rohul Mengajak Masyarakat Bumikan Alqur'an

Jum’at, 22 Maret 2019 19:05
Program 100 Hari Kerja, Bupati Inhil Hadiri Pembukaan Operasi Katarak Gratis di RSUD Puri Husada

Jum’at, 22 Maret 2019 18:27
Gubri Resmikan Masjid Al Anshor, Wakaf Mantan Bupati Siak Arwis AS

Jum’at, 22 Maret 2019 17:35
Bengkalis Komit Tingkatkan Kapabilitas dan Kapasitas APIP

Jum’at, 22 Maret 2019 17:33
Air Pasang, PKL Batu Enam Rohil Kocar-kacir Selamatkan Dagangan

Jum’at, 22 Maret 2019 17:21
Baru Pemprov dan Lima Kabupaten yang Serahkan LKPD ke BPK Riau

Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Jum’at, 22 Maret 2019 16:35
Chevron Sigap Bantu Kebakaran Lahan di Tanah Putih Tanjung Melawan Rohil

Jum’at, 22 Maret 2019 16:29
Amankan Pemilu 2019 di Riau, TNI-Polri Terjunkan 10.650 Personel

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 20:48
Video Polisi Gadungan Berpistol Hebohkan Masyarakat, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyelidikan

Jajaran Polresta Pekanbaru lakukan penyidikan terkait video polisi gadungan berpistol. Video berdurasi 1:29 menit yang tersebar di jejaring WhatsApp.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebuah video amatir sekelompok pria yang salah satunya menggenggam sepucuk pistol dan hendak menangkap seorang pengendara mobil mendadak hebohkan masyarakat Pekanbaru. Dalam video berdurasi 1:29 menit yang tersebar di jejaring WhatsApp tersebut, disebutkan bahwa sekelompok pria itu mengaku sebagai anggota polisi untuk menangkap pengemudi mobil yang bersangkutan atas kepemilikan sabu-sabu.

Dari keterangan video amatir yang direkam warga sekitar tersebut, disebutkan pula bahwa peristiwa itu sendiri terjadi di Jalan Arengka Pekanbaru, Rabu (13/03/19) malam. Dimana pengemudi mobil yang sudah terborgol dan hendak ditangkap oleh sekelompok pria yang mengaku polisi itu langsung berontak sambil berteriak minta tolong karena tak merasa bersalah. Saat itulah terjadi keributan antara kedua belah pihak tepat di samping sebuah mobil Avanza nopol BM 1159 ZH di pinggir jalan.

Melihat kejadian itupun, warga sekitar kemudian menghampiri lokasi. Terlihat pula seorang wanita yang sedang menggendong anaknya yang masih balita melihat dari dekat kejadian tersebut. Warga yang curiga kemudian menanyakan surat perintah penangkapan, KTA serta identitas kepolisian dari kelompok pria tersebut. Namun tak ada satupun yang mampu menunjukkannya.

Dari situlah warga merasa curiga, karena sekelompok pria yang mengaku polisi tadi tidak bisa menunjukkan bukti surat penangkapan maupun identitas KTA mereka. Dengan kecurigaan itu, warga pun selanjutnya menolong si pengendara mobil dan mempertahankannya agar tak dibawa oleh sekelompok polisi gadungan tersebut.

Tak sampai disitu, keterangan video itu juga menjelaskan bahwa warga lalu meneriaki sekelompok pria tadi ingin melakukan tindak kejahatan dengan modus merampok mobil si pengendara yang hendak mereka tangkap. Spontan upaya warga pun membuat mereka lari. Hanya saja mereka juga ikut membawa kabur sebuah tas milik istri si pengendara mobil yang berisi sejumlah uang tunai dan handphone.

Menyikapi beredarnya video tersebut, di tempat terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto saat dikonfirmasi riauterkini.com, Kamis (14/03/19), menyebutkan bahwa pihaknya juga sudah melihat video amatir itu. Pihaknya masih menyelidiki siapa sekelompok pria yang mengaku polisi tersebut.

"(Video) sudah kita lihat. Sekarang masih kita selidiki," singkatnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Tinggal Pakaian di Badan, Rumah Warga Kubu Babussalam Rohil Terbakar
- Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang
- Gandeng Persada Bunda, Kejati Riau Lakukan Penerangan Hukum
- Tanaman Ditebas Tanpa Izin,
Warga Desa Suka Maju Ancam Laporkan Pelaksana Proyek SUTT‎ di Rohul

- Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara
- Rem Blong, Truk Angkut Cangkang Seruduk Toko dan Sejumlah Mobil di Duri
- Polri dan TNI Gelar Simulasi Tangani Rusuh Pemilu di Halaman Kantor Gubri
- Didi, Korban Sanpan Terbalik Rohil Ditemukan Tak Bernyawa
- Dapur Hotel Preimere Pekanbaru Terbakar
- Kerjasama Dinilai tak Menguntungkan, Anggota Koperasi Sawit Timur Jaya Kepenuhan Timur Gugat Perdata PT. AMR Rohul
- Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan

- Korban Sempat Baku Hantam,
Begini Kronologis Keributan di Rumah Kades Bangun Jaya

- Ancam Kades Bangun Jaya dan Bawa Senpi Rakitan, Mantan Kades Payung Sekaki Diciduk Polisi
- Dituding Suap dan Dilaporkan ke KPK, Mujahidin Menolak yang Haram dan Fokus Majukan UIN Suska
- Viral, Info KPK Turut Sita Uang Suap Rektor UIN Suska dari Ruang Menag
- PN Pasirpangaraian Canangkan Zona Integritas untuk Mewujudkan WBK WBBM
- Dua Kali Mangkir, Jaksa Tunggu Perintah Hakim Panggil Wabup Bengkalis
- Panik Ketahuan Mencuri Mobil,
Pria Apes di Pekanbaru Ini Tabrak Trotoar dan Tertangkap Warga

- Ini Identitas Tiga Tahanan PN Pelalawan yang Ditangkap
- Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com