Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Mei 2019 22:48
Tanpa Perlawanan, Tim Yustisi Kampar Segel Lima Titik Lokasi Galian C di Koto Kampar Hulu

Senin, 20 Mei 2019 22:44
Dipadati Warga, Wabup Inhil Taja Syukuran dan Buka Puasa Bersama di Kediaman Dinas

Senin, 20 Mei 2019 22:37
DPRD Riau Apresiasi Pemprov Riau Raih Opino WTP dari BPK RI

Senin, 20 Mei 2019 22:32
Safari Ramadhan, GM PLN UIW Riau Kepri Resmikan Kantor ULPLTD Bagan Besar Bengkalis

Senin, 20 Mei 2019 20:42
KPU Riau Sampaikan Rekapnas

Senin, 20 Mei 2019 18:12
Kejari Bengkalis Sita Rumah Tersangka Korupsi Kapal Roro di Pekanbaru

Senin, 20 Mei 2019 18:06
RAPP Bukber Bersama Stakeholders dan Insan Media di Riau

Senin, 20 Mei 2019 18:03
Raup Suara Terbanyak di Riau, Jon Elrizal Kembali Lolos ke Senayan

Senin, 20 Mei 2019 16:57
Halal dan Berkualitas,
Bulog Siapkan 2 Ton Daging untuk Lebaran Masyarakat Bengkalis


Senin, 20 Mei 2019 16:51
Pimpin Upacara Harkitnas, Bupati Kampar Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 14 Maret 2019 20:48
Video Polisi Gadungan Berpistol Hebohkan Masyarakat, Polresta Pekanbaru Lakukan Penyelidikan

Jajaran Polresta Pekanbaru lakukan penyidikan terkait video polisi gadungan berpistol. Video berdurasi 1:29 menit yang tersebar di jejaring WhatsApp.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebuah video amatir sekelompok pria yang salah satunya menggenggam sepucuk pistol dan hendak menangkap seorang pengendara mobil mendadak hebohkan masyarakat Pekanbaru. Dalam video berdurasi 1:29 menit yang tersebar di jejaring WhatsApp tersebut, disebutkan bahwa sekelompok pria itu mengaku sebagai anggota polisi untuk menangkap pengemudi mobil yang bersangkutan atas kepemilikan sabu-sabu.

Dari keterangan video amatir yang direkam warga sekitar tersebut, disebutkan pula bahwa peristiwa itu sendiri terjadi di Jalan Arengka Pekanbaru, Rabu (13/03/19) malam. Dimana pengemudi mobil yang sudah terborgol dan hendak ditangkap oleh sekelompok pria yang mengaku polisi itu langsung berontak sambil berteriak minta tolong karena tak merasa bersalah. Saat itulah terjadi keributan antara kedua belah pihak tepat di samping sebuah mobil Avanza nopol BM 1159 ZH di pinggir jalan.

Melihat kejadian itupun, warga sekitar kemudian menghampiri lokasi. Terlihat pula seorang wanita yang sedang menggendong anaknya yang masih balita melihat dari dekat kejadian tersebut. Warga yang curiga kemudian menanyakan surat perintah penangkapan, KTA serta identitas kepolisian dari kelompok pria tersebut. Namun tak ada satupun yang mampu menunjukkannya.

Dari situlah warga merasa curiga, karena sekelompok pria yang mengaku polisi tadi tidak bisa menunjukkan bukti surat penangkapan maupun identitas KTA mereka. Dengan kecurigaan itu, warga pun selanjutnya menolong si pengendara mobil dan mempertahankannya agar tak dibawa oleh sekelompok polisi gadungan tersebut.

Tak sampai disitu, keterangan video itu juga menjelaskan bahwa warga lalu meneriaki sekelompok pria tadi ingin melakukan tindak kejahatan dengan modus merampok mobil si pengendara yang hendak mereka tangkap. Spontan upaya warga pun membuat mereka lari. Hanya saja mereka juga ikut membawa kabur sebuah tas milik istri si pengendara mobil yang berisi sejumlah uang tunai dan handphone.

Menyikapi beredarnya video tersebut, di tempat terpisah, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto saat dikonfirmasi riauterkini.com, Kamis (14/03/19), menyebutkan bahwa pihaknya juga sudah melihat video amatir itu. Pihaknya masih menyelidiki siapa sekelompok pria yang mengaku polisi tersebut.

"(Video) sudah kita lihat. Sekarang masih kita selidiki," singkatnya.*(gas)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Dua Ditembak, BNN Riau Tangkap Empat Bandar Narkoba di Dumai
- Operasi Keselamatan Muara Takus,
Satlantas Polres Bengkalis Amankan Sejumlah Motor Balapan di Duri

- Hari ke-18, Operasi Keselamatan Muara Takus 2019 di Kampar Nihil Laka Lantas
- Didatangi Polisi, Balapan Liar di Bengkalis Langsung Ngacir
- 7 Jam Polair Bengkalis Kawal Ketat Pengiriman Kotak Suara Pemilu 
- Gagal Nyalip, Satu Unit Mobil Ringsek Tabrak Rumah Warga di Bengkalis
- Dituntut 4 Tahun, Hakim PN Pelalawan Vonis Aheng Dua Tahun Penjara
- Dua Terdakwa Korupsi Dana Operasional Kapal Roro, Bengkalis Disidang Pekan Depan
- Sempat Tiga Kali Penundaan Sidang,
Kades dan Sekdes di Pelalawan Selamat dari Hukuman Seumur Hidup

- Dilarikan ke RS, Dua Orang Luka Parah Saat Bentrokan di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Bawa Sajam dan Kayu, Puluhan Pemuda Terlibat Bentrok di Jembatan Siak IV Pekanbaru
- Perusahaan Penyuap Bupati Bengkalis Masuk Daftar Hitam Bank Dunia
- Diduga Terima Suap Rp5,6 Miliar, KPK Jadikan Bupati Bengkalis Tersangka
- Lanjutkan Pemeriksaan, KPK Geledah Rumah Kontraktor di Duri
- Tersambar Petir Saat Menjala Ikan, Nelayan di Inhil Ditemukan Tak Bernyawa
- Ekspos Tertutup, Kapolres Bengkalis Ungkap Motif Pembunuhan Berencana di Duri
- Hanyut Dua Hari, Pelajar di Rohul Ditemukan Tewas
- Ramai di Medsos, Polisi Masih Bungkam Soal Pembunuh Karyawan PT SI di Duri
- Tiga Petak Ruko di Desa Bukit Sembilan, Kampar Ludes Terbakar Saat Berbuka Puasa
- Tawuran di Pekanbaru Tewaskan 1 Orang, 4 Pelaku Peragakan 11 Adegan Habisi Nyawa Korban


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com