Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 18:55
Dilepas Ketua KONI Kampar, Atlet PODSI Kampar Diharapkan Cetak Prestasi Diajang KIDBF 2019

Rabu, 17 Juli 2019 18:17
Bupati Bangga Tim Bola Voly Pelajar Rohul Juarai Piala Gubri, Bonus Belum Terfikirkan

Rabu, 17 Juli 2019 18:12
FWKLA Pekanbaru Gelar Rapat Kerja Media Massa Kota Layak Anak 2019

Rabu, 17 Juli 2019 16:34
Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman

Rabu, 17 Juli 2019 16:29
Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

Rabu, 17 Juli 2019 16:17
6 Bidan Puskesmas di Rohul Terima SK CPNS‎ Daerah dari Bupati Sukiman

Rabu, 17 Juli 2019 16:11
Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020

Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Maret 2019 14:34
Terjerat Pungli Pengurusan Prona,
Hakim Agendakan Vonis Pejabat BPN Inhu Selasa Depan


Said Muhammad Arsyad, pejabat negara di BPN Inhu, akan mendengarkan vonis hakim atas dirinya dalam kasus dugaan pungli pengurusan prona, Selasa depan.

Riauterkini-PEKANBARU-Vonis hukuman terhadap Said Muhamad Arsyad, pejabat negara di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), ditentukan pada Selasa (26/3/19) depan.

Hal itu diketahui setelah jaksa penuntut menyampaikan duplik (tanggapan atas pledoi) terdakwa pada sidang Kamis (21/3/19) siang.

"Agenda sidang putusan terdakwa kita bacakan pada Selasa besok," ujar majelis hakim yang diketuai Dahlia Panjaitan SH di ruang sidang tipikor Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Selanjutnya, terdakwa kembali dibawa jaksa kerumah tahanan, Sialang Bungkuk.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yusuf Trisnajaya SH MH, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 5 tahun, denda sebesar Rp 200 juta atau subsider 3 bulan.

Pungutan secara ilegal atau liar (pungli) yang dilakukan Said Muhamad Arsyad, mantan Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan itu,terbukti secara sah melanggar Pasal 12 huruf E undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999.

Perbuatan terdakwa meminta sejumlah uang kepada warga yang melakukan pengurusan sertifikat melalui kegiatan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) itu, terjadi tahun 2016 silam.

Dimana, warga masyarakat yang melakukan pengurusan sertifikat prona yang berlokasi dilahan eks transmigrasi di lima desa yakni, Desa Kerubung Jaya, Desa Bukit Lingkar, Desa Bukit Lipai, Desa, Talang Bersemi, Desa Talang Mulia dan Desa Pematang Manggis, Kecamatan Batangcenaku. Dimintai sejumlah uang oleh terdakwa.

Kisaran hasil pungli dari sertifikat Prona itu sekitar Rp 500 juta. Sejumlah sertifikat Prona yang dipungli oleh terdakwa, terdiri dari 1.000 persil yang berlokasi di daerah eks transmigrasi yakni, Desa Kerubung Jaya, Desa Bukit Lingkar, Desa Bukit Lipai, Desa, Talang Bersemi, Desa Talang Mulia dan Desa Pematang Manggis Kecamatan Batangcenaku.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM
- Tiga Buron, Dua Copet Spesialis Angkot di Pekanbaru Dibekuk Polisi
- Dijambret, Ibu Bercadar Pingsan di Trotoar Jalan Sumatera Pekanbaru
- Polda Riau Selidiki Penemuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Dua Maling Spesialis Rumah Kos di Duri Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com