Home > Hukum >>
Berita Terhangat..
Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Kamis, 18 Juli 2019 20:52
Sidang Lanjutan Sengketa Pileg, Rusidi Minta MK Hadirkan Bawaslu Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 20:50
Berbagai Kegiatan Warnai HUT Adyaksa ke-59 Digelar Kejari Pelalawan

Kamis, 18 Juli 2019 19:47
Dua Prodi UIN Suska Riau Dapat Nilai A

Kamis, 18 Juli 2019 19:45
Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD

Kamis, 18 Juli 2019 18:56
Mampir di Pasirpangaraian, Istri Wagubri: Masjid Agung Terasa Masjid Madinah

Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

Kamis, 18 Juli 2019 18:20
Baru Bercerai, Duda di Duri Ditemukan Jadi Mayat

Kamis, 18 Juli 2019 18:00
Gara-gara Berniat Ambil BB, DPO Narkoba Ini Ditangkap Jaksa di Bengkalis

Kamis, 18 Juli 2019 17:13
Panen Ikan di Lubuk Larangan Desa Sungai Salak, Bupati dan Sekda Rohul tak dapat Ikan

loading...

Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Maret 2019 17:18
Sedang Ukur Tanah, Warga Panam Dikejar Pakai Parang

Sedang mengukur tanah, Harmaini dikejar Warman dengan parang. Kejadian sudah dilaporkan ke Polsek Tampan.

Riauterkini-PEKANBARU-Dikejar dengan menggunakan parang, Harmaini (60 tahun) warga Jl SM Amin Panam terpontang panting melarikan diri ketika sedang mengukur batas tanah bersama 3 konsultan pertanahan di kawasan JL SM Amin Panam pada 4 Maret 2019 lalu.

Menurutnya, yang mengejar mereka dengan menggunakan parang saat melakukan pengukuran tanah adalah Warman (50 tahun) warga SM Amin. Warman notabene adalah masih tetangga Harmaini.

"Saya bersama 3 petugas konsultan pertanahan sedang melakukan pengukuran tanah milik Monan (90 tahun) di Jl SM Amin. Saat melakukan pengukuran, Warman berlari lari ke arah kami sembari memgacungkan parang sambil teriak, saya bunuh kalian," terang Harmaini.

Merasa terancam keselamatannya, besok harinya 5 Maret 2019, Harmaini langsung melaporkan pengancaman pembunuhan itu ke Polsek Tampan.

Polsek Tampan langsung memBAPkan laporan tersebut dengan nomor laporan STPL/242/III/2019 Polsek Tampan tertanggal 5 Maret 2019.

Disinggung penyebab konflik berujung pengancaman pembunuhan yang dilakukan Warman, Harmaini mengatakan bahwa kejadian penhancaman pembunuhan tersebut di picu oleh adanya kasus penguasaan tanah secara sepihak oleh Sulaiman atas tanah Monan seluas 10 hektar di Jl SM Amin samping RM Abbas.

"Tanah Monan di klaim dan dikuasai secara illegal oleh Sulaiman. Warman adalah orang suruhan Sulaiman," terang Harmaini.

Kini kasus pengancaman pembunuhan yang dilakukan Warman terhadap Harmaini dan 3 petugas konsultan pertanahan sudah bergulir di ranah hukum dengan dilaporkannya Warman ke Polsek Tampan.

"Saya sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Tampan. Saya berharap, jajaran Polsek Tampan menegakkan supremasi hukum dalam kasus ini dengan tidak menggubris intervensi dari manapun," katanya.*(H-we)

Loading...


Berita Hukum lainnya..........
- Selama Tiga Jam, Polisi Periksa Ketua KPU Pekanbaru Terkait Dugaan Suap Anggota DPRD
- Merasa Tertipu, Nasabah PT RFB Akan Lapor ke Polisi
- Seorqng PNS, Polda Riau Amankan 30 Pengunjung Tempat Hiburan di Pekanbaru
- Kapolda Riau Lepas 100 Personil BKO ke Polda Papua
- Polda Riau Tangkap Amankan Dua Truk Bermuatan Kayu Ilegal
- Kejari Pelalawan Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana
- Dari 271 Perkara, Kejari Bengkalis Musnahkan 1,29 Kg Sabu, Ektstasi dan Senpi
- Polres Siak Tangkap 4 Pencuri Minyak PT Chevron di Minas
- Diambil Alih Mabes Polri, Dikabarkan Seorang Ditangkap Dalam Temuan 18,8 Kilogram Sabu di Bengkalis
- Tangkap 3 Tersangka, Polda Riau Sita 10 Kg Sabu dan 15 Ribu Butir Ekstasi
- Polisi Lakukan Penyelidikan Crash Maut Kejurda Balap Motor di Bengkalis
- Dua Lagi Terdakwa Korupsi Penyelewengan Dana Cetak Sawah di Pelalawan Diadili.
- Lundup Bawang Merah 6,7 Ton,  Tekong di Bengkalis Segera Disidang
- Modal Dua Ribu Rupiah, Penganguran di Pekanbaru Culik dan Gauli Siswi SD
- Total 140 Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dua Terdakwa Korupsi Sarpras Dispora Riau Dituntut 7,5 Tahun dan 5,5 Tahun Penjara.
- Puluhan Kios Pasar Sungai Salak, Inhil Ludes Terbakar
- Dugaan Korupsi Cuci Danau, SY Anggota DPRD Kampar tak Bisa Dimintai Pertanggungjawaban Materil
- Nyawa Diujung Tanduk, Bandar Narkoba 98 Kg Berharap Belas Kasihan Hakim
- Datang ke Pekanbaru jadi Begal Bersamurai, Pria ini Ternyata Residivis Penyelundupan BBM


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com