Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Rabu, 17 Juli 2019 18:55
Dilepas Ketua KONI Kampar, Atlet PODSI Kampar Diharapkan Cetak Prestasi Diajang KIDBF 2019

Rabu, 17 Juli 2019 18:17
Bupati Bangga Tim Bola Voly Pelajar Rohul Juarai Piala Gubri, Bonus Belum Terfikirkan

Rabu, 17 Juli 2019 18:12
FWKLA Pekanbaru Gelar Rapat Kerja Media Massa Kota Layak Anak 2019

Rabu, 17 Juli 2019 16:34
Humas Pemko Pekanbaru Gelar Pemilihan Wartawan Idaman

Rabu, 17 Juli 2019 16:29
Pilkada Siak 2020, T S Hamzah Jadi Trending Topic di Masyarakat

Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

Rabu, 17 Juli 2019 16:17
6 Bidan Puskesmas di Rohul Terima SK CPNS‎ Daerah dari Bupati Sukiman

Rabu, 17 Juli 2019 16:11
Sukiman Curi Start dan Minta Dukungan Maju Pilkada Rohul 2020

Rabu, 17 Juli 2019 15:26
Kesbangpol Riau: Meriahkan HUT RI, Dilombakan Festival Gapura Cinta Negeri Berhadiah Piala Presiden

Rabu, 17 Juli 2019 15:19
Penyediaan Layanan, Bapenda Bengkalis Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Bank

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Sedang mengukur tanah, Harmaini dikejar Warman dengan parang. Kejadian sudah dilaporkan ke Polsek Tampan.

Riauterkini-PEKANBARU-Dikejar dengan menggunakan parang, Harmaini (60 tahun) warga Jl SM Amin Panam terpontang panting melarikan diri ketika sedang mengukur batas tanah bersama 3 konsultan pertanahan di kawasan JL SM Amin Panam pada 4 Maret 2019 lalu.

Menurutnya, yang mengejar mereka dengan menggunakan parang saat melakukan pengukuran tanah adalah Warman (50 tahun) warga SM Amin. Warman notabene adalah masih tetangga Harmaini.

"Saya bersama 3 petugas konsultan pertanahan sedang melakukan pengukuran tanah milik Monan (90 tahun) di Jl SM Amin. Saat melakukan pengukuran, Warman berlari lari ke arah kami sembari memgacungkan parang sambil teriak, saya bunuh kalian," terang Harmaini.

Merasa terancam keselamatannya, besok harinya 5 Maret 2019, Harmaini langsung melaporkan pengancaman pembunuhan itu ke Polsek Tampan.

Polsek Tampan langsung memBAPkan laporan tersebut dengan nomor laporan STPL/242/III/2019 Polsek Tampan tertanggal 5 Maret 2019.

Disinggung penyebab konflik berujung pengancaman pembunuhan yang dilakukan Warman, Harmaini mengatakan bahwa kejadian penhancaman pembunuhan tersebut di picu oleh adanya kasus penguasaan tanah secara sepihak oleh Sulaiman atas tanah Monan seluas 10 hektar di Jl SM Amin samping RM Abbas.

"Tanah Monan di klaim dan dikuasai secara illegal oleh Sulaiman. Warman adalah orang suruhan Sulaiman," terang Harmaini.

Kini kasus pengancaman pembunuhan yang dilakukan Warman terhadap Harmaini dan 3 petugas konsultan pertanahan sudah bergulir di ranah hukum dengan dilaporkannya Warman ke Polsek Tampan.

"Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Tampan. Saya berharap, jajaran Polsek Tampan menegakkan supremasi hukum dalam kasus ini dengan tidak menggubris intervensi dari manapun," katanya.*(H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM
- Tiga Buron, Dua Copet Spesialis Angkot di Pekanbaru Dibekuk Polisi
- Dijambret, Ibu Bercadar Pingsan di Trotoar Jalan Sumatera Pekanbaru
- Polda Riau Selidiki Penemuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Dua Maling Spesialis Rumah Kos di Duri Ditangkap Polisi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com