Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Maret 2019 13:03
Omset Rp5 Juta Sehari, BBPOM Sita 150 Kg Mie Berformalin dari Pabrik Rumahan di Tampan

Pabrik rumahan memproduksi mie berformalin digerebek BBPOM. Disita 150 kikogram barang bukti.

Riauterkini - PEKANBARU - Dari keterangan awal AR yang merupakan pemilik industri rumahan tersebut perharinya dapat meraup omset hingga Rp5 juta. Dimana perhari Ia mampu mendistribusikan mie berformalin ke pasar tradisional Pekanbaru hingga 960 kilogram.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Muhammad Kashuri mengatakan AR mengaku produksinya mencapai 960 kilogram sehari. "Ini pemain lama, AR yang sebelumnya sempat lolos dari penggrebekan BBPOM pada tahun 2015 kemarin," katanya.

Cerita Kashuri, dalam produksinya, AR perhari dapat menghabiskan 20 karung tepung terigu berukuran 25 kilogram yang menjadi bahan utama pembuatan mie tersebut. Belum lagi ditambah dengan bahan lainnya termasuk juga formalin zat berbahaya bagi tubuh manusia.

"Ini diedarkan di pasar-pasar tradisional di Pekanbaru. Salah satunya di Pasar Pagi Arengka," tuturnya.

Sementara, guna memperlancar aksinya AR memulai produksi di malam hari dan menyetok ke pedagang di pasar pada pagi hari. "Kita masih dalami berapa lama pabrik itu beroperasi dan dari mana pelaku mendapatkan zat formalin itu," katanya.

Dalam perkara ini, AR akan dijerat dengan Undang-Undang No 18 tahun 2012 tentang pangan pasal 136 huruf B. Untuk ancamannya yakni hukuman pidana 5 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.

Sementara, kasus ini telah dilimpahkan ke Ditreskrimsus Polda Riau. Informasi yang diterima riauterkini.com, AR ditangkap BBPOM Pekanbaru di rumah yang dijadikan sebagai pabrik pembuatan mie berformalin di kawasan Tampan Pekanbaru, Selasa (19/3) dinihari tadi. Selain barang bukti sekitar 150 kilogram mie siap edar, turut diamankan pula beberapa pejerja pembuatan mie tersebut.***(rul)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda
- Dihadapan Ratusan Pencaker di Duri, Kadisnakertrans Bengkalis Berharap Peserta Serius
- Dua Dilumpuhkan Dengan Timah Panas, Lima Perampok di Rohul Diringkus
- Termasuk Pelajar, Polisi Ringkus Pengedar Ganja dan Sabu Puluhan Paket di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com