Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 20 April 2019 19:14
Hilang Sebulan Seorang Kakek di Inhu Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

Sabtu, 20 April 2019 18:17
Dua Tahanan Narkoba di Inhu Melarikan Diri

Sabtu, 20 April 2019 16:43
Gebyar Undian Service ke AHASS, Service Honda, Dapet Honda

Sabtu, 20 April 2019 16:42
PKS Riau Panen Kursi di Tiga Parlemen

Sabtu, 20 April 2019 14:21
DPC Partai Demokrat Dumai Dikabarkan Dapat 5 Kursi Legislatif

Sabtu, 20 April 2019 08:50
Bupati Inhil : RA Kartini Pioner Pejuang Kaum Perempuan

Sabtu, 20 April 2019 07:10
Bawaslu Riau Resmi Rokemendasikan 112 TPS PSU dan PSL

Jum’at, 19 April 2019 20:57
Catatan Rahman Rahim,
Riau Hijau, Solusi Permasalahan Lingkungan di Riau


Jum’at, 19 April 2019 20:41
Dari Tokyo ke Pekanbaru, UNIQLO Membuka Toko Pertama di Living World

Jum’at, 19 April 2019 16:31
Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2019 13:59
Gelapkan Dana Investasi Bisnis, Dirut PT SSS Divonis 3 Tahun 6 Bulan Penjara

Anton Khasdi, Dirut PT SSS divonis hukuman 3 tahun 6 bulan penjara oleh Hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Ia dinyatakan bersalah telah menggelapkan dana investasi mitra bisnisnya.

Riauterkini-PEKANBARU-Perkara penggelapan dana investasi usaha yang menjerat Anton Khasdi (49) warga Jalan Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Berbuah petaka bagi Anton, setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru. Menyatakan perbuatan terdakwa terbukti melawan hukum.

Anton Khasdi yang juga selaku Direktur Utama PT Surya Satria Sentosa (SSS). Dijatuhi hukuman pidana penjara sesuai dengan tuntutan jaksa, yakni 3 tahun 6 bulan penjara.

Dalam amar putusan pada sidang Jum'at (21/3/19) siang. Majelis hakim yang diketuai Martin Ginting SH, didampingi hakim anggota Asep Koswara dan Yuli Handayani. Terdakwa Anton terbukti secara sah melanggar Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun 6 bulan," tegas Martin.

Putusan majelis hakim yang sama dengan tuntutan jaksa penuntut tersebut, langsung membuat terdakwa menyatakan banding.

"Kami menyatakan banding Yang Mulia," ucap terdakwa melalui kuasa hukumnya, Dwipa SH.

Mengingat terdakwa menyatakan banding. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erik SH, juga menyatakan banding.

Seperti diketahui, Perbuatan terdakwa ini terjadi tahun 2014 lalu. Saat terdakwa menjalin kerjasama dalam hal investasi perminyakan dengan Susanto, serta pihak PT Pelita Lautan Sejahtera (PLS).

Berawal,korban Susanto dan Om Aan, merasa tertarik dengan bisnis minyak solar untuk industri yang digeluti PT. PLS dan PT. SSS.

Peluang bisnis kedua perusahaan tersebut membuat kedua korban berniat ikut berinvestasi dan menanamkan modalnya sebesar Rp3 miliar ke PT PLS melalui terdakwa Anton Khasdi.

Namun, dalam perjalanan bisnis usaha tersebut, kedua korban merasa dirugikan oleh terdakwa, sehingga korban menderita kerugian ratusan juta.***(har)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Empat ABK Kapal BG Maju Tewas Terjebak di Bunker
- Bawa Sabu 20 Gram, Pengunjung Rutan Sialang Bungkuk Diamankan Petugas Rutan
- Selesai Pemilu, Polres Kuansing Akan Gelar Perkara Kasus Alfitra Salam
- Korupsi Dana KUR, Pegawai BRI Teluk Belitung, Meranti Dituntut 7 Tahun Penjara
- Bikin Keluarga Berantakan, Dugaan Selingkuh Oknum DPRD Kuansing Diharap Cepat Tuntas
- Irwasda Polda Riau Pimpin Apel Serpas Personel BKO dan Polres Kampar untuk Pam TPS
- Polda Riau Tetapkan 15 Tersangka Pelaku Pembakar Lahan
- PUPR Buat Laporan ke Polsek Bukit Raya,
Baut dan Penangkal Petir Jembatan Siak IV Dicuri OTK

- Gondol Rokok.Rp1.5 M, Polda Riau Buru Otak Rampok Mobil Box Sampoerna
- Polres Kuansing Pastikan Penyelidikan Kasus Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan Berlanjut
- Diterkam Buaya Jasad Bocah 5 Tahun di Temukan Utuh Sejauh 30 Kilometer
- Picu Lakalantas 3 Tewas, Forul LLAJ Kampar Ingatkan Bahaya U-Turn Ilegal
- ‎Terduga Pengedar Sabu di Desa Sejati Ditangkap Polisi Rohul
- Sepekan Hilang, Bocah Perempuan 5 Tahun di Bonai Rohul Ditemukan Membusuk dalam Parit
- Aparat Hukum Diminta Tindak Tegas Jual Beli Penambangan Pasir Ilegal di Bengkalis
- Dua Kaki Pelaku Dilumpuhkan,
Pelaku Curas di Rumah Janda Bertambah Jadi 5 Orang, Begini Kronologinya

- Tiga Dokter RSUD Arifin Achmad dan Dua Rekanan Terjerat Korupsi Pengadaan Alkes Dituntut Hukuman Berbeda
- Dihadapan Ratusan Pencaker di Duri, Kadisnakertrans Bengkalis Berharap Peserta Serius
- Dua Dilumpuhkan Dengan Timah Panas, Lima Perampok di Rohul Diringkus
- Termasuk Pelajar, Polisi Ringkus Pengedar Ganja dan Sabu Puluhan Paket di Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com