Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 24 Mei 2019 22:02
Imigrasi Bengkalis Santuni Anak Panti Asuhan

Jum’at, 24 Mei 2019 21:49
Pemkab Bengkalis Ingatkan Seluruh Perusahaan Segera Bayarkan THR

Jum’at, 24 Mei 2019 21:41
Buka Puasa Bersama Ramadhan, PT EDI Rohul Salurkan Bantuan dan Berbagi dengan Kaum Dhuafa

Jum’at, 24 Mei 2019 21:38
Safari Ramadan 1440 H, Wagubri Shalat Tarawih dan Serahkan Bantuan di Mesjid Agung Al Huda Tembilahan

Jum’at, 24 Mei 2019 20:15
Serunya Midnight Sale di Mal SKA, Diskon Melimpah Sampai 70 Persen

Jum’at, 24 Mei 2019 19:29
Mahasiswa UR Taja Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa di SMA Negeri Pintar Provinsi Riau

Jum’at, 24 Mei 2019 19:15
Buka Bersama Pengurus, Apindo Gandeng ACI NUS Gelar Survey Daya Saing Usaha 2019

Jum’at, 24 Mei 2019 19:11
Kutuk Tindakan Represif, HMI Pekanbaru Minta Kapolri Dicopot

Jum’at, 24 Mei 2019 17:24
Berbagi Berkah Ramadan, Alumni Unri RAPP Santuni Anak Yatim

Jum’at, 24 Mei 2019 17:08
Tanggapi Pendemo, Waka DPRD Riau Janji Akan Sampaikan Tuntutan Hingga ke Pusat

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 20:48
Video Polisi Gadungan Berpistol Hebohkan Masyarakat, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyelidikan

Jajaran Polresta Pekanbaru lakukan penyidikan terkait video polisi gadungan berpistol. Video berdurasi 1:29 menit yang tersebar di jejaring WhatsApp.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebuah video amatir sekelompok pria yang salah satunya menggenggam sepucuk pistol dan hendak menangkap seorang pengendara mobil mendadak hebohkan masyarakat Pekanbaru. Dalam video berdurasi 1:29 menit yang tersebar di jejaring WhatsApp tersebut, disebutkan bahwa sekelompok pria itu mengaku sebagai anggota polisi untuk menangkap pengemudi mobil yang bersangkutan atas kepemilikan sabu-sabu.

Dari keterangan video amatir yang direkam warga sekitar tersebut, disebutkan pula bahwa peristiwa itu sendiri terjadi di Jalan Arengka Pekanbaru, Rabu (13/03/19) malam. Dimana pengemudi mobil yang sudah terborgol dan hendak ditangkap oleh sekelompok pria yang mengaku polisi itu langsung berontak sambil berteriak minta tolong karena tak merasa bersalah. Saat itulah terjadi keributan antara kedua belah pihak tepat di samping sebuah mobil Avanza nopol BM 1159 ZH di pinggir jalan.

Melihat kejadian itupun, warga sekitar kemudian menghampiri lokasi. Terlihat pula seorang wanita yang sedang menggendong anaknya yang masih balita melihat dari dekat kejadian tersebut. Warga yang curiga kemudian menanyakan surat perintah penangkapan, KTA serta identitas kepolisian dari kelompok pria tersebut. Namun tak ada satupun yang mampu menunjukkannya.

Dari situlah warga merasa curiga, karena sekelompok pria yang mengaku polisi tadi tidak bisa menunjukkan bukti surat penangkapan maupun identitas KTA mereka. Dengan kecurigaan itu, warga pun selanjutnya menolong si pengendara mobil dan mempertahankannya agar tak dibawa oleh sekelompok polisi gadungan tersebut.

Tak sampai disitu, keterangan video itu juga menjelaskan bahwa warga lalu meneriaki sekelompok pria tadi ingin melakukan tindak kejahatan dengan modus merampok mobil si pengendara yang hendak mereka tangkap. Spontan upaya warga pun membuat mereka lari. Hanya saja mereka juga ikut membawa kabur sebuah tas milik istri si pengendara mobil yang berisi sejumlah uang tunai dan handphone.

Menyikapi beredarnya video tersebut, di tempat terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto saat dikonfirmasi riauterkini.com, Kamis (14/03/19), menyebutkan bahwa pihaknya juga sudah melihat video amatir itu. Pihaknya masih menyelidiki siapa sekelompok pria yang mengaku polisi tersebut.

"(Video) sudah kita lihat. Sekarang masih kita selidiki," singkatnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Protes Kecurangan Pemilu, Pendemo Kepung DPRD Riau
- Korupsi Pembangunan Drainase Pekanbaru, ASN Dihukum 14 dan 16 Bulan
- Pekerja PT RIA di Kecamatan Pelangiran Diduga Tewas Diterkam Harimau
- ‎Korupsi Proyek Cetak Sawah, Kejari Pelalawan Tahan Dua Tersangka Baru
- Tiga Ditunda Besok, Dua Terdakwa Kotupsi Drainase Pekanbatu Divonis Sesuai Tuntutan
- Delapan Jabatan Perwira Disertijab, Kasat Lantas dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Diganti
- Lokasi di Tikungan, SPBU 13.294.624 di Sei Dawu Inhu Rawan Lakalantas
- Satres Narkoba Polres Pelalawan Tangkap Bandar Sabu
- Razia Hotel dan Kos-Kosan, Satpol PP Pekanbaru Jaring 58 Pasangan Mesum
- Tahan Seorang Tersangka, BC Bengkalis Sita 700 Kampit Bawang Merah Selundupan
- Korupsi Pengadaan Pipa Transmisi PDAM Tembilahan, Inhil, PNS dan Kontraktor Dituntut Berbeda
- Cek Jalur Mudik Lintas Barat di Kampar, Kapolda Riau Minta Pihak Kontraktor Gesa Perbaikan Jalan
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro Bengkalis Diadili
- PPID Pemprov Riau Digugat Sengketa Informasi YLBI ke KI Riau
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com